# Selamat Datang di CekatAI

Di sini, Anda akan menemukan semua informasi tentang fitur-fitur luar biasa Cekat.AI yang membantu bisnis membangun pengalaman pelanggan yang lebih cerdas dan responsif.

Jelajahi kemampuan omnichannel, AI yang human-like, dan cara mudah mengatur AI Agent yang inovatif. Kami akan bantu memaksimalkan potensi Cekat.AI untuk bisnis Anda!

{% embed url="<https://www.youtube.com/watch?v=6dHaMSWhr5k>" %}

### Mulai Sekarang

<table data-view="cards"><thead><tr><th></th><th></th><th data-hidden data-card-cover data-type="files"></th><th data-hidden></th><th data-hidden data-card-target data-type="content-ref"></th></tr></thead><tbody><tr><td><strong>Mulai disini</strong></td><td>Belajar apa kelebihan CekatAI Omnichannel + AI Agent</td><td></td><td></td><td><a href="/pages/CyH2xJQs9yWJ1S8BYNav">/pages/CyH2xJQs9yWJ1S8BYNav</a></td></tr><tr><td><strong>Hubungkan Platform Anda</strong></td><td>Hubungkan WhatsApp, IG, FB, TikTok anda ke Cekat.AI</td><td></td><td></td><td><a href="/pages/ZXxfwYY21Yz9PCv9X7ja">/pages/ZXxfwYY21Yz9PCv9X7ja</a></td></tr><tr><td><strong>Buat AI Agent Untuk Bisnis Anda</strong></td><td>Step-by-step membuat AI Agent Humanlike untuk Bisnis Anda</td><td></td><td></td><td><a href="/pages/1VnyufMhgH9sq1gNY1LB">/pages/1VnyufMhgH9sq1gNY1LB</a></td></tr></tbody></table>


# Pengenalan

<figure><img src="/files/ZM6yaQaxFLuRXxY8LgJK" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

CekatAI adalah **AI Agent builder dan Omnichannel CRM** yang membantu anda membalas chat pelanggan dari semua channel seperti WhatsApp, IG, FB, dan Marketplace dengan AI yang menjawab seperti manusia.

AI Agent kami bisa melayani pelanggan anda 24/7, menghemat waktu, biaya Customer Service, dan membantu Anda melayani puluhan ribu pelanggan dalam satu waktu.

Bukan hanya menjawab chat, AI Agent bisa melakukan banyak hal selayaknya manusia, seperti mengecek ongkir, upselling, meng-followup customer, dan banyak hal lainnya.

{% hint style="info" %}
Sudah berlangganan? Baca panduan untuk menghubungkan WhatsApp anda di [Connected Platforms](/ai-and-platform/connected-platforms).
{% endhint %}

### Apa aja fitur CekatAI?

CekatAI mempunyai banyak fitur lengkap untuk memenuhi setiap kebutuhan chatting bisnis anda. Di tahap ini, kami akan memberi gambaran singkat semua fitur terbaik CekatAI.

<div data-full-width="false"><figure><img src="/files/TUwAzjgmKg3a58kZEtMx" alt=""><figcaption></figcaption></figure></div>

### Fitur AI Agent

1. **AI Dapat Diajarkan Pengetahuan Bisnis:**
   * Latih AI dengan informasi bisnis Anda, dan AI akan menjawab semua pertanyaan pelanggan dengan akurat. [Cara menambahkan Pengetahuan Bisnis](broken://pages/FLkOVHTA87WFsfnaGhhE)

     <div align="center"><figure><img src="/files/fnq03arfII0TaxqRSzZd" alt="" width="216"><figcaption><p>Memberi Harga Produk</p></figcaption></figure> <figure><img src="/files/lyPGjKIR1oTnbLtJUgtL" alt="" width="240"><figcaption><p>Memberi Informasi Spesifik</p></figcaption></figure></div>

2. **Gaya Bahasa AI Bisa Diatur:**
   * Anda dapat menyesuaikan cara AI merespons orang hanya dengan instruksi atau prompt.     [Cara Mengatur Prompt](broken://pages/QwHFLVleY7QejI9V4gc3)

     <div align="center"><figure><img src="/files/jPVlPHVi5DRZv4qluNBg" alt="" width="188"><figcaption><p>Casual</p></figcaption></figure> <figure><img src="/files/HmWs22afP7gH60ECN8p5" alt="" width="188"><figcaption><p>Professional</p></figcaption></figure></div>

3. **Kepribadian AI Bisa Diatur:**

   * Atur kepribadian AI sesuai kebutuhan, seperti gaya agresif atau santai.

   <div align="center"><figure><img src="/files/Dh8alVf5fdj6crWk8Upp" alt="" width="167"><figcaption><p>Agresif</p></figcaption></figure> <figure><img src="/files/GgWtceH5y5QOJ3NSktX4" alt="" width="166"><figcaption><p>Santai</p></figcaption></figure></div>

4. AI dapat diajarkan untuk mengikuti SOP sales flow, seperti:
   * Reach out
   * Tanyakan keluhan
   * Konsultasi
   * Berikan produk yang cocok
   * Sampaikan harga

5. **AI Bisa Melakukan Upselling dan Meyakinkan Pelanggan:**

   * AI dapat melihat situasi kapan harus memberikan teknik upselling tertentu.

   <div align="center"><figure><img src="/files/1XDWybELMx4NgV9OCt5m" alt="" width="231"><figcaption><p>Memberi Diskon </p></figcaption></figure> <figure><img src="/files/pzzKT2HAJ66DpslrLdU9" alt="" width="234"><figcaption><p>Memberi Social Proof</p></figcaption></figure></div>

6. **AI Bisa Follow-up Secara Otomatis:**
   * AI dapat disetting untuk follow-up sebanyak mungkin dan menyesuaikan dengan konteks percakapan. Follow-up bisa berupa penjualan, memberikan testimoni, maupun upsell/downsell. [Cara membuat AI Followups](/chat-setting/ai-followups)

     <div align="center"><figure><img src="/files/A3skCQjUzx17d8LTOh91" alt="" width="188"><figcaption><p>Followup Testimoni</p></figcaption></figure> <figure><img src="/files/KIdg4rifr0VAUdfD1FX9" alt="" width="188"><figcaption><p>Followup Rekomendasi Produk</p></figcaption></figure></div>

7. **AI Bisa Mengirim Gambar, Video, Sticker, dan PDF:**
   * AI dapat mengirim gambar produk, video jasa, pricelist PDF, maupun sticker. [Cara mengupload gambar ke AI agent](/chat/ai-send-image-and-file/ai-send-image)

     <div align="center"><figure><img src="/files/QaUY4cMVG9HKAsTkhP1H" alt="" width="246"><figcaption><p>Bisa mengirim PDF</p></figcaption></figure> <figure><img src="/files/26xRafYyXY4Frf5m1Utr" alt="" width="188"><figcaption><p>Bisa mengirim Video</p></figcaption></figure> <figure><img src="/files/BoPO24avVogWlACj34og" alt="" width="188"><figcaption><p>Bisa mengirim Gambar</p></figcaption></figure></div>

8. **AI Bisa Melihat dan Menjawab Gambar:**
   * AI Agent memiliki kemampuan untuk melihat dan menganalisis isi gambar, sehingga dapat berfungsi sebagai konsultan, dokter, atau memberikan solusi terhadap masalah dalam gambar tersebut.

     <div align="center"><figure><img src="/files/yUQZaRat6ouHg65Q35Jc" alt="" width="188"><figcaption><p>Bisa menganalisa gambar</p></figcaption></figure> <figure><img src="/files/qSViSGz3ectOvTWRRR80" alt="" width="188"><figcaption><p>Bisa memvalidasi bukti transfer</p></figcaption></figure> <figure><img src="/files/81voFolCAqBABeTTGL0K" alt="" width="188"><figcaption><p>Bisa membaca teks dan cek ongkir</p></figcaption></figure></div>

9. **AI Bisa Mendengar Voicenote:**
   * AI dapat mendengarkan dan merespons pesan suara.

     <div align="center"><figure><img src="/files/D5plVDsL1rBEasd2Bq3z" alt="" width="188"><figcaption><p>Bisa menjawab voicenote</p></figcaption></figure> <figure><img src="/files/I3m6HwNBFV8ivWBOdrTn" alt="" width="188"><figcaption><p>Suara akan ter-transcribe otomatis</p></figcaption></figure></div>

10. **AI Bisa Cek Ongkir Secara Realtime:**
    * AI Agent dapat disetting untuk mengecek ongkir dan memberikan informasi ongkir termurah.

      <div align="center"><figure><img src="/files/81voFolCAqBABeTTGL0K" alt="" width="188"><figcaption><p>Memberi ongkir dari gambar</p></figcaption></figure> <figure><img src="/files/NzzkNleCbBRXhX0Ql2wK" alt="" width="188"><figcaption><p>Memilih ongkir yang lebih murah</p></figcaption></figure></div>

11. **AI Bisa Menunggu Chat Agar Lebih Natural:**
    * AI dapat mendeteksi jika pelanggan belum selesai berbicara, sehingga tidak menjawab satu per satu, tetapi langsung menjawab semua pertanyaan sekaligus.

      <div align="center"><figure><img src="/files/7L4x6yKJJvomHvJy2FGQ" alt="" width="188"><figcaption><p>AI Agent dengan time delay</p></figcaption></figure></div>

12. **AI Bisa Mengerti dan Menulis Semua Bahasa, Logat, dan Singkatan:**
    * AI dapat berkomunikasi dalam berbagai bahasa dan memahami berbagai logat serta singkatan.

13. **AI Bisa Memecah Jawaban Menjadi Beberapa Text Bubble:**
    * Jika jawaban terlalu panjang, AI dapat memecah teks menjadi beberapa bubble chat agar paragraf tidak terlalu besar.

      <div align="center"><figure><img src="/files/cppj24CU0cKGyoIonwbP" alt="" width="188"><figcaption><p>Memecahkan teks</p></figcaption></figure></div>

14. **AI Mengetahui Waktu dan Tanggal:**
    * AI dapat menolak permintaan di luar jam kerja dan memberikan saran untuk waktu yang lebih tepat.

      <div align="center"><figure><img src="/files/uCghLXZDUGPJqukH8oFl" alt="" width="188"><figcaption><p>Available saat jam kerja</p></figcaption></figure> <figure><img src="/files/ih7q07091EQUA0cX4Hj5" alt="" width="188"><figcaption><p>Waktu pengiriman</p></figcaption></figure></div>

15. **AI Mengetahui Nama dan Nomor HP Pelanggan:**
    * AI dapat mengingat informasi kontak pelanggan.

      <div align="center"><figure><img src="/files/xL8rDtOlrk1oE8eOHbT4" alt="" width="188"><figcaption><p>Mengetahui nama dan no HP</p></figcaption></figure> <figure><img src="/files/MsAkABJ9bWJ9Z7xX9Ga5" alt="" width="188"><figcaption><p>Bisa mengisi format order</p></figcaption></figure></div>

16. **AI Bisa Membuat Pengingat:**
    * AI dapat membuat reminder otomatis untuk meeting maupun booking Anda agar pelanggan teringat kembali.

      <div align="center"><figure><img src="/files/icvibwJ2Xrptd7Czk3TK" alt="" width="188"><figcaption></figcaption></figure></div>

Ini adalah sekilas fitur AI yang tersedia di CekatAI. Masih banyak lagi yang anda bisa explore sesuai kebutuhan anda.

Jika anda sudah daftar dan ingin tau cara setup akun CekatAI anda dalam 15 menit, anda bisa klik link berikut: [Quickstart](/mulai/quickstart)


# Daftar & Login

DI page **ini** berisi semua yang perlu kamu ketahui untuk mengakses akun di Cekat AI. Di sini, kamu bisa menemukan cara mendaftar dan memulai, petunjuk untuk login di aplikasi mobile, serta langkah-langkah mudah untuk mereset password jika kamu lupa.


# Registrasi dan Onboarding Cekat AI

{% hint style="info" %}
Jika anda sudah membuat akun CekatAI, [langsung mulai setup AI Agent Anda](/mulai/quickstart)
{% endhint %}

### **Langkah-langkah Registrasi**

1. **Kunjungi Halaman Registrasi:**

   * Akses halaman registrasi Cekat AI di <https://chat.cekat.ai/register>.
   *

   ```
   <figure><img src="/files/5a2NTJQquyY6gMl80F8s" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
   ```
2. **Isi Formulir Registrasi:**
   * Masukkan informasi berikut:
     * Business Name
     * Name
     * Email
     * Phone Number
     * Password
3. **Konfirmasi Email:**
   * Cek email Anda untuk email konfirmasi yang dikirimkan oleh Cekat AI.
4. **Verifikasi Email:**
   * Buka email dari Cekat AI.
   * Klik tombol **Verifikasi Email**.

     <div align="center"><img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/b2048bbb-ace4-434b-ba4b-7c49729ecd36/user_cropped_screenshot.jpeg?tl_px=24,314&#x26;br_px=1744,1275&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0&#x26;wat=1&#x26;wat_opacity=0.7&#x26;wat_gravity=northwest&#x26;wat_url=https://colony-recorder.s3.us-west-1.amazonaws.com/images/watermarks/FB923C_standard.png&#x26;wat_pad=524,276" alt="" width="375"></div>
5. **Masuk ke Halaman Login:**
   * Setelah verifikasi, Anda akan diarahkan ke halaman login Cekat AI.
   * Anda juga dapat mengaksesnya melalui link: <https://chat.cekat.ai/login>.
6. **Masukkan Email dan Password:**
   * Masukkan email dan password yang telah Anda buat.
   * Klik **Sign In**.

### **Langkah-langkah Onboarding**

7. **Ucapan Selamat Datang:**
   * Setelah login, Anda akan melihat ucapan selamat datang.
   * Klik tombol **“Saya Sangat Siap”** di bagian bawah.
8. **Step 1: Membuat AI Agent:**
   * Klik tombol **“Buat AI Agent Saya”** untuk memulai proses pembuatan AI Agent.
   * Ikuti petunjuk yang diberikan untuk menyelesaikan pembuatan AI Agent.
9. **Step 2: Latih AI Agent:**
   * Latih AI Agent dengan informasi bisnis Anda.
   * Klik tombol **“Saya Mengerti, Lanjut”** untuk melanjutkan.
10. **Step 3: Hubungkan AI Agent ke Platform Anda:**
    * Klik tombol **“Anda Bisa Mencoba AI-nya dengan Klik Link yang Diberikan.”**
    * Jika sudah mencoba atau ingin melewati testing, klik tombol **“Saya Sudah Mencoba AI-nya.”**
11. **Informasi Upgrade Paket:**
    * Di halaman selanjutnya, Anda akan melihat informasi terkait upgrade paket.
    * Jika ingin upgrade, klik tombol **“Saya Ingin Berlangganan Sekarang.”**
    * Jika tidak, dan ingin melanjutkan dengan versi gratis, klik tombol **“Homepage.”**
12. **Selesai:**
    * Selamat! Anda telah sukses melakukan registrasi dan onboarding di Cekat AI.
    * Anda sekarang dapat mulai menggunakan layanan Cekat AI untuk kebutuhan bisnis Anda.

      <img src="https://media.tenor.com/w_nJNuSaCK8AAAAC/good-job.gif" alt="" width="188">


# Cara Login di Mobile Apps

**Langkah-langkah Login di Mobile Apps**

1. **Download Aplikasi Cekat AI:**
   * Cari dan unduh aplikasi Cekat AI di Play Store atau App Store:
     * [Download di Play Store](https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cekatmobile\&pcampaignid=web_share)
     * [Download di App Store](https://apps.apple.com/id/app/cekat-ai/id6499275234)
2. **Login ke Aplikasi:**

   * Buka aplikasi Cekat AI setelah diunduh.
   * Masukkan Email dan Password Cekat AI Anda.
   * Klik **Sign In** untuk masuk ke aplikasi.
   *

   ```
   <figure><img src="/files/qC2TVROlwJQnwW6pwwAu" alt="" width="188"><figcaption></figcaption></figure>
   ```


# Reset Password

**Langkah-langkah Mengatur Ulang Password**

1. **Buka Halaman Login:**
   * Kunjungi halaman login di <https://chat.cekat.ai/login>.

2. **Klik "Forgot Password?":**
   * Temukan dan klik tautan **"Forgot password?"** di halaman login.

3. **Masukkan Email Terdaftar:**
   * Isi dengan email Anda yang terdaftar.
   * Klik **"Reset Password"**.

     <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/d7e5d5fb-f0c1-426b-8fea-7322506feae1/user_cropped_screenshot.jpeg?tl_px=648,491&#x26;br_px=2368,1452&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0&#x26;wat=1&#x26;wat_opacity=0.7&#x26;wat_gravity=northwest&#x26;wat_url=https://colony-recorder.s3.us-west-1.amazonaws.com/images/watermarks/FB923C_standard.png&#x26;wat_pad=524,277" alt="" width="375">

4. **Buka Email Anda:**
   * Cek email Anda yang terdaftar.
   * Cari dan buka email dengan subjek **"Reset Your Password"**.

5. **Klik "Reset Password":**
   * Di dalam email, klik tombol **"Reset Password"**.

     <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/828308b2-6269-47d3-b130-d979ca1b6289/ascreenshot.jpeg?tl_px=380,279&#x26;br_px=2100,1240&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0&#x26;wat=1&#x26;wat_opacity=0.7&#x26;wat_gravity=northwest&#x26;wat_url=https://colony-recorder.s3.us-west-1.amazonaws.com/images/watermarks/FB923C_standard.png&#x26;wat_pad=524,277" alt="" width="375">

6. **Masukkan Password Baru:**
   * Di halaman yang terbuka, masukkan **New Password** dan isi dengan password baru Anda.

7. **Klik "Reset Password":**
   * Setelah mengisi password baru, klik tombol **"Reset Password"**.

8. **Sign In Kembali:**
   * Anda sekarang dapat sign in kembali menggunakan password baru Anda.


# Quick Start

Setup Akun CekatAI anda dengan Cepat

Panduan lengkap ini akan membantu Anda memulai memakai CekatAI. Kami merekomendasikan Anda untuk mengikuti langkah-langkah berikut agar anda bisa mengerti basic fitur CekatAI

Klik tombol link dibawah untuk melihat tutorial step-by-step

### 1. Latih AI Agent Anda (\~ 5 Menit)

AI Agent adalah Agen AI pintar yang akan menjawab semua pertanyaan pelanggan anda dan membantu anda jualan 24/7.&#x20;

{% content-ref url="/pages/LWnjaLyDmYq9ykiCdA9n" %}
[1. Latih AI Agent Anda](/mulai/quickstart/1.-latih-ai-agent-anda)
{% endcontent-ref %}

### 2. Hubungkan WhatsApp atau platform lainnya (\~ 5 menit)

Anda bisa menghubungkan platform seperti WhatsApp, Instagram, Messenger, Tokopedia, Tiktok Shop, dan lain-lain.

{% content-ref url="/pages/ACpvUt2V4fS9anwmcliM" %}
[Broken mention](broken://pages/ACpvUt2V4fS9anwmcliM)
{% endcontent-ref %}

### 3. Mulai Chatting dengan Pelanggan Anda ( \~ 2 menit)

Anda akan belajar bagaimana melihat chat yang sedang dijawab oleh AI, bagaimana take-over percakapan, dan memantau jawaban AI anda.

{% content-ref url="/pages/qZhvtkgegEiFCN31JnNa" %}
[3. Mulai Chatting dengan Pelanggan](/mulai/quickstart/3.-mulai-chatting-dengan-pelanggan)
{% endcontent-ref %}

### 4. Tambahkan Team CS anda ke CekatAI

Buat dan tambahan tim Customer Service Anda  di CekatAI, sehingga mereka dapat berkolaborasi dalam menjawab pertanyaan pelanggan dan meningkatkan pengalaman layanan.

{% content-ref url="/pages/zJ701QnCvWzau8EUMEM7" %}
[4. Tambahkan Team CS Anda](/mulai/quickstart/4.-tambahkan-team-cs-anda)
{% endcontent-ref %}


# 1. Latih AI Agent Anda

### Cara Membuat AI Agent

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat AI Agent di CekatAI:

1. **Login ke dalam CekatAI:**
   * Masuk ke akun CekatAI Anda.
2. **Klik "AI Agents":**
   * Temukan dan klik menu "AI Agents" di dashboard.

     <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/5b48967d-7f4a-437b-9d64-700362d21778/ascreenshot.jpeg?tl_px=0,141&#x26;br_px=1719,1102&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0&#x26;wat=1&#x26;wat_opacity=0.7&#x26;wat_gravity=northwest&#x26;wat_url=https://colony-recorder.s3.us-west-1.amazonaws.com/images/watermarks/FB923C_standard.png&#x26;wat_pad=79,276" alt="" width="375">
3. **Klik "Create New":**
   * Pilih opsi untuk membuat AI Agent baru.

     <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/35ee7287-0d8c-4cbe-a1b9-fb2be5d546e3/ascreenshot.jpeg?tl_px=500,281&#x26;br_px=2220,1242&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0&#x26;wat=1&#x26;wat_opacity=0.7&#x26;wat_gravity=northwest&#x26;wat_url=https://colony-recorder.s3.us-west-1.amazonaws.com/images/watermarks/FB923C_standard.png&#x26;wat_pad=524,277" alt="" width="375">
4. **Ketik Nama AI Agent Anda:**
   * Masukkan nama yang diinginkan untuk AI Agent Anda.
5. **Klik "Create AI Agent":**
   * Setelah memasukkan nama, klik tombol untuk membuat AI Agent.

     <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/f61af477-25be-4c0f-80e8-c741b2068771/ascreenshot.jpeg?tl_px=436,561&#x26;br_px=2156,1522&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0&#x26;wat=1&#x26;wat_opacity=0.7&#x26;wat_gravity=northwest&#x26;wat_url=https://colony-recorder.s3.us-west-1.amazonaws.com/images/watermarks/FB923C_standard.png&#x26;wat_pad=524,277" alt="" width="375">
6. **Akses Tab General:**
   * Anda akan berada di tab General yang berisi pengaturan seperti AI Agent Behavior, Welcome Message, Agent Transfer Conditions, dan Additional Settings.
7. **Klik AI Agent Behavior:**
   * AI Agent Behavior adalah instruksi dan gaya bahasa AI. Anda juga bisa memberikan informasi penting yang harus diketahui oleh AI.
   * Tambahkan instruksi dan informasi penting bisnis Anda di sini.

     <div data-full-width="true"><img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/6f30f92b-f5ee-4f4c-a1b6-d1565566380d/screenshot.jpeg?tl_px=0,0&#x26;br_px=1714,1106&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0" alt="" width="375"></div>
8. **Welcome Message:**
   * Anda dapat memberikan AI Agent sebuah Welcome Message yang akan terkirim hanya saat pelanggan pertama kali chatting.

     <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/ed6b08c5-41ad-450f-84ba-e8a0e611eed7/screenshot.jpeg?tl_px=0,0&#x26;br_px=1614,622&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0" alt="" width="375">
9. **Agent Transfer Conditions:**

   * Ini adalah kondisi di mana AI akan melempar percakapan ke Anda atau Human Agent lainnya.
   * Berguna jika Anda perlu memproses orderan atau membantu pelanggan lebih lanjut.
   * **(Optional) Stop AI After Handoff:** Jika Anda ingin AI berhenti membalas setelah kondisi transfer terpenuhi, centang bagian **Stop AI After Handoff**. Dengan mengaktifkan opsi ini, AI tidak akan memberikan respons lebih lanjut setelah percakapan dialihkan ke agen manusia.

   <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/f32800c6-b420-41d0-9019-f2af9ede722a/screenshot.jpeg?tl_px=0,0&#x26;br_px=1476,638&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0" alt="" width="375">
10. **Klik Save AI Setting:**
    * Setelah mengatur semua pengaturan, klik tombol untuk menyimpan pengaturan AI.
11. **Pindah ke Tab Knowledge Source:**

    <figure><img src="/files/kVQxFw36odnJmZDqIhRv" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

    * Knowledge Source merujuk pada kumpulan informasi, data, atau dokumen yang digunakan oleh sistem AI untuk mendapatkan pengetahuan atau informasi yang relevan.
    * Ini adalah sumber data yang menjadi acuan bagi AI untuk menjawab pertanyaan, memberikan informasi, atau melakukan analisis. Namun, semua informasi yang tertera pada Knowledge Source akan hanya berlaku sebagai informasi, tidak sebagai instruksi.
12. **Isi Knowledge dengan Informasi Bisnis Anda:**
    * Masukkan informasi bisnis Anda di sini, seperti SOP, FAQ, dan lainnya. Ini akan digunakan untuk melatih chatbot AI Anda.
    * AI dapat menerima file dalam format PNG, JPG, JPEG, WEBP, PDF, dan MP4.

      <figure><img src="/files/1qh8dktyDBBuYKDJ8Tis" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
13. **Mengirim Gambar, Video, dan File:**
    * Tulis URL gambar berserta penjelasannya di Knowledge Source. Contoh:
      * "Kirim gambar kucing ini ke customer: <https://images.pexels.com/photos/45201/kitty-cat-kitten-pet-45201.jpeg>
14. **Klik Save:**
    * Setelah menambahkan semua informasi dan file, klik **Save** untuk menyimpan pengaturan.
15. **Kembali ke Tab General:**
    * Anda dapat mencoba AI Agent yang telah dibuat langsung di Chat Box sebelah kanan.

      <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/bb7a10d6-f02e-45d2-ba7f-7825b5b7bee9/screenshot.jpeg?tl_px=0,0&#x26;br_px=1598,1432&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0" alt="" width="375">

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://youtu.be/p74ge59ZCU4>" %}


# AI Agent Behavior

#### **Contoh Pengisian AI Agent Behavior**

**1. Gaya Bicara AI (Ramah dan Semi-Formal dengan Emoji)**

*Kamu adalah Customer Service untuk bisnis bernama \[xxx]. Tugasmu memberi informasi yang jelas, singkat, dan membantu. Gaya bicara-mu ramah, semi-formal, dan pakai emoji untuk berekspresi. Kamu tidak boleh menjawab pertanyaan yang tidak berkaitan dengan \[xxx]. Panggil customer dengan sapaan \[kak/ibu/bapak] sebelum nama customer.*

***

**2. Multibahasa**

*Kamu bisa menjawab customer menggunakan bahasa Inggris, seluruh bahasa di dunia, bahasa Indonesia, dan bahasa Jawa. Selalu jawab pertanyaan sesuai dengan bahasa yang digunakan oleh customer.*

***

**3. Mengakhiri Percakapan dengan Pertanyaan Kembali**

*Selalu akhiri percakapan dengan pertanyaan kembali ke customer sesuai dengan percakapan terakhir.*

***

**4. Menanyakan Nama dan Memberi Sapaan Sesuai Gender**

*Jika customer pertama kali chat, tanyakan nama customer terlebih dahulu. Sebut customer dengan namanya, awali dengan "kak (nama)" untuk customer perempuan dan "abang (nama)" untuk customer laki-laki.*

***

**5. Menyapa Berdasarkan Waktu dan Menanyakan Nama**

*Ucapkan sapaan ‘selamat pagi/siang/sore/malam’ sesuai dengan waktu di mana customer chat. Kemudian tanyakan namanya dan panggil customer dengan sebutan ‘kak’.*

***

**6. Pertanyaan Pertama Setelah Welcome Message**

*Jika customer pertama kali chat, tanyakan: "Sebelumnya boleh kami tahu kakak melihat sumber informasi tentang bisnis kami lewat mana ya kak?"*

***

**7. Menjaga Jawaban Tetap Relevan**

*Jangan menjawab pertanyaan yang tidak berkaitan dengan \[nama bisnis]. Jangan bertanya sesuatu yang sudah pernah dijawab sebelumnya.*

***

**8. Menggunakan Data Internal Saja**

*Use the existing information only to answer questions. If the answer to the question is not provided in this prompt, transfer to agent. Do not use external sources, do not make assumptions.*

***

**9. Flow Pertanyaan Tertentu**

*Jika customer pertama kali chat, tanyakan pertanyaan berikut secara berurutan:*

1. *Haloo kak, dengan siapa yang berbicara?*
2. *Kalau boleh tahu, keluhan wajahnya bagaimana kak?*
3. *Kakak sendiri jenis kulitnya bagaimana? Apakah kering, berminyak, atau kombinasi?*
4. *Saat ini, apakah menggunakan cream dari dokter atau tidak kak?*

***

**10. Format Order**

*Jika ada customer sudah mau membeli, kirimkan format order berikut:*\
“Baik kakk, untuk pemesanan silakan isi format order berikut yaa!\
Nama:\
No WA:\
Alamat lengkap:\
Kecamatan:\
Kabupaten/Kota:\
Provinsi:\
Pesanan:\
Setelah itu akan segera kami totalkan untuk biayanya. Terima kasih! 😊🙏”

***

**11. Memberikan Total Biaya**

**a. Metode Pembayaran Transfer**

* **Perhitungan Total Harga**:\
  *Total harga = total harga barang + biaya ongkir*
* **Format Respon**:\
  "Silakan lakukan pembayaran melalui rekening berikut ya, kak!\
  98173627 BNI a.n. \[Nama Pemilik Rekening]

  Jika sudah melakukan pembayaran, mohon kirimkan bukti pembayaran ya kak. Terima kasih!"

**b. Metode Pembayaran COD**

* **Perhitungan Total Harga**:\
  *Total harga = harga barang + biaya ongkir + biaya COD*\
  **Keterangan**:\
  *Biaya COD = (harga barang + ongkir) × 3%*
* **Format Respon**:\
  "Total biaya pesanan kakak adalah Rp \[total biaya]. Pesanan akan segera kami proses. Mohon ditunggu hingga barang sampai ya kak!"\
  *(Setelah itu, transfer ke agent).*

***

**12. Input Nomor WhatsApp Secara Otomatis**

* **Pengaturan**:\
  Jika ada pesan masuk dari customer, ambil informasi nomor WhatsApp pengirim dari metadata pesan. Gunakan nomor tersebut secara otomatis dalam respons, dengan format standar Indonesia (awalan "62").
* **Format Order**:\
  "Nama:\
  Alamat:\
  Jenis Paket: {{Paket yang dipilih customer}}\
  No Hp: {{no WhatsApp customer}}"

***

**13. Pengaturan FAQ yang Sering Ditanyakan**

* **Pertanyaan dan Jawaban**:\
  Q: Ke toko bisa?\
  A: Bisaaa kak!

  Q: Pengiriman menggunakan ekspedisi apa kak?\
  A: JNE dan J\&T

**Catatan**:

* FAQ dengan jumlah sedikit bisa diletakkan langsung di **Chatbot Behavior**.
* FAQ dengan jumlah banyak sebaiknya diletakkan di **Knowledge Source** bagian Text atau QnA.

***

**14. Menarik Kembali Minat Customer yang Membatalkan Pesanan**

* **Format Respon**:\
  "Tapi kami sedang ada promo nih, kak! Khusus hari ini saja dan hanya untuk kakak. Hanya dengan Rp50.000 sudah bisa mendapatkan produk kami. Apakah berkenan, kak?"

***

**15. Menangani Kesalahan Perhitungan Total Harga**

* **Format Perhitungan**:\
  Nama: \[Nama Customer]\
  Pesanan:

  1. \[Nama Produk] - \[Jumlah kg] x \[Harga per kg] = \[Total harga item]
  2. \[Nama Produk] - \[Jumlah kg] x \[Harga per kg] = \[Total harga item]\
     ...\
     Total Harga Keseluruhan: total\_harga\_item\_1 + total\_harga\_item\_2 + ... + total\_harga\_item\_n = \[Total Keseluruhan]

  **Note**: Jika *Total Keseluruhan* tidak sama dengan jumlah setiap *Total Harga Item*, ulangi perhitungan untuk memeriksa kesalahan. Jangan kirim total harga ke customer sampai perhitungan dipastikan benar.

***

**16. Referensi Perhitungan Ongkir Berdasarkan Berat Produk**

* **Daftar Harga Produk**:
  * 1 pcs: Rp90.000 (1 kg)
  * 2 pcs: Rp180.000 (1 kg)
  * 3 pcs: Rp254.000 (1 kg)
  * 4 pcs: Rp350.000 (2 kg)
  * 5 pcs: Rp440.000 (2 kg)

**Langkah Perhitungan Grand Total**

1. **Cek Daftar Harga** dan tentukan jumlah pcs yang dipesan.
2. **Metode Pembayaran**:
   * **Transfer**:\
     *Grand Total = Harga Produk + Ongkir Final*
   * **COD**:\
     *Grand Total = Harga Produk + Biaya COD + Ongkir Final*

**Biaya COD**

* **Perhitungan Awal**:\
  *Biaya COD = 3% dari (Harga Produk + Ongkir Awal)*
* **Diskon Biaya COD**:
  * 1 pcs: minimal Rp5.000
  * 2 pcs: diskon Rp3.000
  * 3 pcs: diskon Rp5.000
  * 4 pcs: diskon Rp6.000
  * 5 pcs: diskon Rp7.000

**Ongkir Final**

* 1 pcs: *Ongkir Final = Ongkir Awal*
* 2 pcs: *Ongkir Final = Ongkir Awal - Rp30.000*
* 3 pcs: *Ongkir Final = Ongkir Awal - Rp35.000*
* 4 pcs: *Ongkir Final = Ongkir Awal - Rp40.000*
* 5 pcs: *Ongkir Final = Ongkir Awal - Rp45.000*
* **Note**: Jika hasil perhitungan Ongkir Final negatif, set Ongkir Final menjadi 0.

***

### **Aditional information**

**Prosedur jika Customer Belum Lengkap Memberikan Informasi**

* Jika **jumlah orderan** belum ada: Tanyakan jumlah orderan terlebih dahulu.
* Jika **alamat orderan** belum ada: Tanyakan alamat orderan terlebih dahulu.
* **Tidak Boleh Hitung Ongkir atau Total Harga** sebelum kedua informasi tersebut diterima.

**Prosedur jika Informasi Lengkap**

* Jika customer sudah memberikan **jumlah orderan** dan **alamat orderan**:
  1. Cek ongkir dengan ekspedisi termurah.
  2. Kirim rincian perhitungan total harga kepada customer.


# Contoh Penulisan AI Agent Behavior

### Contoh Chatbot Behavior Lengkap dari awal-akhir :&#x20;

Kamu adalah Customer Service bernama \[xxx] untuk binis bernama \[xxx]. Tugas-mu memberi informasi yang jelas, singkat, dan membantu. Gaya bicara-mu ramah, semi-formal, dan pakai emoji untuk berekspresi. Kamu tidak boleh menjawab pertanyaan yang tidak berkaitan dengan \[xxxx].

### Aturan Umum:

* Panggil dirimu dengan\[xxx], jangan gunakan aku atau saya.
* Jawab dengan informasi yang terdapat di chatbot behavior dan knowledge source, jangan gunakan external source. &#x20;
* Jika customer pertama kali chat, tanyakan "haloo kak, sebelumnya dengan kakak siapa dan berasal dari mana?". Sebut customer dengan namanya, awali dengan "kak (nama)".
* Kemudian, tawarkan customer produk dengan memberikan manfaat dari \[xxxx] dan tanyakan apakah mau pesan.
* Selalu akhiri percakapan dengan pertanyaan kembali ke customer sesuai dengan percakapan terakhir.

### Informasi Produk \[xxxx]

Tersedia dalam 2 pilihan rasa, yaitu\[xxx] Harga : Rp142.000/box 1 box isi : 20 sachet

Try your best to promote sales using the factual information provided, but never make assumptions/say anything not precisely stated in this prompt, do not use external sources. Selipkan upselling statements to persuade customer (jika ada kesempatannya).

#### Selipkan upselling statements to persuade customer (jika ada kesempatannya):

* Upselling 1: Bunga teratai ini nggak cuma cantik, Kak, tapi awet sampai 5-6 tahun loh! Udah gitu, lagi promo cuma Rp 99.000 aja. Super worth it buat dekorasi 🌷💕
* Upselling 2: Mau suasana rumah jadi wangi alami dan adem? Yuk, Kak, pesen sekarang! Ada bonus 1 bungkus GRATIS, langsung kirim ke rumah pake COD 😍📦
* Upselling 3 : Kak, mumpung ada promo beli 1 dapat 1 gratis nih, bisa dapet lebih banyak benih buat bikin ruangan atau taman makin estetik! Yuk, pesan sekarang biar kebagian 🌸✨

#### Kelebihan produk \[xxxx] :&#x20;

* \[xxxx]  terbuat dari biji kopi Robusta dan Arabica kualitas premium, sehingga menjaga cita rasa kopi terbaik.
* Krimer yang digunakan berasal dari bahan dasar minyak kelapa, sehingga bebas dari lemak trans yang berbahaya.
* Diperkaya dengan ekstrak Ganoderma, menjadikan \[xxxx]  pilihan kopi terbaik untuk tetap menjaga kesehatan.

#### Cara mengonsumsi \[xxxx] :

1. Tuangkan 1 sachet \[xxxx]  ke dalam gelas. 2, Campur dengan 150 ml air mendidih.
2. Aduk hingga truk merata dan rasakan aroma \[xxxx] .
3. Dapat diminum setelah sarapan pagi atau sesuai dengan kebutuhan.

### Proses order

Jika ada customer sudah mau membeli kirimkan format order berikut: “Baik kakk, untuk pemesanan silakan isi format order berikut yaa!&#x20;

Nama : &#x20;

No WA : &#x20;

Alamat lengkap : &#x20;

Kecamatan : &#x20;

Kabupaten/Kota : &#x20;

Provinsi :&#x20;

Pesanan :  &#x20;

Setelah itu akan segera kami totalkan untuk biayanya terimakasih! 😊🙏”

#### Cek ongkir kemudian hitung total biayanya dengan cara berikut : &#x20;

1. Jika customer memilih metode pembayaran transfer: Total harga = total harga barang + biaya ongkir
2. Kemudian informasikan total harga dan no rekening seperti berikut:
3. Silakan lakukan pembayaran melalui rekening berikut yaa kak! 98173627 BNI an \[Nama Pemilik Rekening]. Jika sudah lakukan pembayaran mohon kirimkan bukti pembayaran ya kak! Terimakasih!
4. Jika customer memilih metode pembayaran COD :  Total harga = harga barang + biaya ongkir + biaya COD Keterangan: Biaya COD =  (harga barang + ongkir)\*3%

Kemudian informasikan total biaya dan katakan pesanan akan segera diproses mintakan customer menunggu barang sampai. Lalu transfer agent. &#x20;

Akhiri chat hanya dengan informasi saja. Dilarang menawarkan bantuan seperti "Jika ada yang ingin kamu ketahui lebih lanjut, silakan tanya ya!" serta "Jika kamu ingin tahu lebih detail tentang warna tertentu, silakan sebutkan produk yang kamu minati!". Berikan jawaban sesuai pertanyaan customer saja.


# 2. Hubungkan WhatsApp Anda

Kamu dapat menghubungkan akun WhatsApp ke Cekat dengan dua cara, sesuai kebutuhanmu:

**A. Menghubungkan WhatsApp dengan Nomor Baru**\
Jika kamu ingin menggunakan nomor baru khusus untuk bisnis, ikuti panduan ini:\
[👉 Cek di sini untuk detail caranya](/mulai/quickstart/2.-hubungkan-whatsapp-anda/whatsapp-new-number)

**B. Menghubungkan WhatsApp dengan Nomor Lama (Coexistence)**\
Jika kamu ingin tetap menggunakan nomor WhatsApp yang sudah aktif sebelumnya, kamu bisa menggunakan metode coexistence:\
[👉 Cek di sini untuk detail caranya](/mulai/quickstart/2.-hubungkan-whatsapp-anda/whatsapp-existing-number-coexistence)


# Whatsapp New Number

Untuk menghubungkan WhatsApp dengan **nomor baru**, kamu bisa mengikuti panduan lengkap di bawah ini. Proses ini akan membantumu membuat akun WhatsApp Business baru dan mengintegrasikannya langsung ke platform Cekat. Pastikan kamu menggunakan nomor yang belum pernah terdaftar di WhatsApp Business sebelumnya.

### **Langkah-langkah Menghubungkan WhatsApp Inbox**

1. Masuk ke Halaman Connect Platform
   * Akses halaman **Connect Platform** melalui **navbar** atau melalui **menu Setting**.

     <figure><img src="/files/BJANyx0sCJwSSiM1Mf0x" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Klik Tombol Plus untuk Menambahkan Inbox/Platform Baru
   * Klik tombol **"+"** yang berada di sebelah kanan tulisan **Inboxes** untuk menambahkan inbox atau platform baru.

     ####

     <figure><img src="/files/BIVNna1PaGUOpnlbDupU" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. **Pilih WhatsApp Business**

   * Pilih opsi **WhatsApp Business**.

   <figure><img src="/files/6lULuFaPlBW0jfmo5pVo" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
4. **Login ke Meta/Facebook**
   * Masuk dengan akun Meta atau Facebook Anda.
5. **Buat Business Portfolio**
   * Jika belum memiliki portfolio, isi informasi berikut:
     * Nama Bisnis
     * Website Bisnis
     * Negara
   * Klik **Lanjutkan**.
6. **Hubungkan Akun WhatsApp Business**
   * Jika sudah memiliki akun, pilih akun tersebut.
   * Jika belum, pilih **Buat Akun WhatsApp Business Baru** dan **Buat Profil Bisnis Baru**.
7. **Isi Profil Bisnis**
   * Masukkan **Nama Akun WhatsApp Business**.
   * Tentukan Display name (yang akan dilihat customer).
   * Pilih **Kategori Bisnis**.
8. **Tambahkan Nomor Telepon**
   * Pada page "Choose how you would like to onboard with Cekat Development."
   * Pilih "Start with a new phone number."
   * Masukkan nomor telepon baru yang belum pernah terdaftar ke WhatsApp Business.
9. **Verifikasi dengan Kode OTP**
   * Masukkan kode OTP yang dikirim ke nomor telepon Anda.
10. **Selesaikan Setup**
    * Klik **Lanjutkan**, lalu **Selesai**.
11. **Cek WhatsApp Inbox**
    * Kembali ke **Conneced Platform**, Anda akan melihat WhatsApp Inbox yang baru dibuat.
    * Klik inbox tersebut untuk mengatur fitur seperti AI Agent, Metode Distribusi, Divisi, dan human agent.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://youtu.be/FlurnQQdguE>" %}


# Whatsapp Existing Number (Coexistence)

Jika kamu ingin menghubungkan **nomor WhatsApp yang sudah aktif sebelumnya**, kamu bisa menggunakan metode **coexistence**. Metode ini memungkinkan kamu untuk tetap menggunakan nomor lama tanpa kehilangan data, sekaligus mengintegrasikannya dengan sistem Cekat. Pastikan nomor tersebut sudah terdaftar sebagai akun WhatsApp Business sebelum memulai proses ini.

### **Langkah-langkah Menghubungkan WhatsApp Inbox menggunakan Coexistence**

1. Masuk ke Halaman Connect Platform
   * Akses halaman **Connect Platform** melalui **navbar** atau melalui **menu Setting**.

     <figure><img src="/files/BJANyx0sCJwSSiM1Mf0x" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Klik Tombol Plus untuk Menambahkan Inbox/Platform Baru
   * Klik tombol **"+"** yang berada di sebelah kanan tulisan **Inboxes** untuk menambahkan inbox atau platform baru.

     ####

     <figure><img src="/files/BIVNna1PaGUOpnlbDupU" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. **Pilih WhatsApp Business**

   * Pilih opsi **WhatsApp Business**.

   <figure><img src="/files/6lULuFaPlBW0jfmo5pVo" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
4. Login ke Meta/Facebook
   * Masuk dengan akun Meta atau Facebook Anda.
5. Buat Business Portfolio
   * Jika belum memiliki portfolio, isi informasi berikut:
     * Nama Bisnis
     * Website Bisnis
     * Negara
   * Klik Lanjutkan.
6. Hubungkan Akun WhatsApp Business
   * Jika sudah memiliki akun, pilih akun tersebut.
   * Jika belum, pilih Buat Akun WhatsApp Business Baru dan Buat Profil Bisnis Baru.
7. Isi Profil Bisnis
   * Masukkan Nama Akun WhatsApp Business.
   * Tentukan Display name (yang akan dilihat customer).
   * Pilih Kategori Bisnis.
8. Tambahkan Nomor Telepon

   * Pilih opsi "Choose how you would like to onboard with Cekat Development."
   * Pilih "Connect your existing WhatsApp Business App."

   <figure><img src="/files/jVnyUSrjVNSKpGlqQrrN" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

   * Masukkan nomor telepon yang sudah terdaftar ke whatsapp business.
9. Verifikasi dengan Kode OTP
   * Masukkan kode OTP yang dikirim ke nomor telepon Anda.
10. Muncul QR Code

    * Setelah verifikasi, akan muncul QR code di layar.

    <figure><img src="/files/hjFdF2PkkNmo0l8kcpn7" alt="" width="188"><figcaption></figcaption></figure>
11. Buka WhatsApp di Ponsel

    * Buka aplikasi WhatsApp di ponsel Anda.
    * Anda akan menerima pesan dari Facebook Business.

    <figure><img src="/files/CylbHxbEL9p1VsdREPTI" alt="" width="185"><figcaption></figcaption></figure>
12. Scan QR Code

    * Dalam pesan tersebut, pilih opsi "Scan QR Code."
    * Pilih apakah ingin menyinkronkan chat atau tidak. Jika iya, pilih "Share Chat.

    <figure><img src="/files/RUfqF3DLLmnzRJSMCogY" alt="" width="188"><figcaption></figcaption></figure>

    * Pindai QR code yang tampil di halaman browser.
13. Konfirmasi Koneksi
    * Setelah berhasil, di WhatsApp mobile Anda akan muncul pesan "You connected to Cekat."
    * Klik "OK."
14. Selesaikan Koneksi

    * Pada tampilan browser, klik "Finish."

    <figure><img src="/files/k25drau46ANjLeGzxFEZ" alt="" width="188"><figcaption></figcaption></figure>

    * Proses koneksi berhasil.

***

### Error Case: Phone Number Not Eligible to Onboard

<figure><img src="/files/nEBJPqEbn42SFYR50nUS" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

### Kemungkinan 1: Akun sudah terhubung ke halaman Facebook Business

**1. Buka Business Facebook**

* Buka [business.facebook.com](https://business.facebook.com).

**2. Masuk ke Business Portfolio**

* Pilih "Cekat AI" lalu masuk ke bagian "Settings."

**3. Cek WhatsApp Account**

* Masuk ke bagian "WhatsApp Account."
* Jika tombol titik tiga untuk "Disconnect" tidak bisa diklik karena masih terhubung ke partner, lanjutkan ke langkah berikut.

**4. Hapus Koneksi dari Partner**

* Masuk ke bagian "Partner," lalu klik "Manage."
* Pilih "Remove Account."
* Pilih "Remove from Business Portfolio."

**5. Reconnect ke Cekat**

* Setelah itu, coba lakukan re-connect ke Cekat lagi.

### Kemungkinan 2: Akun sudah terhubung ke Facebook Page

**1. Buka Facebook Page**

* Buka halaman Facebook Page Anda, lalu masuk ke "Settings."
* Atau langsung ke [tautan ini](https://www.facebook.com/settings/?tab=linked_profiles).

**2. Periksa Koneksi WhatsApp**

* Pilih "WhatsApp."
* Jika ada "Connection Request Pending," klik tombol "Request Cancel."

**3. Hapus Nomor WhatsApp**

* Masukkan nomor telepon dan verifikasi ulang dengan OTP.
* Di bagian bawah "Your WhatsApp Number," klik tombol "Remove."

**4. Reconnect ke Cekat**

* Setelah itu, bisa dicoba ulang proses menghubungkan akun whatsapp business kamu ke Cekat lagi.

### **Solusi Alternatif:**&#x20;

Karena ini adalah fitur baru milik Meta, belum ada detail lebih lanjut mengenai jenis nomor yang tidak memenuhi syarat untuk menggunakan WhatsApp Coexistence. Gunakan nomor WhatsApp Business lain yang Anda miliki.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://www.youtube.com/watch?v=aMQvHuCHth8&t=10s>" %}


# 3. Mulai Chatting dengan Pelanggan

Selamat! Jika Anda sudah membuat AI Agent dan menghubungkan WhatsApp Anda, Anda sudah siap menerima chat pelanggan. Sekarang, pertanyaannya adalah, di manakah Anda bisa mengakses chat pelanggan tersebut?

<div align="center"><figure><img src="/files/vq7n0Y6ZCS3jVafD8ZSK" alt="" width="375"><figcaption><p>Halaman Chat</p></figcaption></figure></div>

**Ya! Di Halaman Chat.**\
Di halaman chat, Anda akan melihat 3 tab berbeda:

### **1. Tab Unassigned (Chat yang Sedang Dijawab AI)**

<div align="center"><figure><img src="/files/k9xUzpwp6tAS64XUFFBC" alt="" width="347"><figcaption><p>Tab Unassigned</p></figcaption></figure></div>

Unassigned adalah tab di mana Anda bisa melihat semua chat yang baru masuk dan masih dijawab oleh AI.

* **Status Conversation:**
  * Status percakapan di sini adalah **Open**, yang berarti pelanggan tersebut masih bertanya-tanya dan bercakap dengan AI.
  * Atau pending yang berarti percapakan perlu dijawab oleh agent manusia
* **Cara Memindahkan ke Assigned:**
  * **Takeover Chat:** Anda bisa mengambil alih chat dari AI dan menjawabnya sendiri. Chat akan masuk ke tab Assigned dan akan ter-assign ke Anda.

    <div align="center"><figure><img src="/files/eTtw83QmjVUUTu8S2IZY" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure></div>
  * **Agent Transfer Condition:** Jika chat pelanggan memenuhi kondisi transfer agen, status chat akan berubah menjadi **Pending** dan pindah ke tab Assigned salah satu agen yang terhubung ke platform tersebut.

    <div align="center"><figure><img src="/files/SGt1eJuIze2uwlR89g6r" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure></div>

### **2. Tab Assigned (Chat yang Sedang Anda Handle)**

<div align="center"><figure><img src="/files/xPAj54kVl8R7wVMbId7g" alt="" width="340"><figcaption><p>Tab Assigned</p></figcaption></figure></div>

Tab Assigned adalah chat yang sedang dihandle oleh Anda sendiri.

* **Status pada Tab Ini:**
  * **Assigned:** Chat yang sedang dihandle oleh agen manusia (AI tidak akan menjawab).
  * **Pending:** Chat yang perlu dihandle oleh agen manusia, tetapi belum ada agen manusia yang mengambil alih (AI masih bisa menjawab tergantung settingan dari ai agent).

### **3. Tab Resolve (Chat yang Sudah Terresolve)**

**:**&#x54;ab ini berisi chat yang sudah selesai dihandle.

* **Proses Resolusi:**
  * Jika chat sudah selesai dihandle, agen dapat mengklik **Resolve**, dan chat akan pindah ke bagian Resolve dengan status **RESOLVED**.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://youtu.be/Jch6zh9_awQ>" %}


# 4. Tambahkan Team CS Anda

Fitur ini memungkinkan Anda membuat akun untuk Human Agent dan mengatur peran serta tugasnya sesuai kebutuhan bisnis. Human Agent dapat membantu menangani chat secara manual, memberikan sentuhan personal, atau bekerja bersama dengan AI&#x20;

### **Langkah-Langkah Membuat Human Agent**

1. **Masuk ke Halaman Human Agent:**\
   Akses halaman **Human Agent** di dashboard Anda.
2. **Pilih "Create New Agent":**\
   Klik tombol **Create New Agent** untuk membuat akun agen baru.
3. **Isi Detail Human Agent:**\
   Masukkan:
   * **Nama**: Contoh, Alex.
   * **Email**: Email yang digunakan agen.
   * **Password**: Kata sandi untuk login agen.
   * **Role**: Pilih salah satu peran:
     * **Super Agent :** Dapat melihat, mengatur, dan menangani semua percakapan serta melakukan setting.
     * **Agent :** Fokus pada chat yang telah di-assign ke dirinya.
     * **Supervisor :** Mengawasi platform tertentu dan menangani beberapa chat sesuai yang di-assign oleh Super Agent.
4. **Login Agen Baru:**\
   Setelah dibuat, agen dapat login menggunakan email dan password yang telah diatur.
5. **Assign Platform untuk Agen:**\
   Jika agen belum dapat melihat chat, itu karena belum ada platform yang di-assign.
   * **Super Agent** harus masuk ke menu **Connected Platform**.
   * Pilih platform (contoh: Instagram).
   * Centang Human Agent (contoh: Alex).
   * Klik tombol **Update**.
6. **Akses Pesan:**
   * **Tab Unassigned**: Berisi chat yang belum di-handle oleh agen mana pun.
   * **Tab Assigned**: Berisi chat yang sedang ditangani oleh agen.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://youtu.be/Bi5VKGWqPm8>" %}


# Assistant

Fitur Assistant pada Cekat.AI merupakan fitur Asisten bawaan dashboard yang membantu kamu menjalankan platform. AI Assistant ini memiliki beberapa fungsi diantaranya:

1. Menjawab pertanyaan tentang platform
2. Memberikan saran dan template
3. Memberikan panduan langkah demi langkah disetiap fitur yang ada di Cekat.AI
4. Membaca konteks halaman yang diberikan pada AI Assistant
5. Memberikan penilai dan dapat mengedit gambar yang diunggah customer
6. Memberikan informasi yang kamu ingin tanyakan diluar dari fitur fitur yang ada di Cekat.AI

## Langkah-Langkah ke halaman Assistant:

{% stepper %}
{% step %}

### Klik Header Bar Menu **Assistant**

<figure><img src="/files/KogdBFqfFCUNmkEtMjHW" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}
{% endstepper %}

<figure><img src="/files/xOeMq72zTbWrnr72zxty" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Cara penggunaan Assistant pada Cekat.AI:

1. Buka website Cekat.AI
2. Login menggunakan akun Cekat.AI dengan benar
3. Klik header bar menu **Assistant**
4. Tahap terakhir yaitu kamu masukkan pertanyaan yang kamu inginkan, lalu tunggu sampai **Assistant** men-generate pertanyaan kamu.

Elemen-elemen yang ada di halaman Assistant:

1. Clear Chat icon
2. Fullscreen icon
3. Close icon
4. Field "Ask Anything"
5. Send button
6. Add file and more button


# Connected Platforms

Connected Platform adalah fitur utama Cekat yang memungkinkan Anda menghubungkan berbagai platform komunikasi, seperti WhatsApp, Instagram, Facebook Messenger, dan Web Live Chat, dengan Cekat. Dengan integrasi ini, pesan yang Anda terima dari berbagai platform dapat dikelola dan dilihat secara langsung didalam fitur chat.


# Instagram Inbox

### **Langkah-langkah Menghubungkan Instagram Inbox**

1. Masuk ke Halaman Connect Platform
   * Akses halaman **Connect Platform** melalui **navbar** atau melalui **menu Setting**.

     <figure><img src="/files/BJANyx0sCJwSSiM1Mf0x" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Klik Tombol Plus untuk Menambahkan Inbox/Platform Baru
   * Klik tombol **"+"** yang berada di sebelah kanan tulisan **Inboxes** untuk menambahkan inbox atau platform baru.

     ####

     <figure><img src="/files/BIVNna1PaGUOpnlbDupU" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. **Pilih Instagram**

   * Pilih opsi **Instagram.**

   <figure><img src="/files/TyKEBHUNbh6ngq9Y5Aw2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
4. **Login ke Akun Instagram**
   * Masukkan kredensial akun Instagram Anda (pastikan akun **public**, bukan private).
5. **Berikan Izin Akses Bisnis**
   * Berikan izin kepada Instagram untuk mengakses bisnis saat ini maupun di masa mendatang, lalu klik **Continue**.
6. **Pilih Akun**
   * Pilih **Facebook Page** dan akun Instagram yang ingin dihubungkan, lalu klik **Continue**.
7. **Selesaikan Setup**
   * Klik **Lanjutkan**, lalu **Selesai**.
8. **Cek Inbox yang Terhubung**
   * Kembali ke **Connected Platform** untuk memastikan integrasi berhasil.
   * Inbox Instagram akan muncul dan siap digunakan.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://youtu.be/-RBl2tWqsuc>" %}


# Instagram – Common Issues & Solutions

Pesan gagal dikirim seperti ini :&#x20;

<figure><img src="/files/4oe4GYp7CNhQIdLwlBY2" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Ini biasanya terjadi karena:

* Akun Instagram sebelumnya sudah **terhubung ke partner lain (misalnya CRM lain)** dan partner tersebut masih jadi *primary receiver* (penerima utama) pesan Instagram.
* Sehingga Cekat tidak mendapat izin penuh untuk membalas pesan tersebut

#### Solusi: Jadikan Cekat sebagai *Primary Receiver*

Ikuti langkah-langkah berikut:

1. **Buka Facebook Setting**
   * Masuk ke: [https://www.facebook.com/settings/?tab=ig\_conversation\_routing](https://www.facebook.com/settings/?tab=ig_conversation_routing\&utm_source=chatgpt.com)
   * Atau manual: buka Facebook → klik ikon profil kanan atas → **Settings & Privacy** → **Settings** → search **“Routing”**

     <figure><img src="/files/FkRywYG6sVB1oRW7ZdLF" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. **Atur Instagram Conversation Routing**
   * Temukan bagian **Instagram Conversation Routing**

     <figure><img src="/files/zQY4g87gAFmhWGoaJ0ZH" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
   * Klik **“Setup”** → pop-up *conversation routing* akan muncul

     <figure><img src="/files/kAxVCqsk020BdYNTMg3e" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
   * Klik **Get Started** → klik **Continue**

     <figure><img src="/files/6D6G3NJRbLNb3dwEJuFh" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. **Ubah Aplikasi Menjadi Cekat**
   * Klik ikon **Edit** di aplikasi yang aktif

     <figure><img src="/files/hTbD576Szwofd19SrL3c" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
   * Ganti ke aplikasi **Cekat**

     <figure><img src="/files/z9EyG82epC4GoJrKsG0S" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
   * Centang opsi **“Allow this app to take control of conversation”**

     <figure><img src="/files/ttNzRGrK2BehYJ6h1Uzi" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
   * Klik **Save**
4. **Selesai**
   * Instagram kamu sekarang sudah terhubung penuh ke **Cekat** dan pesan bisa dikirim seperti biasa&#x20;

     <figure><img src="/files/SLoNIcWSONYKltPWlMF6" alt=""><figcaption></figcaption></figure>


# Messenger Inbox

### Langkah-langkah Menghubungkan Messenger Inbox

1. Masuk ke Halaman Connect Platform
   * Akses halaman **Connect Platform** melalui **navbar** atau melalui **menu Setting**.

     <figure><img src="/files/BJANyx0sCJwSSiM1Mf0x" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Klik Tombol Plus untuk Menambahkan Inbox/Platform Baru
   * Klik tombol **"+"** yang berada di sebelah kanan tulisan **Inboxes** untuk menambahkan inbox atau platform baru.

     ####

     <figure><img src="/files/BIVNna1PaGUOpnlbDupU" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. **Pilih Messengger**

   * Pilih opsi **Messenger**.

   <figure><img src="/files/TyKEBHUNbh6ngq9Y5Aw2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
4. **Login ke Akun Facebook atau Meta**
   * Masuk ke akun **Facebook** atau **Meta** Anda.
   * Klik tombol **Reconnect** untuk menghubungkan akun.
   * Setelah itu, Messenger Inbox akan otomatis terbuat.
5. **Selesai**
   * Messenger Inbox kini tersedia di bagian **Connected Platform**.
   * Anda dapat mulai mengatur fitur tambahan atau langsung menggunakannya.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://youtu.be/BoOLAWiu3N4>" %}


# Web Livechat Inbox

### Langkah-langkah Menghubungkan Web Livechat Inbox

### **Step 1: Membuat Web Livechat Inbox**

1. Masuk ke Halaman Connect Platform
   * Akses halaman **Connect Platform** melalui **navbar** atau melalui **menu Setting**.

     <figure><img src="/files/BJANyx0sCJwSSiM1Mf0x" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Klik Tombol Plus untuk Menambahkan Inbox/Platform Baru
   * Klik tombol **"+"** yang berada di sebelah kanan tulisan **Inboxes** untuk menambahkan inbox atau platform baru.

     ####

     <figure><img src="/files/BIVNna1PaGUOpnlbDupU" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. **Pilih Web Livechat**

   * Pilih opsi **Web Live Chat**.

   <figure><img src="/files/TyKEBHUNbh6ngq9Y5Aw2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
4. **Atur Pengaturan Web Livechat Inbox**
   * Masukkan informasi berikut:
     * **Nama Inbox**
     * **Deskripsi**
     * **Divisi**
     * **Human Agent**
5. **Tambahkan FAQ**
   * Masukkan pertanyaan dan jawaban yang akan muncul sebagai shortcut pesan untuk customer.
   * Tambahkan FAQ baru dengan mengklik tombol **Add Question**.
6. **Tambahkan Social Link**
   * Masukkan tautan media sosial seperti Instagram, Facebook, atau website bisnis.
   * Tambahkan tautan baru dengan mengklik tombol **Add New Link**.
7. **Selesaikan Setup**
   * Klik tombol **Finish**.
   * Web Livechat Inbox kini sudah tersedia di bagian **Connected Platform**.

### **Step 2: Menambahkan Web Livechat ke Dalam Website Bisnis**

1. **Akses WordPress untuk Menambahkan Plugin**
   * Masuk ke website bisnis melalui **WordPress**.
   * Di bagian **Plugin**, pilih **Add New Plugin** di sisi kiri layar.
2. **Cari dan Install Plugin**
   * Cari plugin dengan mengetik **"Simple Custom CSS and JS"** di kolom pencarian.
   * Klik **Install Now**, lalu klik **Activate**.
3. **Konfigurasi Plugin**
   * Di halaman **Plugin**, cari **Simple Custom CSS and JS** yang baru saja diinstall dan klik **Settings**.
   * Klik tombol **Add JS Code** di bagian atas layar.
4. **Tambahkan Embed Code dari Web Livechat**
   * Salin **embed code** dari inbox Web Livechat yang sudah dibuat sebelumnya.
   * Tempelkan kode tersebut ke kolom yang tersedia di plugin.
   * Klik tombol **Publish** di sisi kanan layar untuk menyimpan.
5. **Selesai dan Verifikasi**
   * Buka website bisnis Anda untuk memastikan bahwa Web Livechat sudah tersedia dan berfungsi dengan baik.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://youtu.be/sp6-9gxFyl0>" %}


# Custom Form Livechat

Fitur ini memungkinkan kamu untuk mengumpulkan data dari pelanggan sebelum percakapan *livechat* dimulai. Dengan mengaktifkan formulir ini, agen dapat mengetahui informasi dasar atau kebutuhan spesifik pelanggan terlebih dahulu.

#### 1. Mengaktifkan Fitur

<figure><img src="/files/3A6bGFGEkIe1sBaFyFz9" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Masuk ke menu Inbox, lalu pilih kategori Livechat.
* Pada bagian User Info Requirement, ubah pilihan menjadi Enable (Custom Form).
* Setelah diaktifkan, panel Custom Form Fields akan muncul di bawahnya.

#### 2. Menambahkan Field Baru

<figure><img src="/files/et3loZcJDaV2rTyYf0rH" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Klik tombol Add Field untuk memunculkan *pop-up* konfigurasi field.
* Isi field berikut sesuai kebutuhan:
  * Name: Label atau pertanyaan yang akan muncul di formulir (contoh: "Nama Lengkap" atau "Alamat").
  * Type: Pilih format input yang sesuai seperti Text, Number, Phone, Email, atau Select (Dropdown).
  * Mandatory: Centang jika field tersebut wajib diisi oleh pelanggan sebelum memulai chat.
* Klik tombol simpan pada *pop-up* setelah selesai mengatur satu field.

#### 3. Pengaturan Urutan dan Simpan

* Kamu bisa mengatur urutan field dengan melakukan *drag-and-drop* pada ikon titik enam di sisi kiri setiap field.
* Jika ada field yang tidak diperlukan, kamu bisa menggunakan ikon Sampah untuk menghapus atau ikon Pensil untuk mengedit kembali.
* Pastikan untuk mengklik tombol Save pada halaman pengaturan Inbox agar perubahan tersimpan secara permanen.

#### 4. Tampilan di Sisi Pelanggan

<figure><img src="/files/arJdAimon4ecXQwW6tdV" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Setelah tersimpan, pelanggan yang mengakses link *livechat* kamu akan diarahkan ke halaman "Start Chatting".
* Pelanggan harus mengisi semua field (terutama yang bertanda bintang/wajib) sebelum tombol Start Chat aktif.


# Tokopedia Inbox

#### **Langkah-langkah Integrasi:**

1. Masuk ke Halaman Connect Platform
   * Akses halaman **Connect Platform** melalui **navbar** atau melalui **menu Setting**.

     <figure><img src="/files/BJANyx0sCJwSSiM1Mf0x" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Klik Tombol Plus untuk Menambahkan Inbox/Platform Baru
   * Klik tombol **"+"** yang berada di sebelah kanan tulisan **Inboxes** untuk menambahkan inbox atau platform baru.

     ####

     <figure><img src="/files/BIVNna1PaGUOpnlbDupU" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. **Pilih Tokopedia**

   * Pilih opsi **Tokopedia**.

   <figure><img src="/files/6lULuFaPlBW0jfmo5pVo" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
4. **Verifikasi Informasi Toko:**

   * Anda akan diminta mengisi dua kolom:

   <figure><img src="/files/ETimJPbQeiXjiqa5lWxU" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

   1. **Nama Toko Tokopedia:** Masukkan nama toko Tokopedia Anda.
   2. **Link Toko Tokopedia:** Tempelkan URL toko Tokopedia Anda (contoh: `https://www.tokopedia.com/angelcakery`).

   <figure><img src="/files/kHxEGtzD9rerIPXKbZ6g" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
5. **Permintaan Integrasi Terkirim:**
   * Permintaan integrasi Tokopedia Anda telah terkirim.
6. **Menunggu Persetujuan:**
   * Integrasi akan diproses dalam waktu 24 jam (hari kerja). Anda akan menerima pemberitahuan setelah proses selesai.
7. **Konfirmasi Persetujuan:**
   * Setelah disetujui, Anda akan menerima email konfirmasi dari Tokopedia berjudul "Konfirmasi Persetujuan Pengelolaan Toko".
8. **Konfirmasi Persetujuan (Dua Metode):**

   * **A. Melalui Email:** Buka email konfirmasi dan klik **Terima**.

   <figure><img src="/files/qEG4zVLA4vQaFIDTnpST" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

   * **B. Melalui Tokopedia Seller Center:**
     * Buka Tokopedia Seller Center. Atau klik link :  [*tokopedia seller*](https://seller.tokopedia.com/settings/thirdparty)
     * Buka tab *Aplikasi Pihak Ketiga*&#x20;
     * Cari permintaan dari "PT TEKNOLOGI CEKAT INDONESIA" di bagian *Menunggu Persetujuan*. lalu Klik **Terima**.

       <figure><img src="/files/pplW657LHgXOtRQthh0t" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
     * Konfirmasikan kembali pada popup yang muncul dengan klik "ya terima"

       <figure><img src="/files/0c62Z2aicHcACIVScLoY" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
     * Pilih jenis akses untuk Cekat AI dan klik **Terapkan**. Aplikasi Cekat akan muncul di daftar *Pengaturan Aplikasi Pihak Ketiga ditokopedia anda.*

       <figure><img src="/files/UGgdki5qhUougdmZaa9S" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
9. **Persetujuan Tahap Kedua:**
   * Setelah konfirmasi, tunggu persetujuan tahap kedua dari tim Cekat AI.
10. **Integrasi Aktif:**
    * Integrasi Tokopedia Anda akan aktif dalam 24 jam (hari kerja). Hubungi layanan pelanggan kami jika integrasi belum aktif setelah 24 jam.


# Whatsapp


# Whatsapp Inbox (New Number)

### **Langkah-langkah Menghubungkan WhatsApp Inbox**

1. Masuk ke Halaman Connect Platform
   * Akses halaman **Connect Platform** melalui **navbar** atau melalui **menu Setting**.

     <figure><img src="/files/BJANyx0sCJwSSiM1Mf0x" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Klik Tombol Plus untuk Menambahkan Inbox/Platform Baru
   * Klik tombol **"+"** yang berada di sebelah kanan tulisan **Inboxes** untuk menambahkan inbox atau platform baru.

     ####

     <figure><img src="/files/BIVNna1PaGUOpnlbDupU" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. **Pilih WhatsApp Business**

   * Pilih opsi **WhatsApp Business**.

   <figure><img src="/files/TyKEBHUNbh6ngq9Y5Aw2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
4. **Login ke Meta/Facebook**
   * Masuk dengan akun Meta atau Facebook Anda.
5. **Buat Business Portfolio**
   * Jika belum memiliki portfolio, isi informasi berikut:
     * Nama Bisnis
     * Website Bisnis
     * Negara
   * Klik **Lanjutkan**.
6. **Hubungkan Akun WhatsApp Business**
   * Jika sudah memiliki akun, pilih akun tersebut.
   * Jika belum, pilih **Buat Akun WhatsApp Business Baru** dan **Buat Profil Bisnis Baru**.
7. **Isi Profil Bisnis**
   * Masukkan **Nama Akun WhatsApp Business**.
   * Tentukan Display name (yang akan dilihat customer).
   * Pilih **Kategori Bisnis**.
8. **Tambahkan Nomor Telepon**
   * Pada page "Choose how you would like to onboard with Cekat Development."
   * Pilih "Start with a new phone number."
   * Masukkan nomor telepon baru yang belum pernah terdaftar ke WhatsApp Business.
9. **Verifikasi dengan Kode OTP**
   * Masukkan kode OTP yang dikirim ke nomor telepon Anda.
10. **Selesaikan Setup**
    * Klik **Lanjutkan**, lalu **Selesai**.
11. **Cek WhatsApp Inbox**
    * Kembali ke **Conneced Platform**, Anda akan melihat WhatsApp Inbox yang baru dibuat.
    * Klik inbox tersebut untuk mengatur fitur seperti AI Agent, Metode Distribusi, Divisi, dan human agent.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://youtu.be/FlurnQQdguE>" %}


# WhatsApp Inbox (Existing number)

1. Masuk ke Halaman Connect Platform
   * Akses halaman **Connect Platform** melalui **navbar** atau melalui **menu Setting**.

     <figure><img src="/files/BJANyx0sCJwSSiM1Mf0x" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Klik Tombol Plus untuk Menambahkan Inbox/Platform Baru
   * Klik tombol **"+"** yang berada di sebelah kanan tulisan **Inboxes** untuk menambahkan inbox atau platform baru.

     ####

     <figure><img src="/files/BIVNna1PaGUOpnlbDupU" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. **Pilih WhatsApp Business**

   * Pilih opsi **WhatsApp Business**.

   <figure><img src="/files/TyKEBHUNbh6ngq9Y5Aw2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
4. Login ke Meta/Facebook
   * Masuk dengan akun Meta atau Facebook Anda.
5. Buat Business Portfolio
   * Jika belum memiliki portfolio, isi informasi berikut:
     * Nama Bisnis
     * Website Bisnis
     * Negara
   * Klik Lanjutkan.
6. Hubungkan Akun WhatsApp Business
   * Jika sudah memiliki akun, pilih akun tersebut.
   * Jika belum, pilih Buat Akun WhatsApp Business Baru dan Buat Profil Bisnis Baru.
7. Isi Profil Bisnis
   * Masukkan Nama Akun WhatsApp Business.
   * Tentukan Display name (yang akan dilihat customer).
   * Pilih Kategori Bisnis.
8. Tambahkan Nomor Telepon

   * Pilih opsi "Choose how you would like to onboard with Cekat Development."
   * Pilih "Connect your existing WhatsApp Business App."

   <figure><img src="/files/jVnyUSrjVNSKpGlqQrrN" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

   * Masukkan nomor telepon yang sudah terdaftar ke whatsapp business.
9. Verifikasi dengan Kode OTP
   * Masukkan kode OTP yang dikirim ke nomor telepon Anda.
10. Muncul QR Code

    * Setelah verifikasi, akan muncul QR code di layar.

    <figure><img src="/files/hjFdF2PkkNmo0l8kcpn7" alt="" width="188"><figcaption></figcaption></figure>
11. Buka WhatsApp di Ponsel

    * Buka aplikasi WhatsApp di ponsel Anda.
    * Anda akan menerima pesan dari Facebook Business.

    <figure><img src="/files/CylbHxbEL9p1VsdREPTI" alt="" width="185"><figcaption></figcaption></figure>
12. Scan QR Code

    * Dalam pesan tersebut, pilih opsi "Scan QR Code."
    * Pilih apakah ingin menyinkronkan chat atau tidak. Jika iya, pilih "Share Chat.

    <figure><img src="/files/RUfqF3DLLmnzRJSMCogY" alt="" width="188"><figcaption></figcaption></figure>

    * Pindai QR code yang tampil di halaman browser.
13. Konfirmasi Koneksi
    * Setelah berhasil, di WhatsApp mobile Anda akan muncul pesan "You connected to Cekat."
    * Klik "OK."
14. Selesaikan Koneksi

    * Pada tampilan browser, klik "Finish."

    <figure><img src="/files/k25drau46ANjLeGzxFEZ" alt="" width="188"><figcaption></figcaption></figure>

    * Proses koneksi berhasil.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://www.youtube.com/watch?v=aMQvHuCHth8&t=10s>" %}


# Common Issues & Solutions

### 1. Error Case: Phone Number Not Eligible to Onboard

<figure><img src="/files/nEBJPqEbn42SFYR50nUS" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

### Kemungkinan 1: Akun sudah terhubung ke halaman Facebook Business

**1. Buka Business Facebook**

* Buka [business.facebook.com](https://business.facebook.com).

**2. Masuk ke Business Portfolio**

* Pilih "Cekat AI" lalu masuk ke bagian "Settings."

**3. Cek WhatsApp Account**

* Masuk ke bagian "WhatsApp Account."
* Jika tombol titik tiga untuk "Disconnect" tidak bisa diklik karena masih terhubung ke partner, lanjutkan ke langkah berikut.

**4. Hapus Koneksi dari Partner**

* Masuk ke bagian "Partner," lalu klik "Manage."
* Pilih "Remove Account."
* Pilih "Remove from Business Portfolio."

**5. Reconnect ke Cekat**

* Setelah itu, coba lakukan re-connect ke Cekat lagi.

### Kemungkinan 2: Akun sudah terhubung ke Facebook Page

**1. Buka Facebook Page**

* Buka halaman Facebook Page Anda, lalu masuk ke "Settings."
* Atau langsung ke [tautan ini](https://www.facebook.com/settings/?tab=linked_profiles).

**2. Periksa Koneksi WhatsApp**

* Pilih "WhatsApp."
* Jika ada "Connection Request Pending," klik tombol "Request Cancel."

**3. Hapus Nomor WhatsApp**

* Masukkan nomor telepon dan verifikasi ulang dengan OTP.
* Di bagian bawah "Your WhatsApp Number," klik tombol "Remove."

**4. Reconnect ke Cekat**

* Setelah itu, bisa dicoba ulang proses menghubungkan akun whatsapp business kamu ke Cekat lagi.

### **Solusi Alternatif:**&#x20;

Karena ini adalah fitur baru milik Meta, belum ada detail lebih lanjut mengenai jenis nomor yang tidak memenuhi syarat untuk menggunakan WhatsApp Coexistence. Gunakan nomor WhatsApp Business lain yang Anda miliki.

***

### 2. Error while pairing Cloud API

<figure><img src="/files/eJCrZuQjh4dUAw39KWgu" alt="" width="367"><figcaption></figcaption></figure>

**Pesan Error:**\
`Error while pairing Cloud API`

**Solusi:**\
Untuk mengatasi masalah ini:

* **Hapus aplikasi WhatsApp Business** di perangkat kamu
* **Pastikan data sudah dibackup terlebih dahulu**
* **Install ulang WhatsApp Business** lalu coba kembali proses pairing

***

### 3. Error: WhatsApp Business Account Already Connected to Another Business

<figure><img src="/files/TexnvlgDnkS1WCi2yhZk" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

**Solution:**

Add the WhatsApp number to your Facebook Page:

* Go to **Facebook Page → Settings → Linked Accounts**.

  <figure><img src="/files/Wnophj1B4vIWexaQkelW" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>
* Connect the WhatsApp number to your page.

  <figure><img src="/files/LrRdZVkM62pKc2rU2jrH" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

***

### **4. Permintaan Offboarding ke Others**

1. Langkah pertama adalah mengirim email resmi ke support Others untuk meminta pelepasan akun WABA (termasuk 2FA/PIN).\
   Berikut contoh email yang bisa digunakan:

***

**To:** <support@others.com>\
**Subject:** Request Offboarding WhatsApp Business API – \[Business name]

**Body Email:**

```
Yth. Tim Support Others,

Saya ingin mengajukan permintaan offboarding akun WhatsApp Business API kami. Berikut detail informasinya:

Nama Perusahaan     : XXXXXXX  
Nomor WhatsApp API  : +62XXXXXXX
Alasan              : Migrasi ke BSP lain  
Tanggal Request     : 18 Januari 2024  

Akun Admin  
Email    : xxxx@gmail.com
Password : xxxxxx

PIC Pengaju  
Nama     : Alexander 
Email    : xxxx@gmail.com

Mohon bantuannya untuk proses pelepasan 2FA. Terima kasih.
```

***

**2. Tunggu Konfirmasi dari Others**

Tim Others akan memproses permintaan offboarding dan melakukan pelepasan **2FA (Two-Factor Authentication)** dari sistem mereka.

> Tandanya berhasil: kamu sudah bisa mengakses Meta WhatsApp Manager dan menu 2FA-nya (lihat step selanjutnya).

***

**3. Matikan Two-Step Verification (2FA) dari Meta WhatsApp Manager**

<figure><img src="/files/wpUwBjhMRvejN2jfTV88" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Setelah 2FA dilepas oleh Others, masuk ke halaman WhatsApp Manager:

📍 business.facebook.com → Business Settings → WhatsApp Accounts → pilih nomor → **tab "Two-step verification"**

Lalu klik:

* 🔘 **Turn off two-step verification**
* Atau jika perlu, ubah PIN dengan klik **Change PIN**

***

### **5. Pesan Terkirim tapi Tidak Terdeliver**

Beberapa kondisi dapat menyebabkan pesan tampak sudah terkirim tetapi tidak sampai ke penerima. Dalam banyak kasus, Cekat dan Meta tidak akan mengungkapkan alasan spesifiknya karena alasan privacy dan policy platform.

<figure><img src="/files/rsktcjiHuBhLcDAVneuf" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya:

* **Customer tidak online dalam 30 hari** : Meta hanya menyimpan pesan selama 30 hari untuk customer yang sedang offline. Jika customer tidak membuka WhatsApp dalam periode tersebut, pesan akan gagal terdeliver.
* **Nomor bisnis di-block oleh customer** : Customer mem-block nomor bisnis kamu, atau nomor bisnis lain yang dimiliki oleh bisnis yang sama.
* **Customer berada di negara yang di-restrict** : Customer berlokasi di negara yang di-restrict atau terkena sanksi oleh Meta.
* **Issue pada sistem Meta** : Di luar ketiga kondisi di atas, dalam kasus yang jarang terjadi pesan bisa stuck di status "sent" akibat gangguan internal di sisi Meta. Kondisi ini di luar kendali Cekat maupun pengguna.


# Human Agents & Teams

Halaman **Human Agent & Teams** digunakan untuk mengelola user yang bertugas menangani chat dan tiket di dalam sistem Cekat. Di halaman ini, Kamu dapat menambahkan human agent, mengatur peran agent, serta membentuk struktur tim agar operasional lebih terorganisir.

**Human Agent** adalah individu yang bertugas menangani percakapan dengan customer. Setiap human agent memiliki role yang berbeda: **Super Agent** yang memiliki akses penuh ke seluruh sistem, **Supervisor** yang bertugas mengelola tim, dan **Agent** yang fokus menangani chat yang diassign kepadanya.

**Teams** digunakan untuk mengelompokkan agent dalam struktur yang lebih teratur. Dengan membentuk tim, Kamu bisa menunjuk supervisor untuk memantau kinerja timnya masing-masing. Pengelolaan melalui tim memudahkan kontrol akses, pembagian tugas, dan pengelompokan reporting secara lebih efisien.

Types of integrations

<table data-card-size="large" data-view="cards"><thead><tr><th></th><th></th><th data-hidden data-card-target data-type="content-ref"></th><th data-hidden data-card-cover data-type="files"></th><th data-hidden></th></tr></thead><tbody><tr><td><strong>Analytics</strong></td><td>Track analytics from your docs</td><td><a href="https://www.gitbook.com/integrations#analytics">https://www.gitbook.com/integrations#analytics</a></td><td></td><td></td></tr><tr><td><strong>Support</strong></td><td>Add support widgets to your docs</td><td><a href="https://www.gitbook.com/integrations#support">https://www.gitbook.com/integrations#support</a></td><td></td><td></td></tr><tr><td><strong>Interactive</strong></td><td>Add extra functionality to your docs</td><td><a href="https://www.gitbook.com/integrations#interactive">https://www.gitbook.com/integrations#interactive</a></td><td></td><td></td></tr><tr><td><strong>Visitor Authentication</strong></td><td>Protect your docs and require sign-in</td><td><a href="https://www.gitbook.com/integrations#visitor-authentication">https://www.gitbook.com/integrations#visitor-authentication</a></td><td></td><td></td></tr></tbody></table>


# Human Agent

Halaman **Human Agent & Teams** digunakan untuk menambahkan human agent baru dan mengelola struktur tim. Human agent terbagi menjadi beberapa role, yaitu **Super Agent**, **Supervisor**, dan **Agent**.

### 1. Peran Human Agent

* **Super Agent**
  * Bisa melihat semua chat, semua tiket, dan melakukan semua pengaturan di Cekat.
* **Supervisor**
  * Bisa melihat chat dan tiket yang ada dalam timnya.
  * Dapat membuka tab Human Agent dan mengubah status online/offline anggota tim.
* **Agent**
  * Hanya bisa melihat chat pada inbox tempat ia di-assign.
  * Bisa melihat chat yang ia buat (handle by) atau di mana ia menjadi collaborator.

### 2. Menambahkan Human Agent

1. Masuk ke Halaman Setting
   * Buka menu **Setting** dari dashboard utama.

     <figure><img src="/files/mDpYVpfkgBlgg4KWoPS6" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Pilih Human Agent & Teams
   * Akses tab **Human Agent**.
3. Klik Button Create Agent
   * Klik tombol **Create Agent** untuk memulai proses penambahan agent baru.

     <figure><img src="/files/v49QiQZpaqEuXfqtzijy" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
4. Isi Data Agent
   * Lengkapi form dengan:
     * **Nama**
     * **Email**
     * **Password**
     * **Role** (Super Agent, Supervisor, atau Agent)
5. Agent Berhasil Ditambahkan
   * Setelah data diisi, agent sudah dapat login ke Cekat menggunakan email dan password yang dibuat.

### 3. Mengubah Status Online/Offline Human Agent

1. Masuk ke Setting
   * Akses menu **Setting**, lalu pilih tab **Human Agent**.
2. Ubah Status di Daftar Agent
   * Pada halaman Human Agent, di kolom **Status** masing-masing agent, klik untuk mengubah status menjadi **Online** atau **Offline**.
3. Role yang Dapat Mengubah Status
   * **Super Agent** dapat mengubah status semua agent.
   * **Supervisor** hanya bisa mengubah status online/offline anggota timnya sendiri.

### 4. Menghapus Human Agent

1. Masuk ke Halaman Setting
   * Akses menu **Setting**, lalu pilih tab **Human Agent**.
2. Klik Button Tempat Sampah
   * Pada daftar agent, klik tombol **Tempat Sampah** di kolom action agent yang ingin dihapus.
3. Pop-up Delete Human Agent
   * Akan muncul pop-up **Delete Human Agent** untuk mengatur pemindahan chat.

     <figure><img src="/files/O4ZgV9x0SeuHtC04v6uP" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
4. Pilih Opsi Pemindahan Chat
   * Kamu dapat memilih salah satu opsi berikut:
     * **Open**: Percakapan akan dibuka dan tidak ter-assign ke agent manapun.
     * **Auto Distribute**: Percakapan akan didistribusikan otomatis ke agent lain yang tersedia.
     * **Assign to Specific Agent**: Percakapan akan dipindahkan ke agent yang Kamu pilih.
5. Memilih Specific Agent
   * Jika memilih opsi **Assign to Specific Agent**, akan muncul dropdown untuk memilih agent tujuan.
6. Konfirmasi Penghapusan
   * Setelah memilih opsi yang diinginkan, klik **OK** untuk menghapus agent dan memindahkan chat sesuai pilihan.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://www.youtube.com/watch?v=-74v4z8bN7s>" %}


# Teams

Fitur **Teams** memudahkan Kamu dalam mengorganisir struktur kerja agent, termasuk mengatur supervisor untuk mengelola tim dengan lebih efisien.

### Membuat Teams

1. Masuk ke Halaman Setting
   * Akses menu **Setting**, lalu pilih **Human Agent**.
2. Masuk ke Tab Teams
   * Klik tab **Teams** untuk membuka manajemen tim.

     <figure><img src="/files/MgJXUTQ6UmrarbnwjuKe" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. Klik Button Create Teams
   * Tekan tombol **Create Teams** untuk memulai pembuatan tim baru.
4. Isi Form Create Teams
   * Pada pop-up **Create Teams**, lengkapi informasi berikut:
     * **Nama Team**: Masukkan nama tim yang akan dibuat.
     * **Agent**: Pilih agent-agent yang akan masuk ke dalam tim.
     * **Supervisor**: Pilih supervisor untuk tim tersebut. Kamu bisa memilih lebih dari satu supervisor (opsional).

       <figure><img src="/files/gJ79VpcrUk5BIXx8sG5O" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
5. Catatan
   * Supervisor dapat juga di-assign sebagai agent jika ingin ikut menangani chat.
   * Agent biasa tidak bisa diangkat menjadi supervisor.
6. Klik Create
   * Setelah semua data diisi, klik tombol **Create** untuk membuat tim.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://www.youtube.com/watch?v=-74v4z8bN7s>" %}


# AI Agent

### Cara Membuat AI Agent

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat AI Agent di CekatAI:

1. **Login ke dalam CekatAI:**
   * Masuk ke akun CekatAI Anda.
2. **Klik "AI Agents":**
   * Temukan dan klik menu "AI Agents" di dashboard.

     <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/5b48967d-7f4a-437b-9d64-700362d21778/ascreenshot.jpeg?tl_px=0,141&#x26;br_px=1719,1102&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0&#x26;wat=1&#x26;wat_opacity=0.7&#x26;wat_gravity=northwest&#x26;wat_url=https://colony-recorder.s3.us-west-1.amazonaws.com/images/watermarks/FB923C_standard.png&#x26;wat_pad=79,276" alt="" width="375">
3. **Klik "Create New":**
   * Pilih opsi untuk membuat AI Agent baru.

     <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/35ee7287-0d8c-4cbe-a1b9-fb2be5d546e3/ascreenshot.jpeg?tl_px=500,281&#x26;br_px=2220,1242&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0&#x26;wat=1&#x26;wat_opacity=0.7&#x26;wat_gravity=northwest&#x26;wat_url=https://colony-recorder.s3.us-west-1.amazonaws.com/images/watermarks/FB923C_standard.png&#x26;wat_pad=524,277" alt="" width="375">
4. **Ketik Nama AI Agent Anda:**
   * Masukkan nama yang diinginkan untuk AI Agent Anda.
5. **Klik "Create AI Agent":**
   * Setelah memasukkan nama, klik tombol untuk membuat AI Agent.

     <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/f61af477-25be-4c0f-80e8-c741b2068771/ascreenshot.jpeg?tl_px=436,561&#x26;br_px=2156,1522&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0&#x26;wat=1&#x26;wat_opacity=0.7&#x26;wat_gravity=northwest&#x26;wat_url=https://colony-recorder.s3.us-west-1.amazonaws.com/images/watermarks/FB923C_standard.png&#x26;wat_pad=524,277" alt="" width="375">
6. **Akses Tab General:**
   * Anda akan berada di tab General yang berisi pengaturan seperti AI Agent Behavior, Welcome Message, Agent Transfer Conditions, dan Additional Settings.
7. **Klik AI Agent Behavior:**
   * AI Agent Behavior adalah instruksi dan gaya bahasa AI. Anda juga bisa memberikan informasi penting yang harus diketahui oleh AI.
   * Tambahkan instruksi dan informasi penting bisnis Anda di sini.

     <div data-full-width="true"><img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/6f30f92b-f5ee-4f4c-a1b6-d1565566380d/screenshot.jpeg?tl_px=0,0&#x26;br_px=1714,1106&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0" alt="" width="375"></div>
8. **Welcome Message:**
   * Anda dapat memberikan AI Agent sebuah Welcome Message yang akan terkirim hanya saat pelanggan pertama kali chatting.

     <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/ed6b08c5-41ad-450f-84ba-e8a0e611eed7/screenshot.jpeg?tl_px=0,0&#x26;br_px=1614,622&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0" alt="" width="375">
9. **Agent Transfer Conditions:**

   * Ini adalah kondisi di mana AI akan melempar percakapan ke Anda atau Human Agent lainnya.
   * Berguna jika Anda perlu memproses orderan atau membantu pelanggan lebih lanjut.
   * **(Optional) Stop AI After Handoff:** Jika Anda ingin AI berhenti membalas setelah kondisi transfer terpenuhi, centang bagian **Stop AI After Handoff**. Dengan mengaktifkan opsi ini, AI tidak akan memberikan respons lebih lanjut setelah percakapan dialihkan ke agen manusia.

   <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/f32800c6-b420-41d0-9019-f2af9ede722a/screenshot.jpeg?tl_px=0,0&#x26;br_px=1476,638&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0" alt="" width="375">
10. **Klik Save AI Setting:**
    * Setelah mengatur semua pengaturan, klik tombol untuk menyimpan pengaturan AI.
11. **Pindah ke Tab Knowledge Source:**

    <figure><img src="/files/kVQxFw36odnJmZDqIhRv" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

    * Knowledge Source merujuk pada kumpulan informasi, data, atau dokumen yang digunakan oleh sistem AI untuk mendapatkan pengetahuan atau informasi yang relevan.
    * Ini adalah sumber data yang menjadi acuan bagi AI untuk menjawab pertanyaan, memberikan informasi, atau melakukan analisis. Namun, semua informasi yang tertera pada Knowledge Source akan hanya berlaku sebagai informasi, tidak sebagai instruksi.
12. **Isi Knowledge dengan Informasi Bisnis Anda:**
    * Masukkan informasi bisnis Anda di sini, seperti SOP, FAQ, dan lainnya. Ini akan digunakan untuk melatih chatbot AI Anda.
    * AI dapat menerima file dalam format PNG, JPG, JPEG, WEBP, PDF, dan MP4.

      <figure><img src="/files/1qh8dktyDBBuYKDJ8Tis" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
13. **Mengirim Gambar, Video, dan File:**
    * Tulis URL gambar berserta penjelasannya di Knowledge Source. Contoh:
      * "Kirim gambar kucing ini ke customer: <https://images.pexels.com/photos/45201/kitty-cat-kitten-pet-45201.jpeg>
14. **Klik Save:**
    * Setelah menambahkan semua informasi dan file, klik **Save** untuk menyimpan pengaturan.
15. **Kembali ke Tab General:**
    * Anda dapat mencoba AI Agent yang telah dibuat langsung di Chat Box sebelah kanan.

      <img src="https://ajeuwbhvhr.cloudimg.io/colony-recorder.s3.amazonaws.com/files/2024-12-06/bb7a10d6-f02e-45d2-ba7f-7825b5b7bee9/screenshot.jpeg?tl_px=0,0&#x26;br_px=1598,1432&#x26;force_format=jpeg&#x26;q=100&#x26;width=1120.0" alt="" width="375">

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://youtu.be/p74ge59ZCU4>" %}


# AI Agent Behavior

#### **Contoh Pengisian AI Agent Behavior**

**1. Gaya Bicara AI (Ramah dan Semi-Formal dengan Emoji)**

*Kamu adalah Customer Service untuk bisnis bernama \[xxx]. Tugasmu memberi informasi yang jelas, singkat, dan membantu. Gaya bicara-mu ramah, semi-formal, dan pakai emoji untuk berekspresi. Kamu tidak boleh menjawab pertanyaan yang tidak berkaitan dengan \[xxx]. Panggil customer dengan sapaan \[kak/ibu/bapak] sebelum nama customer.*

***

**2. Multibahasa**

*Kamu bisa menjawab customer menggunakan bahasa Inggris, seluruh bahasa di dunia, bahasa Indonesia, dan bahasa Jawa. Selalu jawab pertanyaan sesuai dengan bahasa yang digunakan oleh customer.*

***

**3. Mengakhiri Percakapan dengan Pertanyaan Kembali**

*Selalu akhiri percakapan dengan pertanyaan kembali ke customer sesuai dengan percakapan terakhir.*

***

**4. Menanyakan Nama dan Memberi Sapaan Sesuai Gender**

*Jika customer pertama kali chat, tanyakan nama customer terlebih dahulu. Sebut customer dengan namanya, awali dengan "kak (nama)" untuk customer perempuan dan "abang (nama)" untuk customer laki-laki.*

***

**5. Menyapa Berdasarkan Waktu dan Menanyakan Nama**

*Ucapkan sapaan ‘selamat pagi/siang/sore/malam’ sesuai dengan waktu di mana customer chat. Kemudian tanyakan namanya dan panggil customer dengan sebutan ‘kak’.*

***

**6. Pertanyaan Pertama Setelah Welcome Message**

*Jika customer pertama kali chat, tanyakan: "Sebelumnya boleh kami tahu kakak melihat sumber informasi tentang bisnis kami lewat mana ya kak?"*

***

**7. Menjaga Jawaban Tetap Relevan**

*Jangan menjawab pertanyaan yang tidak berkaitan dengan \[nama bisnis]. Jangan bertanya sesuatu yang sudah pernah dijawab sebelumnya.*

***

**8. Menggunakan Data Internal Saja**

*Use the existing information only to answer questions. If the answer to the question is not provided in this prompt, transfer to agent. Do not use external sources, do not make assumptions.*

***

**9. Flow Pertanyaan Tertentu**

*Jika customer pertama kali chat, tanyakan pertanyaan berikut secara berurutan:*

1. *Haloo kak, dengan siapa yang berbicara?*
2. *Kalau boleh tahu, keluhan wajahnya bagaimana kak?*
3. *Kakak sendiri jenis kulitnya bagaimana? Apakah kering, berminyak, atau kombinasi?*
4. *Saat ini, apakah menggunakan cream dari dokter atau tidak kak?*

***

**10. Format Order**

*Jika ada customer sudah mau membeli, kirimkan format order berikut:*\
“Baik kakk, untuk pemesanan silakan isi format order berikut yaa!\
Nama:\
No WA:\
Alamat lengkap:\
Kecamatan:\
Kabupaten/Kota:\
Provinsi:\
Pesanan:\
Setelah itu akan segera kami totalkan untuk biayanya. Terima kasih! 😊🙏”

***

**11. Memberikan Total Biaya**

**a. Metode Pembayaran Transfer**

* **Perhitungan Total Harga**:\
  *Total harga = total harga barang + biaya ongkir*
* **Format Respon**:\
  "Silakan lakukan pembayaran melalui rekening berikut ya, kak!\
  98173627 BNI a.n. \[Nama Pemilik Rekening]

  Jika sudah melakukan pembayaran, mohon kirimkan bukti pembayaran ya kak. Terima kasih!"

**b. Metode Pembayaran COD**

* **Perhitungan Total Harga**:\
  *Total harga = harga barang + biaya ongkir + biaya COD*\
  **Keterangan**:\
  *Biaya COD = (harga barang + ongkir) × 3%*
* **Format Respon**:\
  "Total biaya pesanan kakak adalah Rp \[total biaya]. Pesanan akan segera kami proses. Mohon ditunggu hingga barang sampai ya kak!"\
  *(Setelah itu, transfer ke agent).*

***

**12. Input Nomor WhatsApp Secara Otomatis**

* **Pengaturan**:\
  Jika ada pesan masuk dari customer, ambil informasi nomor WhatsApp pengirim dari metadata pesan. Gunakan nomor tersebut secara otomatis dalam respons, dengan format standar Indonesia (awalan "62").
* **Format Order**:\
  "Nama:\
  Alamat:\
  Jenis Paket: {{Paket yang dipilih customer}}\
  No Hp: {{no WhatsApp customer}}"

***

**13. Pengaturan FAQ yang Sering Ditanyakan**

* **Pertanyaan dan Jawaban**:\
  Q: Ke toko bisa?\
  A: Bisaaa kak!

  Q: Pengiriman menggunakan ekspedisi apa kak?\
  A: JNE dan J\&T

**Catatan**:

* FAQ dengan jumlah sedikit bisa diletakkan langsung di **Chatbot Behavior**.
* FAQ dengan jumlah banyak sebaiknya diletakkan di **Knowledge Source** bagian Text atau QnA.

***

**14. Menarik Kembali Minat Customer yang Membatalkan Pesanan**

* **Format Respon**:\
  "Tapi kami sedang ada promo nih, kak! Khusus hari ini saja dan hanya untuk kakak. Hanya dengan Rp50.000 sudah bisa mendapatkan produk kami. Apakah berkenan, kak?"

***

**15. Menangani Kesalahan Perhitungan Total Harga**

* **Format Perhitungan**:\
  Nama: \[Nama Customer]\
  Pesanan:

  1. \[Nama Produk] - \[Jumlah kg] x \[Harga per kg] = \[Total harga item]
  2. \[Nama Produk] - \[Jumlah kg] x \[Harga per kg] = \[Total harga item]\
     ...\
     Total Harga Keseluruhan: total\_harga\_item\_1 + total\_harga\_item\_2 + ... + total\_harga\_item\_n = \[Total Keseluruhan]

  **Note**: Jika *Total Keseluruhan* tidak sama dengan jumlah setiap *Total Harga Item*, ulangi perhitungan untuk memeriksa kesalahan. Jangan kirim total harga ke customer sampai perhitungan dipastikan benar.

***

**16. Referensi Perhitungan Ongkir Berdasarkan Berat Produk**

* **Daftar Harga Produk**:
  * 1 pcs: Rp90.000 (1 kg)
  * 2 pcs: Rp180.000 (1 kg)
  * 3 pcs: Rp254.000 (1 kg)
  * 4 pcs: Rp350.000 (2 kg)
  * 5 pcs: Rp440.000 (2 kg)

**Langkah Perhitungan Grand Total**

1. **Cek Daftar Harga** dan tentukan jumlah pcs yang dipesan.
2. **Metode Pembayaran**:
   * **Transfer**:\
     *Grand Total = Harga Produk + Ongkir Final*
   * **COD**:\
     *Grand Total = Harga Produk + Biaya COD + Ongkir Final*

**Biaya COD**

* **Perhitungan Awal**:\
  *Biaya COD = 3% dari (Harga Produk + Ongkir Awal)*
* **Diskon Biaya COD**:
  * 1 pcs: minimal Rp5.000
  * 2 pcs: diskon Rp3.000
  * 3 pcs: diskon Rp5.000
  * 4 pcs: diskon Rp6.000
  * 5 pcs: diskon Rp7.000

**Ongkir Final**

* 1 pcs: *Ongkir Final = Ongkir Awal*
* 2 pcs: *Ongkir Final = Ongkir Awal - Rp30.000*
* 3 pcs: *Ongkir Final = Ongkir Awal - Rp35.000*
* 4 pcs: *Ongkir Final = Ongkir Awal - Rp40.000*
* 5 pcs: *Ongkir Final = Ongkir Awal - Rp45.000*
* **Note**: Jika hasil perhitungan Ongkir Final negatif, set Ongkir Final menjadi 0.

***

### **Aditional information**

**Prosedur jika Customer Belum Lengkap Memberikan Informasi**

* Jika **jumlah orderan** belum ada: Tanyakan jumlah orderan terlebih dahulu.
* Jika **alamat orderan** belum ada: Tanyakan alamat orderan terlebih dahulu.
* **Tidak Boleh Hitung Ongkir atau Total Harga** sebelum kedua informasi tersebut diterima.

**Prosedur jika Informasi Lengkap**

* Jika customer sudah memberikan **jumlah orderan** dan **alamat orderan**:
  1. Cek ongkir dengan ekspedisi termurah.
  2. Kirim rincian perhitungan total harga kepada customer.


# Contoh Penulisan AI Agent Behavior

### Contoh Chatbot Behavior Lengkap dari awal-akhir :&#x20;

Kamu adalah Customer Service bernama \[xxx] untuk binis bernama \[xxx]. Tugas-mu memberi informasi yang jelas, singkat, dan membantu. Gaya bicara-mu ramah, semi-formal, dan pakai emoji untuk berekspresi. Kamu tidak boleh menjawab pertanyaan yang tidak berkaitan dengan \[xxxx].

### Aturan Umum:

* Panggil dirimu dengan\[xxx], jangan gunakan aku atau saya.
* Jawab dengan informasi yang terdapat di chatbot behavior dan knowledge source, jangan gunakan external source. &#x20;
* Jika customer pertama kali chat, tanyakan "haloo kak, sebelumnya dengan kakak siapa dan berasal dari mana?". Sebut customer dengan namanya, awali dengan "kak (nama)".
* Kemudian, tawarkan customer produk dengan memberikan manfaat dari \[xxxx] dan tanyakan apakah mau pesan.
* Selalu akhiri percakapan dengan pertanyaan kembali ke customer sesuai dengan percakapan terakhir.

### Informasi Produk \[xxxx]

Tersedia dalam 2 pilihan rasa, yaitu\[xxx] Harga : Rp142.000/box 1 box isi : 20 sachet

Try your best to promote sales using the factual information provided, but never make assumptions/say anything not precisely stated in this prompt, do not use external sources. Selipkan upselling statements to persuade customer (jika ada kesempatannya).

#### Selipkan upselling statements to persuade customer (jika ada kesempatannya):

* Upselling 1: Bunga teratai ini nggak cuma cantik, Kak, tapi awet sampai 5-6 tahun loh! Udah gitu, lagi promo cuma Rp 99.000 aja. Super worth it buat dekorasi 🌷💕
* Upselling 2: Mau suasana rumah jadi wangi alami dan adem? Yuk, Kak, pesen sekarang! Ada bonus 1 bungkus GRATIS, langsung kirim ke rumah pake COD 😍📦
* Upselling 3 : Kak, mumpung ada promo beli 1 dapat 1 gratis nih, bisa dapet lebih banyak benih buat bikin ruangan atau taman makin estetik! Yuk, pesan sekarang biar kebagian 🌸✨

#### Kelebihan produk \[xxxx] :&#x20;

* \[xxxx]  terbuat dari biji kopi Robusta dan Arabica kualitas premium, sehingga menjaga cita rasa kopi terbaik.
* Krimer yang digunakan berasal dari bahan dasar minyak kelapa, sehingga bebas dari lemak trans yang berbahaya.
* Diperkaya dengan ekstrak Ganoderma, menjadikan \[xxxx]  pilihan kopi terbaik untuk tetap menjaga kesehatan.

#### Cara mengonsumsi \[xxxx] :

1. Tuangkan 1 sachet \[xxxx]  ke dalam gelas. 2, Campur dengan 150 ml air mendidih.
2. Aduk hingga truk merata dan rasakan aroma \[xxxx] .
3. Dapat diminum setelah sarapan pagi atau sesuai dengan kebutuhan.

### Proses order

Jika ada customer sudah mau membeli kirimkan format order berikut: “Baik kakk, untuk pemesanan silakan isi format order berikut yaa!&#x20;

Nama : &#x20;

No WA : &#x20;

Alamat lengkap : &#x20;

Kecamatan : &#x20;

Kabupaten/Kota : &#x20;

Provinsi :&#x20;

Pesanan :  &#x20;

Setelah itu akan segera kami totalkan untuk biayanya terimakasih! 😊🙏”

#### Cek ongkir kemudian hitung total biayanya dengan cara berikut : &#x20;

1. Jika customer memilih metode pembayaran transfer: Total harga = total harga barang + biaya ongkir
2. Kemudian informasikan total harga dan no rekening seperti berikut:
3. Silakan lakukan pembayaran melalui rekening berikut yaa kak! 98173627 BNI an \[Nama Pemilik Rekening]. Jika sudah lakukan pembayaran mohon kirimkan bukti pembayaran ya kak! Terimakasih!
4. Jika customer memilih metode pembayaran COD :  Total harga = harga barang + biaya ongkir + biaya COD Keterangan: Biaya COD =  (harga barang + ongkir)\*3%

Kemudian informasikan total biaya dan katakan pesanan akan segera diproses mintakan customer menunggu barang sampai. Lalu transfer agent. &#x20;

Akhiri chat hanya dengan informasi saja. Dilarang menawarkan bantuan seperti "Jika ada yang ingin kamu ketahui lebih lanjut, silakan tanya ya!" serta "Jika kamu ingin tahu lebih detail tentang warna tertentu, silakan sebutkan produk yang kamu minati!". Berikan jawaban sesuai pertanyaan customer saja.


# Handoff ke Tim/Divisi Tertentu via Prompt

Kamu bisa mengarahkan percakapan secara otomatis ke agent atau divisi (team) tertentu berdasarkan isi pesan customer, menggunakan prompt logic. Ini sangat berguna untuk mendistribusikan chat ke tim sesuai wilayah, produk, atau kebutuhan spesifik lainnya.

> **Catatan:**\
> Agar handoff ke team bisa berhasil, pastikan:
>
> * **Team tersebut sudah ditambahkan ke inbox**
> * **Agent di dalam team memiliki akses ke inbox tersebut**

***

Contoh Prompt Logic:

**Prompt:**

> Jika customer menyebut kata “bantuan” dan juga menyebutkan lokasi mereka, maka arahkan ke tim yang sesuai dengan lokasi.

**Keyword Logic:**

* Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan → handoff ke `CS Jakarta Division`
* Depok → handoff ke `CS Depok Division`

***

Contoh Format Prompt:

```plaintext
Jika pesan pertama mengandung kata "bantuan" dan juga mengandung salah satu dari: 
Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan → handoff ke team: CS Jakarta Division
Depok → handoff ke team: CS Depok Division
```


# Knowledge Source

Fitur ini memungkinkan AI memahami bisnis Kamu agar bisa menjawab pertanyaan customer secara akurat dan relevan. Untuk melatih AI, Kamu dapat memberikan berbagai jenis sumber pengetahuan yang tersedia di platform ini.

Kamu bisa mulai dengan menambahkan informasi melalui **Text**, cara paling umum dan fleksibel untuk menjelaskan hal-hal seperti FAQ, SOP, atau deskripsi produk. Selain itu, Kamu juga dapat mengunggah file melalui tab **File**, menghubungkan halaman website melalui tab **Website** agar AI melakukan crawling konten secara otomatis, serta menambahkan daftar pertanyaan dan jawaban melalui tab **QnA**. Terakhir, Kamu juga bisa mengimpor produk dari fitur **Product** yang sebelumnya sudah Kamu buat. Semua sumber ini akan dipelajari oleh AI dan digunakan untuk memahami serta merespons kebutuhan customer dengan lebih baik.


# Text

Halaman ini adalah tempat untuk memasukkan informasi berbasis teks yang akan digunakan AI dalam menjawab pertanyaan customer. Ini merupakan jenis knowledge source yang paling umum digunakan.

<figure><img src="/files/OEfQ3COizQBQN41GXDOO" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Akses dengan masuk ke menu **AI Agent**, pilih AI Agent yang kamu inginkan, lalu klik **Setting**.
* Pilih tab **Knowledge Source**, maka kamu akan langsung berada di bagian **Text**.
* Di sini kamu bisa menulis atau menyusun pengetahuan yang ingin diajarkan ke AI.
* Kamu bisa menyisipkan **gambar** dengan klik ikon gambar (🖼️) pada editor. [cek disini](/chat/ai-send-image-and-file/ai-send-image)
* Kamu bisa menyisipkan **files (** pdf, image, video, dengan klik ikon  (🖼️) pada editor lalu pilih get link by url. [Cek di sini](/chat/ai-send-image-and-file/ai-send-files).
* Untuk menambahkan tab baru, klik tombol **"+"**.
* Tab teks dapat di-*rename* dengan klik ikon **pensil**, dan dapat dihapus dengan klik ikon **X**.
* Kamu juga bisa mengatur urutan tab dengan **drag & drop** ke kiri atau kanan sesuai kebutuhan.
* Di dalam editor, Kamu bisa menggunakan berbagai fitur seperti **bold**, **italic**, dan **alignment** untuk memperjelas dan memperkaya format informasi yang diberikan ke AI.

### Memisahkan Bubble dengan `###`

Untuk membuat AI mengirim pesan dalam **beberapa bubble terpisah**, gunakan tanda `###` di antara kalimat.

Contoh penulisan di **Knowledge Source Text**:

```
ralalero tralala, apakah kamu tertarik dengan produk kami?
###
Berikut sekilas gambar dari produk kami juga detail produknya.
```

Hasilnya saat AI membalas ke customer akan menjadi:

**Bubble 1:**\
Tralalero tralala, apakah kamu tertarik dengan produk kami?

**Bubble 2:**\
Berikut sekilas gambar dari produk kami juga detail produknya. *(beserta gambar produk jika disisipkan di bawahnya)*

<figure><img src="/files/NOqm4GYcviD5dwEPwlMK" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>


# Website

Fitur Website memungkinkan AI melakukan crawling terhadap link yang diberikan. Kamu dapat melakukan crawling untuk satu link tertentu (*single link*) atau beberapa link sekaligus (*batch link*). Crawling ini akan mengambil konten dari halaman website dan menjadikannya sumber pelatihan untuk AI.

<figure><img src="/files/WTV7V5gnPeVYesz8MPVy" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### 1. Melakukan Training dari Website

1. Salin dan Tempel Link Website
   * Copy dan paste URL website yang ingin Kamu gunakan ke kolom **Link URL**.
2. Klik Button Collect Link
   * Setelah memasukkan link, klik tombol **Collect Link** untuk memulai proses crawling.
3. Lihat Collected Link
   * Setelah klik **Collect Link**, akan muncul pop-up **Collected Link** yang menampilkan hasil crawling.

     <figure><img src="/files/mxGkRB2iI87s2UeqAAWj" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
4. Pilih Link untuk Ditraining
   * Jika menggunakan batch link, sistem akan mengumpulkan hingga maksimal **30 link**.
   * Kamu dapat memilih link mana saja yang ingin digunakan untuk training dengan memberikan checklist pada link tersebut.
5. Menambahkan Link Tambahan (Opsional)
   * Jika ingin menambahkan lebih banyak link, masukkan link baru ke kolom **Link URL** di halaman collected link.
6. Klik Train
   * Setelah memilih link yang diinginkan, klik tombol **Train** untuk melatih AI.
   * Pop-up akan tertutup, dan link yang sudah di-train akan muncul di daftar bawah halaman.

### 2. Edit dan Delete Link

1. Edit Trained Link
   * Untuk mengedit, klik tombol **Edit** di sebelah kanan link yang sudah di-train.
   * Pop-up edit akan terbuka, dan Kamu bisa mengubah isi dari link tersebut.

     <figure><img src="/files/nAzB7eHDFXcU2yoXh2GC" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Delete Trained Link
   * Checklist link yang ingin Kamu hapus.
   * Setelah itu, klik tombol **Tempat Sampah** yang muncul di atas daftar link.

     <figure><img src="/files/7BL9mQGaMf5OU29ek6d3" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
   * Akan muncul pop-up konfirmasi untuk menghapus link yang dipilih.


# Product

Fitur Product memungkinkan AI mempelajari informasi produk yang sudah Kamu buat di fitur Product. Produk ini perlu di-*import* terlebih dahulu agar AI dapat mengenali detail produk dan menggunakannya saat menjawab pertanyaan customer.

### 1. Mengimpor Produk ke Knowledge

1. Tampilan Product List Empty
   * Jika Kamu belum pernah melakukan import, halaman akan menampilkan status **Product List Empty**.

     <figure><img src="/files/soC5b3j4SGYyREdSoIev" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Klik Button Import Product
   * Klik tombol **Import Product** untuk memulai proses import.
3. Buka Popup Import Product
   * Akan muncul pop-up berisi tabel daftar produk yang sudah Kamu buat.
   * Tabel ini menampilkan detail seperti **Nama Produk**, **Harga**, **Berat**, dan informasi lainnya.

     <figure><img src="/files/e9ect3C5KrUeGItx8NVP" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
4. Checklist Produk yang Ingin Diimport
   * Pilih produk yang ingin diimport ke knowledge dengan memberikan checklist di sebelah produk tersebut.
5. Klik Button Add Product
   * Setelah memilih produk, klik tombol **Add Product**.
6. Produk Berhasil Diimport
   * Pop-up akan tertutup, dan sekarang AI sudah mengenali produk-produk yang Kamu miliki.

### 2. Menghapus Produk dari Knowledge

1. Checklist Produk yang Ingin Dihapus
   * Beri tanda centang pada produk yang ingin dihapus dari knowledge.
2. Klik Button Tempat Sampah
   * Setelah checklist, tombol **Tempat Sampah** akan muncul di atas daftar produk.
   * Klik tombol tersebut, lalu klik **Yes** untuk mengonfirmasi penghapusan.


# Evaluation AI

Fitur ini memungkinkan kamu untuk mengoreksi dan melatih ulang AI ketika jawaban yang diberikan terasa kurang tepat atau tidak relevan. Dengan memberikan evaluasi atau revisi langsung pada balasan AI, kamu membantu AI kamu belajar agar lebih akurat di kemudian hari.

1. **Akses dari Halaman Chat**
   * Arahkan kursor ke balasan yang diberikan AI.
   * Klik ikon evaluasi (terletak di sebelah ikon reply).

     <figure><img src="/files/d0P9WD6aq3J6fb5FFVDu" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. &#x20;**Popup Evaluasi**
   * Setelah ikon diklik, popup evaluasi pesan AI akan muncul.
   * Secara otomatis akan terisi balasan dari AI dan satu pesan dari customer sebagai konteks awal.

     <figure><img src="/files/AFEXO1Jo5H3weO1C76El" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. **Sesuaikan Konteks Percakapan**
   * Jika dibutuhkan, kamu bisa menambahkan pesan lain sebagai bagian dari konteks.
   * Klik ikon di pojok kiri atas untuk menampilkan bubble percakapan dan centang pesan yang ingin disertakan.
4. **Edit Jawaban AI**
   * Lakukan pengeditan pada jawaban AI agar sesuai dengan yang kamu anggap benar.
   * Jika ingin memecah jawaban dalam beberapa bubble, klik tombol **+** untuk menambah baris pesan baru.
5. **Revert ke Jawaban Asli (Opsional)**
   * Jika kamu berubah pikiran, klik ikon **revert response** untuk mengembalikan jawaban AI ke versi sebelumnya.
6. **Simpan Perubahan**
   * Setelah selesai mengedit, klik **Save** untuk menyimpan revisi tersebut.
7. **Kelola Hasil Evaluasi**

   * Masuk ke halaman **AI Agent > Setting > Evaluation**.
   * Di sana kamu bisa melihat seluruh riwayat evaluasi, melakukan pengeditan ulang, atau menghapus evaluasi yang sudah tidak diperlukan.

     <figure><img src="/files/K4ixUAAsGYL2O0mSMYQF" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

   **Tambahan:**

   Kamu juga bisa melakukan evaluasi dari **test box AI** yang tersedia di halaman **AI Agent Settings**, saat sedang mengetes jawaban AI secara manual. Fungsinya sama, dan bisa langsung dilakukan ketika kamu merasa perlu mengoreksi output dari AI.

   <figure><img src="/files/HX5dM4g1fD72CtYFvSUf" alt=""><figcaption></figcaption></figure>


# AI Orchestration

AI Agent Orchestration memungkinkan percakapan pindah otomatis dari satu AI ke AI lain berdasarkan kondisi yang kamu tetapkan. Sistem akan selalu membaca kondisi assign di setiap agent pada diagram (parent maupun child). Begitu ada kondisi yang terpenuhi, percakapan langsung dialihkan ke agent tersebut—bukan karena urutan flow, tapi murni karena kondisi.

<figure><img src="/files/pLMpFOzkKIEvixxk51PY" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

***

1. **AI Agent Orchestration**\
   Fitur ini membuat AI dapat **handover ke AI lain secara dinamis**.
   * Tidak ada flow berurutan.
   * Perpindahan terjadi ketika kondisi assign yang kamu buat **terpenuhi**.
   * Bisa berpindah dari parent ke child, child ke child lain, atau child kembali ke parent.
2. **Mengaktifkan Orchestration**
   * Buka halaman AI Agent.
   * Masuk ke tab **Orchestration**.
   * Aktifkan toggle **AI Agent Orchestration**.
   * Setelah aktif, kamu dapat menambahkan beberapa agent di kanvas (parent + child) dan mengatur kondisi assign di masing-masing card.
3. **Parent & Child Agent di Kanvas**
   * **Parent Agent**: agent utama yang biasanya menjadi titik awal percakapan.
   * **Child Agent**: agent-agent lain yang bisa di-assign ketika kondisi tertentu terpenuhi.
   * Setiap card (parent maupun child) dapat memiliki **Assign Condition** dan menjadi tujuan perpindahan, selama kondisinya match dengan percakapan.
4. **Menambahkan Child Agent**

   <figure><img src="/files/ppojXhBmKmrsdJawkkVP" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

   * Klik **Add Child Agent**.
   * Pilih AI yang ingin dijadikan child.
   * Isi **Assign Condition**, misalnya:
     * “ketika user menanyakan ongkir”
     * “ketika user menanyakan status pengiriman”
     * “ketika user komplain pesanan”
   * Simpan. Child agent akan muncul sebagai card hijau di bawah parent.
5. **Cara Kerja Assign Condition**
   * Sistem akan membaca kondisi assign pada semua agent yang ada di kanvas.
   * Ketika isi percakapan memenuhi suatu kondisi:
     * Percakapan **langsung dipindahkan** ke agent yang memiliki kondisi tersebut.
   * Contoh:
     * User tanya ongkir → kondisi ongkir match di Child A → percakapan pindah ke Child A.
     * Lalu user tanya invoice → kondisi invoice match di Child B → percakapan pindah ke Child B.
   * Tidak ada “jalur tetap”; yang menentukan selalu **kondisi yang aktif dan cocok**.
6. **Aturan Perilaku Orchestration**
   * Orchestration di sini bekerja pada level **inbox + kanvas orchestration**, bukan setting terpisah di profil AI.
   * Jika sebuah AI punya pengaturan orchestration di tempat lain, tetapi di-inbox ini dipakai sebagai bagian dari kanvas, **yang dipakai hanya kondisi di kanvas orchestration ini**.
   * Semua card (parent & child) bisa:
     * Membaca kondisi, dan
     * Menjadi tujuan perpindahan jika kondisinya terpenuhi.
7. **Menyimpan Konfigurasi**
   * Setelah menambah atau mengubah agent dan kondisinya, klik **Save Configuration**.
   * Jika belum disimpan, perubahan tidak akan dijalankan oleh sistem pada percakapan nyata.


# Chat

Halaman ini adalah **dashboard utama untuk menangani percakapan dengan customer**. Di sinilah kamu dapat melihat semua chat yang masuk, merespons customer, mengelola status percakapan, serta melihat detail informasi dari setiap conversation. Untuk memudahkan pemahaman, halaman ini dibagi menjadi tiga bagian utama:

<figure><img src="/files/TXM7UVH1SsKvvQUl3x4C" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

### Section 1: Conversation List

Bagian kiri halaman yang menampilkan daftar seluruh percakapan yang masuk, baik yang telah di-assign maupun belum.\
[👉 Lihat detail di halaman Conversation List](/ai-and-platform/chat/conversation-list)

### Section 2: Chat Box

Bagian tengah tempat kamu membalas pesan customer, mengirim gambar, melihat histori chat, dan mengelola status seperti *resolve*.\
[👉 Lihat detail di halaman Chat Box](/ai-and-platform/chat/chat-box)

### Section 3: Conversation Details

Bagian kanan yang menampilkan informasi lengkap seputar customer dan percakapan tersebut, seperti label, notes, agent yang handle, dan data tambahan lainnya.\
👉 Lihat detail di halaman Conversation Details


# Conversation List

Halaman **Conversation List** adalah tempat kamu melihat semua percakapan yang sedang berlangsung atau sudah selesai, dikelompokkan berdasarkan status: **Unassigned**, **Assigned**, dan **Resolved**.

### 1. Unassigned

Semua **chat baru akan masuk ke halaman Unassigned** terlebih dahulu. Di sinilah percakapan yang belum memiliki penanggung jawab manusia (agent) akan ditampilkan.

<figure><img src="/files/xM9M6xeNC4nhKIDBIwr3" alt="" width="175"><figcaption></figcaption></figure>

A. Akses Berdasarkan Role:

* **Agent** hanya bisa melihat conversation yang:
  * Masuk ke platform/inbox yang dia ter-assign, atau
  * Masuk ke platform/inbox yang di-handle oleh team tempat dia tergabung.
* **Supervisor** dapat melihat semua unassigned conversation yang masuk ke team-nya.
* **Super Agent** dapat melihat semua unassigned conversation dari semua platform.

#### B. Status Chat di Unassigned:

* **Open**: Chat masih dijawab oleh AI dan belum memerlukan campur tangan manusia.
* **Pending**: Chat sudah memerlukan bantuan manusia, tetapi belum ditangani karena:
  * Tidak ada agent yang ter-assign ke platform tersebut, atau
  * Semua agent yang ter-assign sedang offline.

#### C. Action yang Bisa Dilakukan:

* Chat dapat dibuka, dipilah (filter), dan di-*takeover* oleh agent.
* Saat agent melakukan **takeover**, status chat akan otomatis berubah menjadi **Assigned**.

### 2. Assigned

Percakapan di sini sudah berada dalam tanggung jawab agent, dan **AI tidak lagi membalas pesan** di chat tersebut (jika mengaktifkan Stop AI after handoff).

<figure><img src="/files/Z8qkc71TElMSm8dx7ZAq" alt="" width="176"><figcaption></figcaption></figure>

* **Agent** dapat melihat conversation jika:
  * Percakapan **secara langsung di handle ke dirinya**, atau
  * Dia menjadi **collaborator** pada percakapan tersebut.
    * Jika kamu menjadi **collaborator**, akan muncul **ikon collaborator** di samping tulisan *Assigned* pada daftar percakapan.

      <figure><img src="/files/V1ACC31VBUqpNA4KklGY" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
* **Supervisor** dapat melihat semua conversation yang sedang ditangani oleh anggota timnya.
* **Super Agent** dapat melihat semua conversation yang sudah assigned di seluruh sistem.

### 3. Resolved

Percakapan yang statusnya sudah **diselesaikan (resolved)** oleh agent akan berpindah ke tab **Resolved**.

<figure><img src="/files/OWCe1XF9iDARj4OP9qSR" alt="" width="170"><figcaption></figcaption></figure>

* **Agent** hanya dapat melihat percakapan yang **ia resolve sendiri**.
* **Supervisor** dapat melihat percakapan yang di-resolve oleh **anggota timnya**.
* **Super Agent** dapat melihat **semua percakapan yang telah di-resolve**, tanpa batasan tim.


# Filter & Other Tools

Bagian ini berisi berbagai alat bantu yang memudahkan kamu dalam mencari, memfilter, dan mengelola percakapan secara efisien di halaman **Conversation List**.

<figure><img src="/files/m8O3IUTPyKZyHQJNxMx0" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### 1. Dropdown Agent

Digunakan untuk menyaring percakapan berdasarkan **agent tertentu**.

* Secara default akan menggunakan opsi **All Agent**.
* Fitur ini **hanya dapat digunakan oleh Super Agent**.

### 2. Search

Fitur pencarian cepat untuk menemukan percakapan berdasarkan:

* **Nomor kontak**
* **Nama customer**
* **Isi pesan** (keyword)

### 3. Filter

Klik ikon filter untuk membuka **popup** yang menyediakan berbagai opsi filter lanjutan:

<figure><img src="/files/123ChbkGNn0K2rBU5arQ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* **Date Range**: Filtering berdasarkan tanggal percakapan.
* **Inbox**: Memilih inbox tertentu.
* **Label**: Filtering berdasarkan label yang digunakan.
* **Resolve By**: Filtering berdasarkan agent yang menyelesaikan chat.
* **Agent**: Filtering berdasarkan Agent yang meng-handle chat.
* **AI Agent**: Filtering berdasarkan AI yang terlibat.
* **Status**: Filtering berdasarkan statusOpen, Pending, Resolved.
* **Pipeline Status**: Berdasarkan status pipeline dari conversation.

### 4. Start New Chat

Fitur untuk menginisiasi percakapan baru ke customer.

* Wajib menggunakan **template message yang telah disetujui oleh Meta**.

### 5. Select Chat (Checkbox)

Fitur ini memungkinkan kamu memilih beberapa percakapan sekaligus untuk melakukan aksi massal, seperti:

* **Batch Resolve**: Melakukan resolve banyak chat sekaligus.
* **Handle Chat oleh Agent**: Menetapkan agent yang akan menangani chat secara sekaligus.
* **Add Label**: Menambahkan label ke beberapa chat sekaligus.

### 6. Unreplied Chat

Tombol ini akan menyaring dan menampilkan percakapan yang:

* **Belum kamu balas**, atau **Masih berada dalam status Pending**.


# Chat Box

**Chat Box** adalah area utama untuk berinteraksi langsung dengan customer. Di bagian ini, Kamu bisa membalas pesan, berinteraksi dengan agent lain dengan private note, menyelesaikan percakapan, hingga mengelola status tiket dan pipeline.

<figure><img src="/files/KD0usac7fMubUrhiPiIv" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### Fitur umum:

<figure><img src="/files/oUdRtsNsx0A3LGQ4NXvU" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

1\. **Reply**

* Digunakan untuk membalas pesan dari customer secara langsung.
* Kamu bisa mengetik pesan di kolom input bawah atau menggunakan fitur **quick reply**.

2\. **Private Note**

* Fitur ini memungkinkan agent mengirimkan **pesan dalam bentuk chat** yang hanya bisa dibaca oleh sesama agent (tidak terlihat oleh customer).
* Cocok digunakan untuk memberikan konteks tambahan, menyampaikan informasi internal, atau meninggalkan catatan untuk rekan satu tim.
* Tetap ditampilkan dalam alur chat, namun dibedakan secara visual dari pesan customer dan AI.

  <figure><img src="/files/xnUOpGyARsSDzQzaHLSF" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

3\. **Private note reminder mode (snooze)**

<figure><img src="/files/B3xEMJeAlKbdwEOt6JNk" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Saat membuat *private note*, kamu bisa menambahkan pengingat (reminder) sebelum mengirimkannya ke tim.&#x20;
  * Klik ikon ⏰ di sebelah *Private Note*, lalu atur tanggal dan waktu pada popup **Set Reminder Note**.&#x20;

    <figure><img src="/files/wovWGh3kEaCG8OPqQObf" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
  * Sistem akan mengirim ulang *private note* tersebut dan membuka kembali percakapan pada waktu yang telah kamu tentukan.

    <figure><img src="/files/tiUBueNCyqqqjbVHL8V0" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

4\. **Ticket & Pipeline Widget**

* Di kanan bawah area input terdapat widget untuk:
  * **Ticket**: Menampilkan jumlah tiket yang terhubung dan mengaksesnya langsung.
  * **Pipeline Status**: Melihat dan mengganti status pipeline dari percakapan saat ini.

5\. **Attachment & Emoji**

* Di kiri bawah kolom input:
  * **Ikon paperclip**: Untuk mengirim file seperti gambar, dokumen, dll.
  * **Ikon emoji**: Untuk menyisipkan emotikon.

6\. **Quick Reply Shortcut**

* Ketik **"/"** untuk memunculkan daftar **quick replies** yang tersedia.
* Kamu bisa langsung search nama quick reply, misalnya `/tes`, untuk mempercepat respons.

  <figure><img src="/files/UqpsWfPA6bKCeoPfg8dV" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

7. **Reply Chat**

<figure><img src="/files/ShJiTa1rjuOnDm55gV0F" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

* Kamu bisa membalas pesan spesifik dari customer dengan menggunakan fitur **Reply**.
* Caranya: klik tombol **Reply** di samping bubble chat yang ingin dibalas.
* Setelah diklik, akan muncul **preview pesan yang dibalas** di atas kolom input.
* Setelah pesan dikirim, balasan akan tetap menampilkan **referensi ke pesan sebelumnya** dalam bentuk box “Replied to” seperti contoh di gambar.
* Fitur ini berguna untuk menjaga konteks, terutama saat menangani percakapan panjang atau pertanyaan yang saling tumpang tindih.

### Tampilan Chat

<figure><img src="/files/bTxSVdG7PRMpOPbD04mM" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

* **Warna Chat** menunjukkan siapa yang membalas:
  * **AI Agent** → Warna biru muda.
  * **Human Agent** → Warna biru tua.
* Nama pengirim (agent atau AI) akan ditampilkan di bawah bubble pesan.


# Chat Expiration Rules

### Chat WhatsApp dan Batas 24 Jam

<figure><img src="/files/mP3ptg4qcrjJUp9zyls6" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Secara default, WhatsApp hanya mengizinkan balasan dengan teks biasa dalam waktu **24 jam** sejak pesan terakhir dari customer. Setelah melewati batas waktu ini, Kamu harus menggunakan **template message** untuk membalas.\
Template bisa dibuat terlebih dahulu melalui halaman **Broadcast** [cek disini](/chat/broadcasts)

**Contoh:** Jika customer terakhir mengirim pesan pukul 10:00, maka Kamu hanya bisa membalas sampai pukul 10:00 keesokan harinya.

<figure><img src="/files/gSuMNaYk0Fv93x67T3Tf" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

#### &#x20;**Click to WhatsApp Ads (**&#x43;TWA)

Jika percakapan berasal dari iklan **Click to WhatsApp Ads (CTWA)**, jendela percakapan tetap terbuka selama **24 jam**. Namun, Kamu dapat mengirim pesan template tanpa biaya hingga **72 jam** setelah customer mengklik iklan.


# Conversation Details

Bagian ini menampilkan informasi lengkap seputar kontak dan riwayat percakapan. Semua data ini membantu agent memahami konteks dan menangani customer dengan lebih baik.

<figure><img src="/files/DoiIdEOxrMfhj0uxzCO3" alt="" width="293"><figcaption></figcaption></figure>

* **Informasi Kontak**\
  Terdapat pada bagian paling atas yang terdiri dari:
  * Nama customer
  * Nomor telepon (jika melalui WhatsApp)
  * Nama inbox
  * Pipeline status (bisa diubah langsung) [cek disini](/chat-setting/pipeline)
* **Labels** [**cek disini**](/chat-setting/labels)\
  Digunakan untuk mengelompokkan percakapan berdasarkan kategori tertentu. Kamu bisa menambah atau menghapus label sesuai kebutuhan.
* **Handled By**\
  Menunjukkan agent utama yang menangani percakapan. Memudahkan tracking dan tanggung jawab.
* **Collaborator**\
  Untuk menambahkan agent lain ke dalam percakapan agar bisa ikut membantu menjawab.
* **Notes**\
  Tempat menyimpan catatan internal antar-agent yang hanya bisa dilihat oleh sesama agent, misalnya info riwayat customer atau tindak lanjut khusus.
* **AI Summary**\
  Ringkasan otomatis dari percakapan yang dihasilkan oleh AI. Membantu agent memahami konteks tanpa harus membaca ulang seluruh chat.
* **Additional Data** [**cek disini**](/chat-setting/pipeline)\
  Berisi informasi tambahan yang bisa dikustomisasi, seperti preferensi customer, nomor order, atau data relevan lainnya. Field-nya dapat diatur di management pipeline.
* **Conversation Details**\
  Menampilkan log status penting seperti siapa yang assign, kapan dibuat, kapan resolve, dan batas waktu balasan (open until). Memudahkan pelacakan progres percakapan.
* **Block Conversation**\
  Digunakan untuk memblokir contact tersebut
* **Tickets** [**cek disini**<br>](/chat/ticket)Menampilkan tiket-tiket yang terhubung ke percakapan, sehingga agent bisa langsung meninjau atau update tiket tanpa keluar dari halaman.


# Broadcasts

Broadcast memungkinkan pengiriman pesan massal melalui WhatsApp. Pastikan Anda telah menambahkan metode pembayaran pada nomor WhatsApp sebelum menggunakan fitur ini.

**Catatan:** Broadcast hanya berlaku untuk platform WhatsApp.

## Cara Menggunakan Fitur Broadcast

### **Step 1: Membuat R**ecipient **List**

1. **Akses Halaman Broadcast:**\
   Masuk ke halaman **Broadcast**, lalu pilih tab **Receipt**.
2. **Tambahkan Daftar Penerima:**
   * Klik tombol **Add Receipt**.
   * Pilih opsi **Upload File**.
3. **Buat Name List:**
   * Isi **List Name**.
   * Centang opsi **Upload Custom Contact**.
4. **Siapkan File Kontak:**

   * Unduh template CSV/XLS dari sistem.
   * Atau gunakan file CSV/XLS Anda sendiri yang sudah disesuaikan (seperti foto dibawah)
   *

   ```
   <figure><img src="/files/OXPdkdZ1v9w9jhh4boc3" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
   ```
5. **Upload File:**
   * Klik **Select File**, pilih file yang ingin diupload, lalu klik **Open**.
   * Klik **Save** untuk menyimpan list.
6. **Periksa List:**
   * Nama receipt list akan muncul di daftar receipt.
   * Buka nama list untuk memastikan jumlah kontak, nama, dan nomor telepon sudah benar.

### **Step 2: Membuat Template Message**

Untuk mengirim pesan, kamu wajib menggunakan **template message** yang telah disetujui oleh Meta. Template ini berisi pesan yang sudah ditentukan sebelumnya dan dapat mencakup teks, gambar, dan tombol interaktif. Hanya template berstatus *Approved* yang dapat digunakan.

👉 Untuk membuat dan mengelola template, [cek disini](/chat/broadcasts/template/cara-membuat-template)

### **Step 3: Membuat Campaign**

1. **Akses Tab Campaign:**\
   Pada halaman **Broadcast**, pilih tab **Campaign**.
2. **Buat Campaign Baru:**
   * Klik tombol **Create Campaign**.
   * Isi **Campaign Name**.
3. **Pilih Pengaturan Campaign:**
   * **Sender/Platform**: Samakan dengan nomor yang digunakan di template.
   * **Receipt List**: Pilih list penerima dari Step 1.
   * Opsional: Tambahkan **Label List** jika diperlukan.
4. **Pilih Template Message:**
   * Pilih template dari Step 2.
   * Sesuaikan variabel:
     * Isi manual (sama untuk semua penerima).
     * Atau gunakan data otomatis dari file CSV/XLS receipt list.
5. **Opsional:**\
   Atur jadwal pengiriman menggunakan opsi **Set Schedule Time**.
6. **Simpan Campaign:**\
   Klik **Create**.
7. **Periksa Status Campaign:**
   * Campaign akan muncul di list dengan status **Processing** atau **Complete**.
   * Setelah selesai, pesan broadcast akan terkirim ke pelanggan dan dapat dilihat di tab **Chat**.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://youtu.be/38xM4Gg06i8>" %}


# Template

Template adalah format pesan yang sudah disetujui oleh Meta dan digunakan untuk mengirim pesan ke customer melalui WhatsApp, terutama jika sudah melewati batas waktu 24 jam. Template bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti promosi, notifikasi, atau verifikasi, tergantung kategori yang dipilih saat pembuatan.

### Status Template

Setiap template akan memiliki salah satu dari tiga status berikut:

* **Approved** – Template sudah disetujui oleh Meta dan bisa langsung digunakan untuk broadcast.
* **Pending** – Template sedang dalam proses peninjauan. Belum bisa digunakan sampai disetujui.
* **Rejected** – Template ditolak oleh Meta dan tidak dapat digunakan. Kamu bisa memperbaiki dan mengajukan ulang.

👉 Untuk membuat template baru, cek panduan lengkapnya di sini: [**Cek disini**](/chat/broadcasts/template/cara-membuat-template)

### Jenis & Kegunaan Templat

* **Marketing**\
  Digunakan untuk promosi, penawaran produk, atau campaign penjualan. Contoh: *“Diskon 20% hanya hari ini!”*
* **Utility**\
  Digunakan untuk notifikasi transaksi atau update layanan. Contoh: *“Pesanan #1234 kamu sedang dikirim.”*
* **Authentication** – Digunakan untuk mengirim kode OTP atau verifikasi. Contoh: *“Kode verifikasi kamu adalah 123456.”* Template ini hanya bisa digunakan melalui **OpenAPI** kami.\
  👉 Untuk cara menggunakannya, [cek disini](/chat/broadcast-template-authentication-otp)


# Cara Membuat Template

Halaman ini berisi langkah-langkah untuk membuat **template message** yang digunakan dalam pengiriman broadcast WhatsApp. Template wajib disetujui oleh Meta sebelum bisa digunakan, dan dapat mencakup teks, gambar, tombol, serta pengaturan lanjutan seperti kategori dan bahasa.

1. Pilih Menu Broadcast
   * Dari navbar utama, klik menu **Broadcast**.
2. Tambahkan Template Baru
   * Pada bagian **Template Message**, klik button **Add Template**.
3. Isi Informasi Template
   * Masukkan:
     * **Nama Template**
     * **Platform/Inbox WhatsApp** yang akan digunakan
     * **Language** (bahasa template)
     * **Category** (kategori pesan)
4. Tambahkan Header (Opsional)
   * Kamu dapat memilih header menggunakan :&#x20;
     * Text
     * Foto
     * Video
     * Document
5. Tulis Pesan di Body
   * Isi bagian **Body** dengan konten pesan yang ingin disampaikan ke customer.
6. Tambahkan Button (Opsional)
   * Tersedia tiga tipe button:
     * **Quick Reply**
     * **Visit Website** (maksimal 2 button)
     * **Call Phone Number** (maksimal 1 button)
   * **Catatan**: Total button maksimal yang dapat ditambahkan adalah **10** button.
7. Klik Create
   * Setelah selesai mengisi semua bagian, klik button **Create** untuk menyimpan template.
8. Gunakan Template dalam Campaign
   * Template yang sudah dibuat bisa langsung digunakan dalam pengiriman campaign broadcast.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://www.youtube.com/watch?v=9FUvzIeQqOw>" %}


# Broadcast Message Analytics

Di bagian ini, kamu dapat melihat ringkasan performa pesan yang dikirim melalui broadcast. Statistik yang tersedia mencakup:

<figure><img src="/files/0i1lVgQYuLEO23BTjXof" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* **Total** pesan yang dikirim
* **Sent**: jumlah pesan yang berhasil dikirim ke server WhatsApp
* **Delivered**: jumlah pesan yang berhasil diterima oleh pengguna
* **Read**: jumlah pesan yang telah dibaca oleh penerima
* **Failed**: pesan yang gagal dikirim
* **Replied**: jumlah penerima yang memberikan respons


# Broadcast Template Authentication (OTP)

Jika kamu menawarkan login, verifikasi akun, atau pengiriman kode OTP melalui WhatsApp, kamu harus menggunakan **authentication template**. Template ini disediakan secara khusus oleh WhatsApp untuk memastikan proses verifikasi berjalan dengan aman dan efisien.

<figure><img src="/files/iV9H1FzqCCFSrtrAf440" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

&#x20;itu Authentication Template?

Authentication template adalah jenis pesan template yang digunakan untuk mengirim **kode verifikasi satu kali (OTP)** ke pengguna. Template ini dilengkapi dengan fitur **copy code button**, yang memudahkan pengguna menyalin kode verifikasi dengan sekali klik.

## Cara Menggunakan Template Authentication

<figure><img src="/files/3pgA9lDr4bqK3vwNaZUe" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

### A. Membuat Template Authentication

1. Masuk ke Halaman Broadcast
   * Akses menu **Broadcast**, lalu pilih tab **Template**.
2. Buat Template Baru
   * Klik tombol **Add Template** untuk membuat template baru.
3. Isi Field Template Data
   * Isi data seperti biasa (nama template, bahasa, dan lainnya).
   * Pada bagian **Category**, pilih **Authentication**.
4. Atur Authentication Options
   * **Add Security Recommendation**:\
     Jika diaktifkan (`true`), akan menambahkan kalimat seperti: *“Demi keamanan, jangan bagikan kode ini.”*
   * **OTP Button Text**:\
     Teks pada tombol copy OTP, misalnya: *"Copy OTP"*
   * **Code Expiration Minutes (Opsional)**:\
     Waktu masa berlaku OTP. Jika tidak diisi, maka tidak akan menampilkan informasi kadaluarsa.
   * **TTL Seconds (Opsional)**:\
     Time-to-live dalam detik, bisa diatur sesuai kebutuhan.

### B. Mengirim Template Authentication (API)

Template dapat digunakan melalui API seperti Postman, Curl, atau platform sejenis dengan metode **POST**.

* **Endpoint URL**:\
  `https://api.cekat.ai/templates/send`
* **Body Request**:

```json
jsonCopyEdit{
  "wa_template_id": "", 
  "template_body_variables": [],
  "otp_code": "552345", 
  "inbox_id": "",
  "phone_number": "",
  "phone_name": ""
}
```

#### Penjelasan Parameter:

* **wa\_template\_id**: ID dari template yang telah kamu buat. Bisa dilihat di halaman detail template.
* **template\_body\_variables**: Diisi jika template kamu menggunakan variabel di bagian body.
* **otp\_code**: Kode OTP yang ingin dikirim (maksimal 15 karakter).
* **inbox\_id**: ID dari inbox WhatsApp yang digunakan untuk mengirim pesan. Bisa diperoleh melalui endpoint **GET inbox**.
* **phone\_number**: Nomor telepon tujuan.
* **phone\_name**: Nama yang dikaitkan dengan nomor tersebut (optional, untuk keperluan display/log).

####


# WhatsApp Call

WhatsApp Call adalah fitur yang memungkinkan bisnis untuk menerima dan melakukan panggilan suara WhatsApp langsung dari Cekat AI, baik di web maupun mobile. Dengan fitur ini, bisnis dapat berkomunikasi tidak hanya lewat chat, tetapi juga melalui voice call untuk meningkatkan experience customer dan mempercepat proses komunikasi.

### WhatsApp Call Features <a href="#whatsapp-call-features" id="whatsapp-call-features"></a>

Customer-Initiated Call

Saat customer melakukan panggilan melalui WhatsApp dan percakapan masih ditangani oleh AI, sistem akan mencari agent yang tersedia dan mengirim notifikasi **User Initiated Call**. Agent yang menerima notifikasi dapat langsung menjawab dan berbicara dengan customer melalui call window di Cekat atau dari mobile phone. Selama call berlangsung, agent dapat mengatur percakapan, melakukan **mute**, atau mengakhiri call sesuai kebutuhan. Jika tidak ada agent yang online, sistem akan secara otomatis memilih **Super Agent** untuk menangani panggilan tersebut.

#### Business-Initiated Call

Agent dapat melakukan call ke customer setelah terlebih dahulu mengirim **request permission**. Jika customer menyetujui permintaan tersebut, agent dapat langsung melakukan call dari web atau mobile. Sepanjang call, agent memiliki kontrol penuh untuk mengatur percakapan, **mute microphone**, atau **end call** kapan saja.

#### Managing a Connected Call

<figure><img src="/files/buSb6iexGEYa1hhaaWQY" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Selama panggilan berlangsung, agent dapat melakukan beberapa tindakan langsung dari call window:

* Melihat durasi call secara real-time
* Menggunakan fitur **mute/unmute** untuk mengontrol audio
* Mengakhiri call jika diperlukan

Fitur ini memastikan agent tetap memiliki kontrol penuh atas komunikasi selama panggilan berlangsung, baik di web maupun mobile.


# Setup WhatsApp Call

Setup WhatsApp Call

1. **Masuk ke Connected Platform**, lalu pilih **Inbox WhatsApp** dan scroll ke bagian paling bawah halaman.

   <figure><img src="/files/CEi3WTE1SQ1vxYEZgVZM" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
2. Pada bagian tab **WhatsApp Call**, aktifkan fitur dengan mengklik toggle **Turn On**, lalu klik tombol **Update**.
3. Setelah itu, klik ikon **gear ⚙️** pada baris WhatsApp Call untuk masuk ke halaman pengaturan.
4. Kamu akan diarahkan ke halaman **WhatsApp Call Settings**. Aktifkan toggle **“Allow customer to reach your business via WhatsApp voice call”**.

   <figure><img src="/files/1O15yaZ9bXC8vMPpAqGO" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
5. Setelah toggle aktif, dua pengaturan tambahan akan muncul:\
   a. **Callback Permission**\
   Jika fitur ini diaktifkan, customer akan diminta memberikan izin untuk dihubungi kembali. Setelah izin diberikan, bisnis kamu dapat melakukan panggilan ulang tanpa perlu meminta persetujuan ulang.

   b. **Call Hours**\
   Atur waktu ketersediaan panggilan bisnis. Jika fitur ini **tidak diaktifkan**, maka bisnis akan dianggap **selalu tersedia (24/7)**.\
   Saat diaktifkan, kamu bisa mengatur:

   * Timezone
   * Weekly call hours (maksimal 2 rentang waktu berbeda dalam satu hari)

     <figure><img src="/files/2cXKDtdKcoQCth34WVTD" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
   * Holiday schedule (maksimal 20 hari libur)

     <figure><img src="/files/X2pefa0gjmLDD1upDtmO" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>


# How To Use WhatsApp Call

Untuk melakukan panggilan ke customer, kamu perlu melakukan *Initiate Call Request* terlebih dahulu.

1. Di halaman chat, klik tombol dropdown **Call**, lalu pilih **Initiate Call Request**.
2. Setelah itu, popup *Initiate Call Request* akan terbuka.

   <figure><img src="/files/yzQ068ZlpSPwoJpDeNAO" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. Di dalamnya, kamu akan melihat dua opsi **Call Type**:
   * **Business Initiated Call**: kamu akan mengirimkan permintaan izin (permission) ke customer. Jika customer mengizinkan (Allow), maka kamu bisa melakukan panggilan langsung ke mereka.
     * Customer akan menerima pesan permintaan call : Customer bisa memilih untuk **Allow** atau **Not Allow**.

       <div><figure><img src="/files/ZPFuOaw6hHBUPQm3VpXC" alt="" width="177"><figcaption></figcaption></figure> <figure><img src="/files/BcWnJmcIwMjYFrI133GW" alt="" width="177"><figcaption></figcaption></figure></div>
   * **Customer Initiated Call**: kamu akan mengirimkan pesan dengan tambahan tombol call. Jika customer menekan tombol tersebut, maka mereka akan langsung melakukan panggilan ke bisnis.
     * customer akan menerima pesan berisi tombol **Voice Call**

       <figure><img src="/files/D9ZG7DxTS5885LlilOUy" alt="" width="188"><figcaption></figcaption></figure>
4. Selanjutnya, pilih **Message Type**:
   * **Custom Message**: kamu bisa mengetik pesan secara bebas selama percakapan masih aktif (belum lewat 24 jam).
   * **Template**: jika percakapan sudah lebih dari 24 jam, kamu harus menggunakan pesan template yang sudah dibuat sebelumnya di halaman WhatsApp Call Settings.
5. Setelah memilih template atau mengisi pesan, kamu bisa meninjau preview pesan di sisi kanan.
6. Jika semua sudah sesuai, klik **Send** untuk mengirim permintaan panggilan.

***

### Make a Call

1. Jika kamu **available** untuk melakukan panggilan, tombol **Call** akan ditandai dengan warna **hijau**.

   <figure><img src="/files/Vey796BaUL8mD960Y4q8" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Jika kamu **tidak available**, tombol **Call** akan ditandai dengan warna **merah**.

   <figure><img src="/files/8IaKAj0ZwudZvtPdDWZA" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. Warna tombol ini berfungsi sebagai indikator status, agar tim tahu siapa saja yang siap melakukan panggilan.


# Call Details

**Call Details** adalah halaman yang menampilkan informasi lengkap dari panggilan yang telah selesai dilakukan melalui WhatsApp Voice Call. Fitur ini memudahkan agent untuk meninjau ulang hasil percakapan, baik dalam bentuk transkrip teks maupun rekaman audio, serta menyediakan ringkasan otomatis percakapan.

1\. Cara Akses Call Details

* Setelah panggilan berakhir, akan muncul pesan “Call Ended” di dalam chat.
* Klik ikon **file** di samping pesan tersebut untuk membuka halaman Call Details.

  <figure><img src="/files/F7tzcGDNURrs6gtyjoTB" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

#### 2. Informasi yang Ditampilkan

<figure><img src="/files/s22B50YUN0XfLHjwgHi7" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* **Transcript**\
  Menampilkan hasil transkripsi otomatis dari percakapan selama panggilan.
* **Recording**\
  Audio dari panggilan yang bisa diputar langsung di halaman ini.
* **Summary**\
  Ringkasan isi percakapan yang dihasilkan oleh sistem secara otomatis.

  <figure><img src="/files/Zy5bUag0DIVMr4pFUeQF" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
* **Download**
  * Tersedia tombol untuk mengunduh rekaman audio.
  * Tersedia tombol untuk mengunduh transkrip percakapan.


# Call History

Riwayat panggilan dapat diakses melalui tab **Calls** di sidebar. Tampilan ini menampilkan semua histori panggilan berdasarkan status (Incoming, Outgoing, Missed, Canceled).

<figure><img src="/files/KbxiYPOtPq0Z8YRzBA4x" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Informasi yang ditampilkan di histori panggilan meliputi:

* Nama dan nomor customer
* Durasi call
* Status call
* Tanggal dan waktu
* Siapa agent yang menangani
* Akses ke tombol **View Conversation** untuk redirect ke conversation tersebut.

History call rules:

* Agent hanya dapat melihat histori panggilan yang mereka tangani
* Supervisor dapat melihat histori panggilan dari semua agent dalam tim mereka
* **Super Agent** memiliki akses penuh terhadap seluruh log panggilan dalam sistem


# Rules & Limitations

#### Limitations

Beberapa batasan diberlakukan untuk setiap nomor WhatsApp customer:

**1. Call Permission Request**

Merupakan permintaan yang dikirim oleh bisnis kepada customer untuk meminta izin sebelum melakukan WhatsApp call.\
Batasan pengiriman permintaan:

* Maksimal 1**x Call Permission Request** dalam periode 7 hari

{% hint style="info" %}
**Note:**\
Meskipun kamu hanya bisa mengirim permintaan satu kali dalam 7 hari, customer tetap bisa **mengubah jawabannya kapan saja** selama periode tersebut (misalnya dari *Decline* ke *Accept*).\
Alternatif lainnya, kamu juga bisa mengirim pesan menggunakan **template message dengan call button**.  [Cek disini](broken://pages/7cqqrfDL1KxI3ExeKGrJ)
{% endhint %}

**2. Unanswered Call Limits**

Diterapkan ketika bisnis melakukan *Business Initiated Call* namun tidak dijawab oleh customer (missed atau ditolak).

* Setelah **2x unanswered call**, sistem akan mengirim pesan otomatis yang menyarankan user untuk mempertimbangkan kembali izinnya
* Setelah **4x unanswered call**, sistem akan otomatis mencabut izin call untuk nomor tersebut

***

#### **Customer Response**

A customer can respond to a call permission request in three ways:

1. **Accept (Allow)** → The agent can place a call within **7 days** after permission is granted.
2. **Decline (Don't Allow)** → The agent **cannot** place a call without sending a new permission request.
3. **No Response** → If the customer does not respond within **7 days**, the request will **expire**.
4. **If the customer responds to a new call permission request** → The previous request automatically becomes invalid.

**Note:** Customer dapat mengubah respons mereka kapan saja sebelum izin kedaluwarsa (misalnya, dari *decline* menjadi *accept* atau sebaliknya).

***

#### Business Initiated Call – Use Case

**1. If Customer Accepted**

Saat customer menerima call request, agent dapat langsung menekan ikon telepon untuk memulai panggilan. Jika panggilan berhasil terhubung, agent dapat mengatur percakapan melalui call window seperti biasa.

ℹ️ **Info:** Setelah customer memberikan izin, bisnis diperbolehkan melakukan maksimal **5 panggilan** ke nomor tersebut dalam jangka waktu **24 jam**.

**2. If Customer Accepted but Missed the Call**

Jika customer sudah menyetujui call request namun tidak menjawab saat agent melakukan panggilan, sistem akan mencatatnya sebagai **missed call**. Dalam situasi ini, agent dapat:

* Mengirim pesan untuk menanyakan ketersediaan customer
* Mencoba melakukan panggilan ulang selama **izin masih berlaku** (hingga 7 hari sejak disetujui)
* Jika customer tetap tidak merespons, izin akan kedaluwarsa dan agent perlu mengirimkan **request baru**

**3. If Customer Declined**

Jika customer menolak call request, sistem akan memberikan notifikasi kepada agent. Dalam kasus ini:

* Agent **tidak diperbolehkan** melakukan panggilan tanpa mendapatkan izin baru
* Jika diperlukan, agent dapat mengirimkan **request ulang** sesuai batasan yang berlaku (maksimal 1x per 24 jam dan 2x per 7 hari)

***

#### Incoming Call Outside Business Hours

Saat customer mencoba melakukan panggilan ke bisnis di luar jam kerja yang telah ditentukan, sistem akan secara otomatis menampilkan **popup notifikasi** seperti berikut:

<figure><img src="/files/C2qSFH928NXby1403V4U" alt="" width="188"><figcaption></figcaption></figure>

**🪧 Popup akan menampilkan:**

* **Jadwal call berikutnya** yang tersedia (Next available call hours)
* **Pesan penolakan otomatis**:

  > *“We are currently unavailable because it’s outside our calling hours. Please request a callback and we’ll get back to you as soon as possible.”*

**🔁 Opsi untuk customer:**

1. **Request a Callback**\
   Jika customer memilih opsi ini, maka:
   * Bisnis akan mendapatkan permintaan callback.
   * **Call permission akan otomatis diberikan** tanpa perlu request manual lagi.
2. **Chat with this Business**\
   Mengarahkan customer ke mode chat biasa.


# Ticket

Sistem ticketing adalah feature yang dirancang untuk mengelola permintaan dan masalah dari customer secara efisien. Dengan sistem ini, setiap interaksi dengan customer dapat dicatat dalam bentuk tiket, yang memungkinkan tim untuk melacak, mengelola, dan menyelesaikan masalah dengan lebih terstruktur.

**Fungsi:**

* **Pengelolaan Permintaan**: Memudahkan tim dalam menerima dan mengelola permintaan dari customer, memastikan tidak ada yang terlewat.
* **Prioritas dan Status**: Setiap tiket dapat diberi prioritas dan status yang berbeda, membantu tim untuk fokus pada masalah yang paling mendesak.
* **Kolaborasi Tim**: Memungkinkan anggota tim untuk berkolaborasi dalam menyelesaikan tiket, dengan fitur komentar dan riwayat pembaruan.
* **Pelacakan dan Laporan**: Menyediakan data dan laporan yang berguna untuk analisis kinerja tim dan kepuasan customer.

***

### Submenu

1. **Product** Halaman untuk mengelola produk yang tersedia, termasuk menambah, mengedit, atau menghapus produk. Untuk detail lebih lanjut, kunjungi [Page Product](/order/products)
2. **Template** Halaman untuk membuat dan mengelola template tiket, mempercepat proses pembuatan tiket. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi [Page Template.](/chat/ticket/ticket-board)
3. Board untuk melihat dan mengelola tiket dalam format kanban, memudahkan pemantauan status dan kolaborasi tim.  Fitur ini mendukung **Multiple Board**, memungkinkan Kamu membuat lebih dari satu board untuk mengelompokkan tiket berdasarkan divisi, proyek, atau alur kerja yang berbeda. Ini memberikan fleksibilitas lebih dalam mengatur dan memantau tiket secara paralel.[Page Ticket Board](/chat/ticket/ticket-board)
4. **Create Ticket** Fitur untuk membuat tiket baru dengan cepat. Anda dapat mengisi informasi yang diperlukan dan memilih produk. Untuk detail lebih lanjut, kunjungi [Page Create Ticket.](/chat/ticket/create-ticket)

#### Tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://www.youtube.com/watch?v=XwdagCsHvFA>" %}


# Template

**Deskripsi Singkat:** Fitur **Template** memungkinkan Kamu menambahkan field tambahan yang akan ditampilkan saat membuat tiket. Template ini dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan bisnis, seperti pesanan, masalah teknis, dan lainnya. Dengan template, tiket dapat berfungsi lebih dari sekadar pesanan, tetapi juga membantu berbagai kebutuhan bisnis lainnya.

### Langkah-langkah Membuat Template Tiket:

1. **Akses Tab Template**&#x20;
   * Dari navbar kiri, klik tab **Ticket**. Ini akan menampilkan beberapa opsi: **View Ticket**, **Template**, dan **Product**. Pilih tab **Template**.
2. **Membuat Template Baru**&#x20;
   * Klik tombol **Create Template** untuk membuat template baru.
3. **Pop-up Create Template** Akan muncul pop-up dengan dua sisi:
   * **Sisi Kiri**: Berisi judul, rekomendasi field dan field yang sudah Anda tambahkan.
     * Terdapat preset template yang dapat digunakan “Quick Start with Template” dengan preset seperti order atau order issue.
     * Setelah memilih tipe field, selain memasukkan nama field, sekarang Anda bisa memasukkan default value-nya (opsional).
   * **Sisi Kanan**: Berisi tipe field yang dapat ditambahkan. Tipe field yang tersedia:
     * **Text**: Untuk teks normal, bisa berupa huruf atau angka.
     * **Number**: Hanya bisa diisi dengan angka.
     * **Date**: Akan muncul panel tanggal.
     * **List Option**: Untuk membuat pilihan dropdown.
     * **Price**: Untuk menambahkan harga seperti ongkir atau COD, yang akan dihitung otomatis dengan harga produk.
4. **Isi Judul**&#x20;
   * Masukkan judul untuk template Kamu.
5. **Menambahkan Field ke Template**&#x20;
   * Untuk menambahkan field, klik tombol **+** pada salah satu field yang tersedia. Field tersebut akan muncul di sisi kiri.
6. **Mengatur Field**
   * Centang tombol **Required** jika field harus diisi (mandatory).
   * Untuk menghapus field, klik tombol **Delete** atau ikon tempat sampah.
7. **Mengatur List Option**
   * Saat menambahkan **List Option**, secara default akan muncul dua opsi. Kamu perlu mengisi nama untuk kedua opsi tersebut.
   * Jika ingin menambahkan opsi tambahan, klik tombol **Tambah Pilihan**. Ini akan menambahkan opsi ketiga.
   * Kamu dapat mengisi nama untuk opsi ketiga tersebut. Jika Kamu tidak ingin menambahkannya, cukup klik **X** di sisi kanan opsi tersebut untuk menghapusnya.
   * **Penting**: Minimal harus ada dua opsi dalam **List Option**. Kamu hanya dapat menghapus opsi tambahan (opsi ketiga dan seterusnya), sedangkan dua opsi pertama tidak dapat dihapus.
8. **Selesaikan Pembuatan Template**&#x20;
   * Setelah menambahkan semua field yang dibutuhkan, klik tombol **Create**.
9. **Lihat Template**&#x20;
   * Template baru Kamu akan muncul di daftar template yang Kamu miliki.
10. **Menjadikan Template Sebagai Default**&#x20;
    * Jika Kamu ingin menjadikan template yang baru saja Kamu buat sebagai default, cukup klik pada template tersebut. Template yang Kamu pilih akan menjadi default dan diberi tanda default.

#### Tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://www.youtube.com/watch?v=XwdagCsHvFA>" %}


# Ticket Board

Ticket Board adalah alat manajemen visual yang memungkinkan Anda untuk mengelola dan memantau tiket dengan lebih efisien. Dengan menggunakan tampilan kanban, Anda dapat melihat status tiket secara real-time, memudahkan kolaborasi antar tim, dan memastikan bahwa setiap tiket ditangani sesuai prioritasnya. Board ini membantu Anda untuk:

* **Mengorganisir Tiket**: Setiap tiket dikelompokkan berdasarkan statusnya, sehingga Anda dapat dengan mudah melihat tiket mana yang sedang dalam proses, menunggu, atau telah selesai.
* **Memprioritaskan Tugas**: Dengan informasi prioritas yang jelas, Anda dapat fokus pada tiket yang paling mendesak dan memastikan bahwa masalah customer ditangani dengan cepat.
* **Melacak Aktivitas**: Anda dapat melihat riwayat pembaruan dan komentar dari anggota tim lainnya, sehingga semua orang tetap terinformasi tentang perkembangan tiket.
* **Menambahkan dan Mengubah Status**: Anda dapat dengan mudah menambahkan status baru, mengubah nama status yang ada, atau menghapus status yang tidak diperlukan, memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan tiket.

<figure><img src="/files/IOOgU4rzwXbzSlwmjrVj" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

***

### **#1 Filter,Short & Search**

* **Filter**: Anda dapat memfilter tiket berdasarkan:
  * Created Date
  * Priority
  * Created By
  * Assignee
* **Short**: Anda dapat mengurutkan tiket berdasarkan:
  * Newest Created Date
  * Oldest Created Date
  * Update Recently
  * Urgent First
* **Search Tiket**: Fitur pencarian untuk menemukan tiket tertentu.

### **#2 Display Ticket Card**

Setiap card tiket yang ditampilkan memiliki informasi berikut:

* **Priority**: Menunjukkan tingkat prioritas tiket.
* **Pin Message**: Ditandai dengan logo pin berwarna biru, kartu ini akan ditempatkan paling atas dalam status tersebut jika dipin.
* **Tanggal Pembuatan**: Menunjukkan kapan tiket dibuat.
* **Human Agent yang Di-assign**: Menampilkan nama agen yang menangani tiket.
* **Total Harga**: Menampilkan total harga (produk + tipe price field), tetapi hanya akan muncul jika ada produk dalam tiket tersebut. Jika tidak ada, harga tidak akan ditampilkan.

### **#3 Detail Ticket**

* Dengan mengklik salah satu kartu tiket, halaman detail tiket akan terbuka.
* **Pin Chat**: Klik logo pin di sebelah kanan judul; jika aktif, logo akan berwarna biru.
* **Menambahkan Produk atau Attachment**: Klik tombol **Add** di bawah judul.
* **Activity**: Di bagian bawah sisi kiri, Anda dapat melihat aktivitas yang dikategorikan sebagai:
  * **Comment**: Komentar yang dikirimkan oleh human agent lainnya.
  * **History**: Riwayat pembaruan tiket.
* **Order Details**: Di sisi kanan, Anda dapat melihat detail order yang berisi produk apa saja pada tiket tersebut, tipe price, dan grand total.
* **More Details**: Informasi tambahan yang dapat dilihat:
  1. **Created By**: Siapa yang membuat tiket.
  2. **Assign To**: Human agent yang menangani tiket ini.
  3. **Link Conversation**: Menampilkan nama dan nomor telepon customer, serta tombol **View Conversation** yang akan mengarahkan Anda ke percakapan dengan customer tersebut.

### **#4 Status**

* **Menambahkan Status**: Pergi ke sisi paling kanan dan klik tombol paling kanan. Anda akan diminta untuk memasukkan nama status dan dapat mengganti warna status dengan mengklik logo warna di sebelah kiri judul status. Setelah itu, klik **Add**.
* **Mengubah Nama Status**: Klik judul status untuk mengubah namanya. Untuk mengubah warna, klik tombol tiga titik dan pilih **Change Colour**. Untuk menghapus, klik tiga titik dan pilih **Delete**.
* **Mengubah Urutan Status**: Anda dapat mengubah urutan status dengan drag and drop judulnya ke tempat yang diinginkan.

### **#5 Tampilan Board**

* Tampilan board dapat diubah ke **List View** dengan tombol **List View**.
  * Dalam tampilan list, setiap tiket menampilkan informasi yang kurang lebih sama seperti di kanban board, dengan tambahan informasi **Last Update** di sebelah tanggal pembuatan.
  * Jumlah tiket yang ditampilkan dapat diubah dalam satu halaman (10, 25, 50), dengan default 10. Untuk mengubah, klik tombol **Showing** di kiri bawah.

### **#6 Quick Update Ticket**

### Quick Update Ticket

1. **Akses Kartu Tiket**
   * Temukan tiket yang ingin Anda perbarui di daftar tiket yang tersedia.
2. **Arahkan Cursor**
   * Arahkan cursor Anda ke bagian yang ingin diubah, seperti status, prioritas, atau assignee.
3. **Klik dan Pilih Perubahan**
   * Setelah cursor berada di bagian yang diinginkan, klik untuk membuka opsi perubahan.
   * Pilih perubahan yang ingin Anda lakukan dari menu yang muncul.

***

#### Tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://www.youtube.com/watch?v=XwdagCsHvFA>" %}


# Multiple Board

Fitur ini memungkinkan Kamu membuat **lebih dari satu board** untuk mengelompokkan tiket berdasarkan divisi, proyek, atau alur kerja tertentu. Dengan adanya multiple board, pengelolaan tiket menjadi lebih fleksibel dan terstruktur, khususnya untuk tim yang menangani beberapa lini kerja secara paralel.

Setiap board memiliki **template tiket yang terpisah**, sehingga Kamu dapat menyesuaikan format dan informasi tiket sesuai kebutuhan masing-masing board.

<figure><img src="/files/Gqy56ZdY7VV1c3HKWCPk" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### A. Menambahkan Board Baru

1. Pada halaman **Ticket Board**, di sebelah kiri kolom pencarian, terdapat dropdown yang menampilkan board aktif saat ini.
2. Secara default, board pertama akan diberi nama **"Default Board"**.
3. Untuk membuat board baru:
   * Klik dropdown board.
   * Pilih opsi **Create New Board**.
   * Beri nama board baru, lalu klik **Create**.
   * Board baru akan langsung dibuat dan bisa digunakan.

### B. Berpindah antar Board

* Untuk mengganti board yang sedang digunakan:
  * Klik dropdown board, lalu pilih board yang ingin Kamu akses.

### C. Mengedit atau Menghapus Board

1. Klik dropdown board, lalu pilih opsi **Edit**.
2. Di halaman edit, Kamu dapat:
   * **Rename** board dengan mengganti nama yang ada.
   * **Delete** board yang tidak lagi digunakan.
3. Setelah selesai melakukan perubahan, klik **Save**.

### D. Mengatur Template Tiket per Board

1. Masuk ke halaman **Setting**, lalu pilih **Ticket Setting**.
2. Di bagian atas kiri (sebelah kiri kolom search), terdapat **dropdown board**.
3. Pilih board yang ingin Kamu atur.
4. Setelah board dipilih, Kamu bisa:
   * **Membuat template baru** khusus untuk board tersebut.
   * **Menetapkan default template** yang akan digunakan saat membuat tiket di board tersebut.

     <figure><img src="/files/5d66vzSN88hN0GPpfHGr" alt=""><figcaption></figcaption></figure>


# Create ticket

Anda dapat membuat tiket dengan dua cara: melalui **Conversation**, yang memungkinkan Anda membuat tiket dengan cepat langsung dari halaman percakapan, atau melalui **Board**, yang memberikan akses lebih terstruktur untuk mengelola tiket.

## #1 Melalui Conversation : Quick Create

<figure><img src="/files/qs8KKRkNjeTEBzqHITx9" alt="" width="299"><figcaption></figcaption></figure>

Langkah-langkah Membuat Tiket dengan Quick Create:

1. **Akses Halaman Conversation**
   * Buka halaman conversation yang sedang Anda gunakan.
2. **Klik Tab Create Ticket**
   * Di sisi kanan, cari dan klik tab **Create Ticket**.
3. Button create template
   * Jika kamu belum memiliki template maka akan ada button create template
   * Ketika di klik maka kamu ada redirect ke page template untuk membuat template
4. **Isi Kolom yang Tersedia**
   * **Template**:
     * Secara otomatis, template default akan terpilih dan ditampilkan dalam bentuk dropdown.
     * Jika ingin mengganti, klik dropdown dan pilih template yang diinginkan.
   * **Judul Tiket**:
     * Judul tiket akan otomatis terisi dengan format “nama customer - nama template”.
     * Contoh: Jika nama customer adalah Hamzah dan menggunakan template Order, maka judulnya akan menjadi “Hamzah - Order”.
   * **Description**:
     * Field ini bersifat opsional untuk diisi.
   * **Field Lainnya**:
     * Field yang ditampilkan akan tergantung pada template yang Anda gunakan.
5. **Menambahkan Produk**
   * **Field Product**:
     * Field ini hanya akan muncul jika Anda telah menambahkan setidaknya satu produk pada fitur Product.
     * Dropdown akan menampilkan produk yang telah Anda buat.
     * Setelah memilih produk, field **Price** dan **Quantity** akan muncul.
       * **Price**: Dapat diubah, dan jika berbeda dari harga yang sudah diinput di fitur Product, akan ada tanda coret.
       * **Quantity**: Secara default akan terisi 1.
   * **Menambahkan Produk Lainnya**:
     * Klik tombol **Add Product** untuk menambahkan produk tambahan.
   * **Order Summary**:
     * Setelah memilih produk, akan muncul tampilan order summary yang menunjukkan nama produk, quantity, dan tipe field price jika ada di template, serta grand total dari semua produk yang ditambahkan.
6. **Melihat Informasi Tambahan**
   * Klik **View More** untuk melihat informasi tambahan yang bisa diubah pada tiket yang akan dibuat.
   * **Isi Informasi Tambahan**:
     * **Status**: Secara default, status akan memilih status paling kiri di kanban board Anda.
     * **Priority**: Berisi pilihan low, medium, high, urgent; secara default akan menggunakan medium.
     * **Assign To**: Human agent yang akan diassign pada tiket ini (opsional).
     * **Attachment**: Field ini bersifat opsional.
7. **Menggunakan Fitur Fill by AI**
   * Anda dapat melewati langkah-langkah manual di atas dengan menggunakan fitur **Fill by AI**.
   * AI akan mengisi semua field yang ada berdasarkan informasi yang didapat dari conversation.
8. **Mereset Semua Tulisan**
   * Jika perlu, klik tombol tempat sampah untuk mereset semua tulisan yang telah diisi.
9. **Klik Button Create**
   * Setelah semua informasi diisi dan Anda merasa sudah oke, klik tombol **Create**.
10. **Preview Tiket**
    * Tiket yang baru dibuat akan muncul preview-nya di bagian bawah pada quick create ticket di conversation tersebut.
    * Anda juga dapat melihat tiket di board melalui tab **View Ticket**.

## #2 Melalui Ticket Board&#x20;

<figure><img src="/files/Utf8sAMphAIm9gUuNE7S" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Langkah-langkah Membuat Tiket Melalui Board:

1. **Akses Tab Ticket**
   * Klik tab **Ticket** dari navbar kiri. Ini akan menampilkan beberapa opsi: **View Ticket**, **Template**, dan **Product**. Pilih **View Ticket**.
2. **Klik Create Ticket**

   * Setelah berada di halaman View Ticket, klik tombol **Create Ticket**.

   <figure><img src="/files/moQml5crTacCf17gfzo8" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>
3. **Isi Kolom di Sisi Kiri**
   * **Template**:
     * Bagian ini akan otomatis terisi dengan template default, tetapi Anda dapat menggantinya jika diperlukan.
   * **Judul Tiket**:
     * Field ini bersifat mandatory (wajib diisi).
   * **Description**:
     * Field ini bersifat opsional untuk diisi.
   * **Field Lainnya**:
     * Field yang ditampilkan akan tergantung pada template yang Anda gunakan.
4. **Isi Kolom di Sisi Kanan**
   * **Status**:
     * Secara default, status akan memilih status yang ada paling kiri di kanban board Anda.
   * **Priority**:
     * Berisi pilihan low, medium, high, urgent; secara default akan menggunakan medium.
   * **Link Conversation**:
     * Klik dan pilih chat mana yang akan dihubungkan. Anda juga dapat melakukan pencarian untuk menemukan chat yang diinginkan.
   * **Product**:
     * Klik tombol **+ Product** untuk menambahkan produk. Pilih produk yang ingin ditambahkan.
     * Setelah memilih produk, Anda dapat mengubah **Price** dan **Quantity**.
     * Jika ingin menghapus produk, klik tombol **X** di samping produk tersebut.
   * **Attachment**:
     * Anda dapat menambahkan lampiran dengan cara drag and drop file atau dengan menggunakan opsi browse untuk memilih file dari perangkat Anda.
5. **Klik Button Create**
   * Setelah semua informasi diisi dan Anda merasa sudah siap, klik tombol **Create** untuk menyimpan tiket.
6. **Tiket Akan Muncul di Board Anda**
   * Setelah tiket berhasil dibuat, tiket tersebut akan dapat dilihat di board Anda, sehingga dapat mengelola dan memantau status tiket dengan lebih mudah.

#### Tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://www.youtube.com/watch?v=XwdagCsHvFA>" %}


# Ticket Integration

### Label Integration

Label integration Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memasangkan atau menghapus label secara otomatis ketika terjadi pembaruan pada tiket. Ini membantu dalam pengelolaan tiket yang lebih efisien dan terorganisir.

#### Langkah-langkah Mengatur feature label integration pada Tiket:

1. **Masuk ke Bagian Ticket Setting**
   * Akses pengaturan tiket melalui menu yang tersedia.
2. **Pilih Template**

   * Di halaman **Ticket Template**, pilih template milik Anda yang ingin diatur, lalu klik **Integration**.

   <figure><img src="/files/J6gO8iJFOaWNMYIQx7y1" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>
3. **Aktifkan Label**
   * Pilih opsi **Label**, lalu klik **Active**. Setelah itu, klik **Setting** untuk melanjutkan.
4. **Halaman Label Setting**
   * Di halaman **Label Setting**, Anda dapat mengonfigurasi penugasan label otomatis untuk tiket berdasarkan berbagai pemicu:

     * **On Create**: Ketika tiket dibuat, label yang Anda pilih akan dipasangkan secara otomatis.
     * **On Update**: Ketika tiket diperbarui, label yang Anda pilih akan dipasangkan secara otomatis.
     * **On Delete**: Ketika tiket dihapus, label yang Anda pilih akan dihapus secara otomatis.

     <figure><img src="/files/bnxpLb7E9t6djZpHX8UA" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>
5. **Memilih Label**
   * Pada halaman label setting tersebut, di setiap kondisi (On Create, On Update, On Delete), Anda dapat memilih label mana saja yang ingin ditambahkan atau dihapus.
6. **Simpan Perubahan**
   * Setelah selesai mengatur label sesuai kebutuhan, klik **Save Changes** untuk menyimpan pengaturan yang telah Anda buat.


# Flow

Fitur **Conversation Mode Flow** memungkinkan pengguna mengatur alur percakapan secara otomatis, memberikan fleksibilitas dalam mengelola interaksi dengan customer. Dengan fitur ini, Kamu dapat membuat alur percakapan yang kompleks berdasarkan berbagai kondisi yang ditentukan.

### Setup Flow

1. Masuk ke Setting
   * Akses menu **Setting**, lalu pilih bagian **Flow**.

     <figure><img src="/files/XE5lBEgnM0t4NklH5JNz" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
2. Klik Button Create Flow
   * Pada tab **Flow**, klik tombol **Create Flow** untuk membuat alur baru.
3. Start Point
   * Setelah masuk, akan muncul satu card bernama **Start Point** sebagai titik awal alur percakapan.

     <figure><img src="/files/WNiNJpNzSHYGYN04712i" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
4. Menambahkan Kondisi
   * Klik tombol **Plus (+)** untuk menambahkan kondisi baru.
   * Kamu dapat menambahkan sebanyak mungkin kondisi sesuai kebutuhan.
   * Beberapa kondisi yang tersedia:
     * **First Message Text**: Memeriksa apakah pesan pertama mengandung teks tertentu. Masukkan kalimat yang relevan.
       * **Gunakan tanda `|` untuk memisahkan beberapa kata.**\
         Contoh: `halo | apa kabar | product apa`
     * **First Message Time**: Memeriksa apakah pesan pertama dikirim dalam rentang waktu tertentu. Masukkan waktu yang diinginkan.
5. Pembuatan Card Alur
   * Setelah memilih kondisi, sistem akan otomatis membuat dua card:
     * **Card Kondisi** (misal: First Message Text)
     * **Card Else** (jika kondisi tidak terpenuhi)
6. Memilih Alur Lanjutan
   * Setelah kondisi dibuat, Kamu dapat memilih alur lanjutan berupa:
     * **Action**:
       * **Label Conversation**: Menambahkan label pada percakapan.
       * **Add Collaborator**: Menambahkan kolaborator ke percakapan.
       * **Send Message**: Mengirim pesan otomatis.
       * **Jump to Action**: Melompat ke aksi lain dalam alur.
     * **Condition**: Menambahkan kondisi tambahan untuk percabangan.
       * ⚠️ *Perlu diperhatikan bahwa Prioritas kondisi dilakukan dari kiri ke kanan sesuai urutan posisi pada flow.*&#x20;
       * Jadi jika ada lebih dari satu kondisi yang terpenuhi, **hanya kondisi yang paling kiri** yang akan dijalankan terlebih dahulu. Pastikan posisi kondisi sudah sesuai dengan logika alur yang kamu inginkan.
     * **Message with Button**: Menampilkan pesan dengan pilihan button di WhatsApp.
     * **End Flow > Assign to AI Agent**: Mengakhiri alur dengan menetapkan ke AI Agent dan bisa menambahkan lebih dari satu human agent.
     * **End Flow > Assign to Human Agent**: Mengakhiri alur dengan menetapkan ke human agent (bisa lebih dari satu).
       * **Fitur Tambahan:**
         * **Assign by Team**
           * Kamu dapat memilih **Team** yang telah Kamu buat sebelumnya.
           * Saat memilih team, seluruh human agent dalam team tersebut akan otomatis ditambahkan tanpa perlu memilih satu per satu.
         * **Menambahkan Nama atau Nomor HP di Pesan**
           * Untuk menampilkan nama atau nomor telepon kontak di pesan otomatis (seperti di *Send Message* atau *Message with Buttons*), cukup tambahkan variabel berikut dalam pesan:

             <figure><img src="/files/YPUx8ozKcEBlgtMj2gBE" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

             * `{{contact.display_name}}` → akan otomatis tergantikan dengan nama kontak
             * `{{contact.phone_number}}` → akan otomatis tergantikan dengan nomor WhatsApp kontak\
               Contoh penggunaan:
         * **Skip Last AI Agent Response**
           * Ketika opsi ini **diaktifkan**, AI Agent **tidak akan merespons pesan terakhir dari user** sebelum alur flow berakhir.
           * Cocok digunakan jika Kamu ingin menghindari respons otomatis yang tidak relevan di akhir flow

             <figure><img src="/files/313OsJa24rWaikC3pWsl" alt="" width="256"><figcaption></figcaption></figure>
7. Simpan Flow
   * Setelah alur selesai dibuat, klik **Save** untuk menyimpan flow.
8. Mengaktifkan Flow pada Inbox
   * Pergi ke halaman **Inbox** dan pilih inbox yang ingin di-setup flow.
   * Di bagian atas halaman inbox, klik tombol **Flow**.
   * Pada tab **Flow**, di bagian **Select Flow**, pilih flow yang sudah Kamu buat. Lalu klik update
   * Flow akan aktif untuk inbox tersebut.

     <figure><img src="/files/sk4JYJzHBJEnLVgM6FBB" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### Perilaku Saat Percakapan Di-Resolve

Jika sebuah **percakapan di-Resolve**, maka saat customer mengirim pesan lagi, alur **Flow akan dimulai kembali dari awal** (Start Point).\
Ini memastikan percakapan lama diperlakukan sebagai sesi baru dan tetap mengikuti logika alur yang telah Kamu setup.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://youtu.be/Srv5bKyYhEE>" %}


# Customer Satisfaction Score (CSAT)

Fitur ini memungkinkan Kamu mengirimkan link review ke customer secara otomatis setelah percakapan diselesaikan (resolve) oleh agent. Dengan mengaktifkan CSAT, Kamu dapat mengumpulkan feedback dari customer dengan lebih mudah.

### Mengaktifkan CSAT

1. Pergi ke Halaman Inbox
   * Akses halaman **Inbox** dari menu utama.
2. Pilih Salah Satu Inbox
   * Pilih inbox yang ingin Kamu aktifkan CSAT-nya.
3. Aktifkan Toggle CSAT
   * Scroll ke bagian paling bawah hingga menemukan opsi **CSAT**.
   * Aktifkan toggle untuk menghidupkan fitur ini

     <figure><img src="/files/OsUOgDiIHvZ2JAhGZUhX" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
4. Klik Update
   * Setelah toggle aktif, klik **Update** untuk menyimpan perubahan.

### Setting CSAT

1. Pergi ke Setting
   * Masuk ke menu **Setting** dari dashboard utama.
2. Pilih Menu CSAT
   * Di dalam Setting, pilih tab **CSAT**.

     <figure><img src="/files/goqNHUtb8HMkaZiQ26gx" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. Ubah CSAT Page Message
   * Default pesan adalah **"How was your experience?"**.

     <figure><img src="/files/qOheBqnwSCnrWTftMEq0" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
   * Untuk mengubahnya, edit langsung di text box yang tersedia.

     <figure><img src="/files/RKwuY3RvphLmHZFklFlC" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
   * Feedback Page Message digunakan untuk **menyesuaikan pesan yang tampil di halaman rating** setelah customer klik link review.
4. Ubah Request Message.
   * Default pesan adalah **"Thank you for contacting us. Please rate your experience with us by clicking on the link below."**
   * Kamu bisa mengubah isi pesan yang akan dikirimkan ke customer. Link untuk review CSAT akan otomatis ditambahkan di bawah pesan ini.

     <figure><img src="/files/RKwuY3RvphLmHZFklFlC" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

* Pesan ini **otomatis dikirim saat human agent resolve conversation dalam waktu 24 jam**.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://www.youtube.com/watch?v=6Ae8TeKXXys>" %}


# AI Send Image & File

AI dapat mengirimkan gambar maupun file sebagai bagian dari respons otomatis ke customer. Fitur ini berguna untuk membagikan pricelist, katalog produk, panduan penggunaan, atau dokumen lainnya secara langsung lewat chat.

Kamu bisa mengatur konten media ini melalui **Knowledge Source atau pun welcome message**, dan AI akan mengirimkannya berdasarkan konteks pertanyaan customer.

👉 Untuk cara mengirim **gambar**, [cek di sini](/chat/ai-send-image-and-file/ai-send-image)\
👉 Untuk cara mengirim **file**, [Cek di sini](/chat/ai-send-image-and-file/ai-send-files)


# AI Send Image

Fitur ini memungkinkan AI Anda mengirim gambar ke customer secara otomatis, seperti pricelist, katalog, atau media lainnya. Ada dua cara untuk mengatur fitur ini: melalui **Knowledge Source** atau **Welcome Message**.

### **Langkah-langkah mengatur AI dapat mengirim gambar.**

### **Cara 1: Melalui Knowledge Source**

<figure><img src="/files/8kCHuNIXDMqDF1Tgq8eD" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**A. Upload Langsung dari Komputer**

Gunakan cara ini jika kamu ingin langsung mengambil file dari perangkat kamu.

1. Masuk ke halaman **AI Agent**, lalu pilih tab **Knowledge Source**.
2. Pilih tab **Text** dan buka tab tempat kamu ingin menyisipkan gambar.
3. Klik ikon gambar 🖼️ di toolbar editor (lihat gambar di atas).
4. Pilih opsi **Upload from computer**.
5. Pilih gambar dari komputer kamu.
6. Gambar akan langsung masuk ke area teks dan bisa diedit posisinya.
7. Simpan tab seperti biasa.

### **Cara 2: Melalui Welcome Message**

Cocok untuk menyambut customer baru dengan gambar, seperti katalog atau promo.

1. **Halaman AI Agent:**\
   Masuk ke halaman AI Agent dan pada bagian **Welcome Message**.
2. **Upload gambar:**\
   Klik tombol **Upload Gambar**, pilih gambar yang ingin dikirim (contoh: promo terkini), lalu upload.
3. **Dapatkan link gambar:**\
   Setelah upload selesai, copy **link gambar** yang diberikan.
4. **Masukkan ke Welcome Message:**\
   Paste link tersebut di kolom input **Welcome Message**.
5. **AI menyapa otomatis:**\
   Ketika customer pertama kali menghubungi Anda, AI akan langsung mengirimkan gambar tersebut beserta pesan sambutan.


# AI Send Files

### **Langkah-langkah mengatur AI dapat mengirim Files** (image, video, pdf)**.**

<figure><img src="/files/8kCHuNIXDMqDF1Tgq8eD" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

1. Pada knowledge source text
2. Klik ikon  🖼️ lalu pilih opsi **Get file URL link**.
3. Akan muncul popup upload:

* Kamu bisa **drag & drop** gambar atau klik untuk **select file**.

<figure><img src="/files/UAPYsUhVBi5BQqJk79L4" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

3. Setelah file berhasil diupload, kamu akan mendapatkan link dari file milik kamu.
4. Copy link tersebut.
5. Paste link ke dalam teks dengan format yang natural,


# Old Analytics

Halaman **Analytics** di Cekat AI memberikan gambaran umum terkait performa layanan kamu, yang terbagi ke dalam tiga kategori utama: **Conversation**, **AI Agent**, dan **Human Agent**. Masing-masing kategori menyajikan metrik dan data yang relevan untuk membantu kamu memahami bagaimana sistem bekerja, serta bagaimana pengguna berinteraksi dengan layanan yang tersedia.

Fitur ini dirancang untuk mempermudah kamu dalam memantau dan mengevaluasi kinerja secara keseluruhan. Melalui halaman ini, kamu dapat melihat ringkasan dari setiap kategori analytics, sementara detail lebih lanjut dan insight mendalam dapat ditemukan di halaman sub-kategori yang tersedia.


# Conversation Analytics

Halaman **Conversation** menampilkan performa dari setiap *conversation* yang terjadi di Cekat AI. Kamu dapat memanfaatkan berbagai filter seperti tanggal, label, dan inbox untuk mempersempit data yang ditampilkan sesuai kebutuhan analisis kamu.

#### Berikut adalah beberapa metrik utama yang tersedia di halaman ini:

### **A. Total Conversation**

Disajikan dalam bentuk *line chart*, metrik ini menunjukkan jumlah *conversation* yang terjadi dalam periode tertentu. Data yang ditampilkan merupakan jumlah *unique conversation* per customer atau Monthly Active Users (MAU), sehingga kamu bisa melihat seberapa banyak customer yang berinteraksi dengan layanan kamu.

### **B. Peak Chat Hour**

Juga ditampilkan dalam bentuk *line chart*, metrik ini membantu kamu mengidentifikasi jam-jam sibuk, yaitu periode waktu di mana volume pesan yang masuk paling tinggi.

### **C. Returning Rate**

Disajikan dalam bentuk *pie chart*, metrik ini memperlihatkan perbandingan antara customer baru (*first-time customer*) dengan customer yang kembali melakukan *conversation* (*returning user*). Cocok untuk mengevaluasi retensi pengguna.

### **D. Resolution Rate**

Menggunakan *pie chart*, metrik ini menunjukkan persentase *conversation* yang berhasil diselesaikan oleh AI dibandingkan dengan yang ditangani oleh agen manusia. Ini berguna untuk menilai efektivitas AI dalam menghandle customer.

### **E. Conversation Source**

Ditampilkan dalam bentuk *pie chart*, metrik ini memperlihatkan sumber *conversation* terbanyak, seperti dari Tokopedia, WhatsApp, Messenger, dan lainnya. Dengan informasi ini, kamu bisa memahami kanal komunikasi mana yang paling aktif digunakan oleh customer.


# AI Agent Analytics

Halaman **AI Agent** menampilkan analytics performa dari AI milik kamu di Cekat. Di sini, kamu dapat memantau bagaimana AI agent merespons *conversation*, seberapa efektif kinerjanya, serta seberapa banyak interaksi yang berhasil ditangani tanpa perlu eskalasi ke agen manusia. Data pada halaman ini dapat difilter berdasarkan tanggal dan ditampilkan per AI Agent yang tersedia.

#### **Berikut adalah metrik-metrik utama yang dapat kamu temukan di halaman ini:**

### **A. AI Message Usage**

Menggunakan *line chart*, metrik ini menampilkan dua garis utama: jumlah *AI credit use* dan jumlah *AI message send*. Dari sini, kamu juga dapat melihat rata-rata penggunaan kredit per pesan (*Average Credit Use Per Message*), yang berguna untuk mengevaluasi efisiensi penggunaan AI.

### **B. Agent Handoff Rate**

Disajikan dalam bentuk *bar chart*, metrik ini menunjukkan persentase *conversation* yang dialihkan dari AI ke agen manusia. Semakin rendah nilainya, berarti AI mampu menangani lebih banyak *conversation* secara mandiri. Sebaliknya, semakin tinggi, maka semakin banyak interaksi yang memerlukan campur tangan manusia.

### **C. AI Accuracy Rate (To Be Development)**

Metrik ini akan diambil dari *Customer Satisfaction Score (CSAT)* setelah AI melakukan auto-resolve terhadap *conversation* yang tidak dibalas oleh pelanggan dalam waktu tertentu. Dalam kasus ini, sistem akan mengirimkan link penilaian kepada pelanggan. Hasilnya akan ditampilkan dalam bentuk skor bintang (hingga 5 bintang) lengkap dengan ulasan pelanggan, untuk membantu kamu menilai kepuasan terhadap kinerja AI.

### **D. Frequently Asked Questions**&#x20;

Fitur ini akan menganalisis pesan-pesan yang masuk dan mengidentifikasi pertanyaan yang paling sering diajukan oleh pelanggan. Dari hasil analisis tersebut, kamu akan mendapatkan *insight* mengenai topik-topik yang paling banyak menarik perhatian pengguna, serta bisa melihat contoh *message* yang berkaitan.

### **E.** Business Report Analysis

Fitur **Business Report Analysis** memungkinkan kamu menghasilkan laporan bisnis yang komprehensif berdasarkan percakapan dengan customer. Analisis ini dilakukan oleh AI dan dapat disesuaikan dengan kata kunci atau instruksi tertentu untuk memahami insight seperti kepuasan, keluhan, dan respons umum pelanggan. [cek disini](/chat/old-analytics/ai-agent-analytics/business-report-analysis)


# Business Report Analysis

<figure><img src="/files/16dIMmqdFbMpQdPXPxmt" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

#### Langkah-langkah:

1. Masuk ke halaman **Analytics**.
2. Pilih tab **AI Agent**.
3. Scroll ke bawah hingga menemukan bagian **Business Report Analysis**.
4. Klik tombol **Generate Analytics**.
5. Pada popup yang muncul, isi form berikut:

   <figure><img src="/files/M0t9m0b2TAOWPymj6utu" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

   * **Tanggal** – Pilih rentang waktu percakapan yang ingin dianalisis.
   * **Inbox** – Pilih inbox yang ingin kamu analisa.
   * **Classification(kategori analysis)** – Masukkan kata atau kategori yang ingin dianalisa oleh AI, misalnya:\
     `"satisfied"`, `"dissatisfied"`, `"neutral"`
   * **Custom Prompt (Optional)** – Masukkan instruksi tambahan untuk AI, seperti:\
     `"Define classification by customer mood"`
6. Klik **Generate**, dan laporan akan segera dibuat berdasarkan input yang kamu berikan.
7. Setelah kamu klik **Generate**, sistem akan memproses hasil analisis. Jika sudah selesai, klik **View** untuk melihat laporan yang telah dibuat.

   <figure><img src="/files/jeYrm7w6MjSmKBJIRkBt" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
8. Kamu juga bisa mengunduh laporan tersebut dengan klik tombol **Export**.

   <figure><img src="/files/LXfjf8jK5Cjw1XSdaref" alt=""><figcaption></figcaption></figure>


# Human Agent Analytics

Halaman ini menampilkan performa dari human agent berdasarkan berbagai metrik utama seperti CSAT score, average response time, dan agent chat count. Data ini dapat difilter berdasarkan agent tertentu dan rentang tanggal yang dipilih.

### 1. CSAT Score

* CSAT score dihitung dari penilaian yang diberikan oleh customer setelah human agent menghandle dan menyelesaikan (resolve) percakapan.
* Customer dapat memberikan rating berbentuk bintang (1–5) dan juga meninggalkan komentar terkait pengalamannya.

### 2. Average Response Time

* Data ini ditampilkan dalam bentuk bar chart yang memuat tiga metrik utama:
  * **First Response Time**: waktu yang dibutuhkan agent untuk pertama kali membalas customer.
  * **Average Response Time**: rata-rata waktu membalas pesan selama percakapan berlangsung.
  * **Resolve Time**: waktu rata-rata hingga percakapan diselesaikan.

### 3. Agent Chat Count

* Menampilkan jumlah percakapan yang **ter-assign** dan **di-resolve** oleh human agent.
* Jika filter yang digunakan adalah **All Agent**, maka data ditampilkan dalam bentuk **bar chart**.
* Jika hanya memilih satu agent saja, data akan ditampilkan dalam bentuk **line chart** untuk memperlihatkan tren performa agent tersebut.


# New Analytics (session based)

<figure><img src="/files/YmbTnc4B328eXNuVPI72" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Fitur **New Analytics** merupakan pembaruan besar dalam sistem report di Cekat AI. Kini, semua perhitungan berbasis **session**, menggantikan model sebelumnya yang menggunakan **conversation** sebagai dasar pengukuran. Semua metrik seperti performa AI, performa agent, hingga SLA, dihitung berdasarkan **session ID**, yang mencakup interaksi yang ditangani oleh AI maupun oleh agent.

Perhitungan ini hanya berlaku untuk **chat baru yang masuk setelah fitur ini dirilis**. Conversation yang sudah aktif sebelum perilisan tidak akan dihitung dalam session-based analytics sampai conversation tersebut di-*resolve*. Setelah itu, saat customer kembali menghubungi, sistem akan memulai perhitungan dari **Session 1**.

Data analytics lama tetap tersedia sebagai referensi, namun tidak akan diperbarui lagi. Semua data terbaru akan dihitung menggunakan pendekatan **session-based**.

Sebuah **session** akan otomatis dibuat ketika ada conversation baru yang dimulai setelah fitur ini aktif. Penomorannya mengikuti urutan per customer, misalnya **Session 1**, **Session 2**, dan seterusnya.

Pendekatan baru ini membantu memberikan insight yang lebih akurat dan kontekstual untuk menilai performa AI maupun agent dalam menangani customer.


# Session Analytics

**Session Analytics** merupakan bagian utama dari fitur **New Analytics** yang menggunakan pendekatan berbasis *session* sebagai dasar pengukuran. Seluruh metrik yang sebelumnya bergantung pada *conversation* kini dihitung berdasarkan sesi yang dimulai dari interaksi baru, baik yang ditangani oleh AI maupun agent manusia. Tujuannya adalah memberikan insight yang lebih relevan dan mudah ditelusuri terhadap performa sistem maupun tim support kamu.

<figure><img src="/files/qFfqAVVjinDcgOq58Nwu" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

***

**1. First Customer Session**\
Grafik ini menampilkan jumlah sesi yang merupakan interaksi pertama customer dengan bisnis kamu (Session 1). Setiap sesi dihitung otomatis sejak fitur ini diaktifkan, dan hanya berlaku untuk conversation baru. Jika terdapat conversation lama yang masih aktif, maka tidak akan dihitung hingga conversation tersebut di-*resolve* dan customer memulai interaksi baru. Ini mempermudah kamu memantau berapa banyak customer baru yang mulai berinteraksi dalam periode tertentu.

**2. Returning Customer Session**\
Grafik ini menunjukkan total sesi lanjutan dari customer yang sudah pernah melakukan percakapan sebelumnya (dimulai dari Session 2 dan seterusnya). Dengan ini, kamu bisa memisahkan metrik customer baru dan customer yang kembali (returning) dalam satu tampilan. Setiap sesi dihitung berdasarkan riwayat interaksi per customer.&#x20;

**3. Session Source**\
Grafik ini menyajikan distribusi sesi berdasarkan platform asal percakapan, seperti WhatsApp, Instagram, Messenger, dan Live Chat. Data ini divisualisasikan dalam bentuk *pie chart* agar kamu bisa dengan cepat melihat proporsi sumber traffic layanan customer kamu.

**4. Session Resolution Rate**\
Grafik ini membandingkan jumlah sesi yang di resolve oleh AI dengan yang di resolve oleh agent manusia. Dengan melihat rasio ini, kamu bisa mengukur efektivitas ai yang kamu miliki. Apakah AI mampu menangani sebagian besar interaksi, atau lebih banyak yang tetap memerlukan keterlibatan agent.

**5. Session label**\
Menunjukkan jumlah total label yang diberikan ke sesi dalam periode yang dipilih. Setiap sesi bisa memiliki satu atau lebih label seperti “Customer Tertarik”, “Customer Komplain”, atau kategori lain yang kamu buat untuk membantu segmentasi.&#x20;

**6. Session Performance**\
Kartu metrik ini menampilkan durasi rata-rata dari seluruh sesi, terhitung sejak sesi dimulai hingga selesai, baik oleh AI maupun agent. Selain itu, juga disediakan data persentase SLA In dan SLA Out, yang menggambarkan seberapa banyak sesi yang berhasil diselesaikan sesuai dengan waktu target yang ditentukan.&#x20;

**7. Historical MAU**\
Grafik ini menunjukkan jumlah pengguna unik (*Monthly Active Users*) yang aktif dalam rentang tanggal yang dipilih. Setiap user hanya dihitung satu kali dalam satu periode meskipun mereka memulai beberapa sesi. Ini berguna untuk memantau pertumbuhan jumlah pengguna yang benar-benar aktif, bukan hanya jumlah sesi.&#x20;

**8. Session Status**\
Grafik ini menampilkan jumlah sesi berdasarkan status terbarunya, seperti Open, Pending, Assigned, dan Resolved. Visualisasi ini mempermudah kamu dalam melihat seberapa banyak sesi yang masih aktif, menunggu penanganan, atau sudah selesai.&#x20;

**9. Session List**\
Tabel ini memuat daftar lengkap sesi yang terjadi dalam periode yang dipilih. Setiap baris menampilkan detail seperti nama customer, platform, nama inbox, nomor WhatsApp, urutan sesi, status, nama agent yang menangani, waktu pembuatan, waktu diambil alih oleh agent, waktu selesai, durasi sesi yang ditangani AI, durasi sesi yang ditangani agent, status SLA, dan tombol aksi untuk melihat detail sesi tersebut.


# Human Agent Analytics

**Human Agent Analytics** ini menampilkan performance dari human agent berdasarkan session yang telah mereka handle. Semua metrik disusun untuk membantu kamu mengevaluasi kecepatan respon, produktivitas, dan tingkat customer satisfaction terhadap masing-masing agent.

<figure><img src="/files/AYJbJnJdQgldCugexsEN" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

***

**1. Agent Performance Overview**

Bagian ini menunjukkan tiga metrik utama: **First Response Time**, **Average Response Time**, dan **Resolution Time**. Ketiganya dihitung berdasarkan session yang telah ditangani oleh human agent, menggambarkan seberapa cepat agent memberikan respons pertama, merespons pesan selanjutnya, dan menyelesaikan percakapan.

**2. Customer Satisfaction Score**\
Menampilkan **rating** rata-rata dari seluruh customer berdasarkan review yang mereka customer berikan setelah session selesai.&#x20;

**3. Agent Performance Comparison**\
Di bagian ini kamu bisa membandingkan performa semua agent melalui tabel . Masing-masing baris menunjukkan data per agent seperti jumlah sesi yang ditugaskan (**Assigned Session**), sesi yang berhasil diselesaikan (**Resolved Session**), jumlah pesan yang dikirim (**Messages Sent**), hingga metrik waktu seperti **First Response Time**, **Average Response Time**, dan **Average Resolve Time**. Selain itu, kamu juga bisa melihat rasio kepatuhan SLA (dalam bentuk persentase) dan rata-rata rating CSAT masing-masing agent.


# AI Agent Analytics

AI Analytics memberikan ringkasan performa AI agent dalam menjawab pesan customer, mulai dari jumlah pesan yang dikirim, penggunaan kredit, hingga seberapa sering AI berhasil menyelesaikan sesi atau melakukan handoff ke agent manusia. Data ditampilkan dalam bentuk grafik dan tabel yang mudah dipahami, serta bisa difilter berdasarkan tanggal atau inbox tertentu. Kamu juga bisa membandingkan efektivitas tiap AI agent dan mengekspor report untuk analisis lebih lanjut.

<figure><img src="/files/qKd8TzY6H9BBLrE4JqyS" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

***

**1. AI Message Sent**

Bagian ini menampilkan total pesan yang dikirim oleh AI selama periode yang dipilih, divisualisasikan dalam bentuk grafik garis. Kamu bisa melihat tren pengiriman pesan AI berdasarkan jam, misalnya kapan volume pesan sedang tinggi atau rendah.&#x20;

**2. AI Credit Use**

Di sini kamu bisa melihat total kredit AI yang terpakai dalam periode tertentu. Grafik ini membantu memahami seberapa besar pemakaian AI secara keseluruhan. Fitur filter juga tersedia untuk melihat data berdasarkan tanggal atau inbox.

**3. AI Performance Comparison**

Bagian ini menyajikan perbandingan performa antar AI agent dalam bentuk tabel. Kamu bisa melihat jumlah pesan yang dikirim, total kredit yang digunakan, berapa sesi yang ditangani langsung oleh AI, serta seberapa banyak yang perlu dialihkan ke agent manusia. Persentase handoff dan penyelesaian juga ditampilkan untuk memberikan gambaran seberapa efektif setiap AI agent dalam menangani sesi. Data ini berguna untuk evaluasi dan pengambilan keputusan terkait penggunaan AI di tim kamu.


# Customer Journey

Customer Journey merupakan list riwayat event event yang ada di Cekat.AI, yang meliputi 2 kategori yaitu Internal dan Eksternal.&#x20;

* Kategori event Internal meliputi Session Started, Session Ended, Pipeline Changed, Label Removed, Label Added, Agent Human Assigned, Agent Ai Response, Incoming, Outgoing, Agent Ai Response, Agent Human Resolve,&#x20;
* Katergori event Eksternal meliputi page view, CTWA click, button click, dan Form.

## Langkah - Langkah Menuju Customer Journey:

{% stepper %}
{% step %}

### Kamu sudah melakukan event Internal/Eksternal

{% endstep %}

{% step %}

### Klik header bar menu Chat

<figure><img src="/files/SG3d13wNYbRUdAx4Felv" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Klik sidebar menu Contact

<figure><img src="/files/gXhKGrSywe4gR52qf5z7" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Pilih tab Conversation

<figure><img src="/files/T29R8EWFpmrFu0AbW14v" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Pilih salah satu Conversation

<figure><img src="/files/hO8dtA7hr1C7CYnwZXMQ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}

{% step %}

### Pilih icon Customer Journey

<figure><img src="/files/vsF1BPs58yzh9ykbiROG" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
{% endstep %}
{% endstepper %}


# IP Blacklist (Livechat)

Fitur **IP Blacklist** digunakan untuk memblokir pengunjung tertentu agar tidak dapat mengakses **Livechat Widget** di website. Visitor yang diblokir akan menerima blank page saat mencoba membuka Livechat.

Fitur ini hanya berlaku untuk Livechat dan tidak memengaruhi channel lainnya.

#### 1. Block IP from Conversation Panel

Untuk memblokir visitor secara langsung dari percakapan:

<figure><img src="/files/1R2gl9dkELUCenhRPIpK" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Buka percakapan di menu **Chat**.
* Pada panel kanan (**Conversation Details**), lihat bagian **Visitor IP**.
* Klik tombol **Block** di samping IP address.

#### 2. View Blocked IP List

Untuk melihat daftar IP yang sudah diblokir:

<figure><img src="/files/FAJRXWHrZ0tYIp6h3ZzV" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

* Masuk ke menu **Settings**.
* Pilih **IP Blacklist**.
* Pada halaman ini, kamu dapat melihat seluruh daftar IP yang telah diblokir.

Informasi yang ditampilkan:

* IP Address
* Status (Blocked)
* Waktu pemblokiran

#### 3. Unblock IP

Jika ingin membuka blokir:

* Masuk ke **Settings → IP Blacklist**.
* Cari IP yang ingin dibuka blokirnya.
* Hapus IP tersebut dari daftar.

Setelah dihapus, visitor dapat kembali mengakses Livechat.


# SLA Management

Page description (optional)

Fitur ini digunakan untuk membuat aturan SLA (Service Level Agreement) berdasarkan prioritas, waktu respons, dan platform yang digunakan. Setiap inbox hanya dapat terhubung ke satu SLA policy.

***

1. **SLA Policy List**
   * Menampilkan daftar SLA policy yang sudah dibuat.
   * Informasi ditampilkan dalam bentuk tabel:
     * Policy Name
     * Description
     * Connected Platform
     * Active Priorities
     * Default Priority
   * Aksi yang tersedia:
     * Edit Policy
     * Delete Policy
2. **Create Policy**
   * Klik tombol **Create Policy** untuk membuka form.
   * Field yang perlu diisi:
     * **Policy Name** — wajib diisi.
     * **Description** — opsional.
     * **Connected Platform** — multi-select inbox.
       * Satu inbox hanya boleh terhubung ke **satu** policy.
       * Jika inbox sudah dipakai policy lain:
         * Muncul greyed-out.
         * Tidak bisa dipilih.
         * Tooltip: **“Already connected to \[Policy Name]”**
3. **Priority Table Configuration**
   * Setiap policy memiliki 5 tingkat prioritas: None, Low, Medium, High, Urgent.
   * Setiap baris prioritas memiliki komponen berikut:
     * **Active Toggle**
       * Jika **OFF**, seluruh baris terkunci:
         * Tidak bisa memilih default.
         * Tidak bisa mengisi First Response, Response, atau Resolve.
       * Jika **ON**, baris terbuka dan semua field dapat diedit.
     * **Default Priority**
       * Radio button muncul **hanya jika priority active**.
     * **First Response Time**
       * Numeric input + unit selector.
     * **Response Time**
       * Numeric input + unit selector.
     * **Resolve Time**
       * Numeric input + unit selector.
   * Unit selector mendukung 3 satuan:
     * **Minutes**
     * **Hours**
     * **Seconds**&#x20;
4. **Logic Rules**
   * Priority **harus** diaktifkan sebelum waktu SLA bisa diatur.
   * Hanya **1 default priority** boleh dipilih.
   * Setiap time limit (First Response, Response, Resolve) boleh diisi dalam minutes/hours/seconds.
5. Validation **Rules**
   * Wajib mengisi **Policy Name**.
   * Wajib memilih **minimal 1 platform**.
   * Wajib mengaktifkan **minimal 1 priority**.
   * Wajib memilih **1 default priority** dari priority yang aktif.
   * Jika priority aktif → semua field waktu pada baris tersebut harus diisi (mengikuti aturan internal).
   * Jika ada bagian yang belum memenuhi syarat, tampilkan pesan error.
6. **Edit Policy**
   * Membuka form yang sama, pre-filled dengan data lama.
   * Bisa mengubah:
     * Nama policy
     * Deskripsi
     * Inbox yang terhubung
     * Mengaktifkan / mematikan priority
     * Mengubah default priority
     * Mengubah semua SLA time limit
   * Perubahan otomatis diterapkan ke semua platform yang terhubung.
7. **Priority Dropdown di Conversation Sidebar**
   * Dropdown akan **aktif** hanya jika inbox terhubung ke policy.
   * Jika tidak terhubung SLA policy:
     * Dropdown disabled.
     * Tooltip: **“Priority selection unavailable. No SLA policy linked to this inbox.”**
   * Jika terhubung:
     * Hanya priority **aktif** yang muncul di dropdown.
     * Priority yang tidak aktif → disembunyikan.
8. **Default Priority Behavior**
   * Saat session baru dimulai:
     * Sistem otomatis mengisi priority berdasarkan default priority dari policy.
   * Jika agent mengganti priority:
     * SLA timers otomatis mengikuti prioritas baru.
9. **Policy Update & Impact on Analytics**
   * Perubahan policy **tidak mengubah** data SLA historis.
   * Session baru mengikuti policy terbaru.
   * Jika policy dihapus:
     * Inbox tidak akan mencatat data SLA baru.
     * Session setelah penghapusan tidak akan menghasilkan SLA metrics (FRT, RT, Resolve).


# AI Auto Resolve

Fitur ini memungkinkan percakapan yang ditangani oleh AI untuk otomatis di-*resolve* setelah durasi tertentu, tanpa perlu intervensi manual dari agent. Sangat berguna untuk menjaga dashboard tetap bersih dan memastikan metrik resolusi terhitung dengan akurat.

1. **Mengaktifkan AI Auto Resolve**
   * Masuk ke menu **Settings → AI Auto Resolve**.
   * Aktifkan toggle **AI Auto Resolve** di bagian atas.
   * Setelah diaktifkan, percakapan yang dijawab oleh AI akan otomatis di-*resolve* setelah waktu yang kamu tentukan.
2. **Menentukan Durasi Auto-Resolve**
   * Isi field **Auto-Resolve Duration (in minutes)** untuk menentukan jeda waktu sebelum percakapan di-*resolve*.
   * Durasi minimum adalah **5 menit**, dan maksimum **4320 menit (3 hari)**.
   * Contoh: Jika diatur ke 30 menit, maka setelah AI selesai menjawab dan tidak ada aktivitas lanjutan selama 30 menit, sistem akan otomatis menutup percakapan tersebut.
3. **Pengaruh AI Auto Resolve pada Analytics**
   * Hasil auto-resolve akan muncul pada **Session Resolution Rate** di halaman analytics.
   * Kamu dapat membandingkan antara:
     * **Sessions resolved by AI**
     * **Sessions resolved manually oleh human agent**
   * Pie chart ini membantu memahami seberapa efektif AI dalam menutup percakapan secara otomatis.
4. **Catatan Penting**
   * Auto resolve hanya berlaku untuk percakapan yang **ditangani oleh AI**, bukan yang dijawab oleh manusia.
   * Jika user masih membalas pesan sebelum waktu auto-resolve tercapai, timer akan reset.


# Labels

Label digunakan untuk menandai percakapan dan memungkinkan follow-up otomatis berdasarkan label tertentu. Jika percakapan dengan label ini tidak merespons dalam waktu yang ditentukan, AI akan mengirimkan pesan follow-up sesuai pengaturan.

***

## **A. Langkah Membuat Label:**

1. **Akses Tab Label:**
   * Masuk ke tab **Label** di dashboard.
2. **Tambah Label Baru:**
   * Klik tombol **Add Label**.
   * Masukkan nama label.
   * Pilih warna label sesuai keinginan.
   * Klik tombol **Create** untuk menyimpan
3. **Verifikasi Label:**&#x20;
   * Pastikan label sudah tersedia di daftar label.

***

## **B. Menambahkan Label ke Chat:**

### **Cara 1: Secara Manual 1 per 1**

1. **Akses Page Chat:**
   * Pergi ke halaman **Chat**.
2. **Pilih Percakapan:**
   * Buka salah satu percakapan.
3. **Tambahkan Label:**
   * Di tab **Info** pada sisi kanan, klik **Add Label**.
   * Pilih label yang diinginkan.
   * Ulangi langkah ini untuk menambahkan hingga maksimal 5 label.
4. **Buat Label Baru:**
   * Jika klik **Create New Label**, Anda akan diarahkan ke tab **Label** untuk membuat label baru.

### **Cara 2: Batch Add Label**

1. **Akses Halaman Chat:**
   * Pergi ke halaman Chat di dashboard.
2. **Pilih Chat:**
   * Klik tombol Select Chat.
   * Pilih chat yang diinginkan dengan mencentangnya atau klik Select All untuk memilih semua.
3. **Edit Label:**
   * Klik tombol Edit, maka pop-up Edit akan muncul.
   * Centang label yang diinginkan untuk ditambahkan (maksimal 5).
4. **Simpan Perubahan:**
   * Klik Update All untuk menambahkan label ke percakapan yang dipilih.
5. **Verifikasi Penambahan:**
   * Pastikan percakapan yang dipilih otomatis ditambahkan label yang sudah dipilih.

### **Cara 3: Automate by AI**

1. **Akses Halaman AI Agent:**
   * Pergi ke halaman AI Agent di dashboard.
   * Klik Setting AI Agent.
2. **Pengaturan Tambahan:**
   * Di halaman General, scroll ke bawah dan klik Additional Settings.
3. **Pilih Label:**
   * Centang label mana saja yang mau diimplementasikan fitur otomatis ini.
4. **Simpan Pengaturan:**
   * Klik Save AI Setting untuk menyimpan perubahan.

***

## **C. Melihat dan Mengelola Percakapan Berdasarkan Label:**

1. **Filter Berdasarkan Label:**
   * Di halaman **Chat**, gunakan filter label untuk melihat percakapan tertentu.
2. **Follow-Up Otomatis:**
   * Mengotomatisasi follow-up berdasarkan label yang telah ditentukan.


# Pipeline

**Pipeline** berfungsi untuk melacak status dari setiap conversation, misalnya apakah customer tersebut termasuk sebagai **Leads**, **Purchase**, atau **Repurchase**. Setiap conversation hanya dapat memiliki **satu pipeline status** pada satu waktu.

### Setup Pipeline

1. Masuk ke Halaman Setting
   * Akses menu **Setting**, lalu pilih **Pipeline Management**.
2. Lihat dan Kelola Pipeline
   * Di halaman ini, Kamu dapat melihat semua pipeline yang telah dibuat.

     <figure><img src="/files/JqqsaHYsRARw7Ywi1zRk" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. Tambah Status Pipeline
   * Klik tombol **Add Status**.
   * Masukkan **nama status** dan pilih **warna** untuk membedakan status tersebut.
   * Klik **Add** untuk menyimpan.
4. Ubah Urutan Status
   * Klik ikon **titik-titik** di sebelah kiri nama status, lalu **drag and drop** untuk mengatur ulang urutan pipeline.
5. Edit atau Hapus Status
   * Klik ikon **pensil** untuk mengedit.
   * Klik ikon **tempat sampah** untuk menghapus status.

### Memasang Pipeline pada Conversation

1. Pergi ke Halaman Chat
   * Pipeline dapat dipasang langsung dari halaman percakapan (chat page).
2. Lokasi untuk Pasang Pipeline
   * Ada dua tempat untuk memasang atau mengubah status pipeline:
     * Di **Conversation Details**, tepat di bawah nama inbox.
     * Di bagian atas **text area**, tempat kamu mengetik pesan.

       <figure><img src="/files/z9Ea0eSg7mkYTVgF1EtM" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
3. Cara Mengganti Status
   * Klik pada status pipeline yang muncul, lalu pilih pipeline status yang diinginkan.

### Penggunaan Pipeline sebagai Filter

* **Filter di Halaman Chat**
  * Kamu dapat menyaring percakapan berdasarkan **status pipeline** yang digunakan, melalui fitur filter.

    <figure><img src="/files/x2kcnmSApSWSdJLKzEcM" alt=""><figcaption></figcaption></figure>
* **Filter di Halaman Contact**
  * Kontak juga dapat difilter berdasarkan pipeline status, sehingga memudahkan dalam segmentasi customer berdasarkan tahapan interaksi dengan customer.

    <figure><img src="/files/rgv1h1HnZLmx8LAHJQz2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>


# AI Followups

AI Follow-up membantu Anda menjaga komunikasi dengan customer secara otomatis! Ketika customer berhenti membalas, AI akan mengirimkan pesan sesuai kebutuhan, seperti ucapan terima kasih setelah pembelian atau penawaran promo menarik. Praktis banget, kan?

**Fungsi:**

* Menjaga hubungan dengan customer secara otomatis.
* Membantu closing lebih efektif dengan promosi atau follow-up yang relevan.
* Memberikan sentuhan personal tanpa harus selalu online.

### **Langkah-langkah Mengatur AI Follow-up:**

1. **Masuk ke halaman AI Agent**\
   Pilih AI Agent yang ingin Anda gunakan, lalu klik **Setting**.
2. **Buka halaman Follow-up**\
   Di menu **Follow-up**, klik tombol **Add Follow-up** (bisa tambahkan banyak pesan sesuai kebutuhan).
3. **Set waktu pengiriman pesan**\
   Tentukan kapan pesan akan dikirim, misalnya setelah customer tidak merespons dalam beberapa waktu. Ini berguna untuk memastikan customer tetap merasa diperhatikan.
4. **Tulis prompt sesuai kebutuhan**
   * Contoh untuk customer yang sudah membeli:\
     *“Terima kasih sudah belanja! Kalau ada yang kurang jelas, jangan ragu untuk tanya, ya 😊”*
   * Contoh untuk customer yang belum membeli:\
     *“Hai! Lagi ada promo menarik nih, yuk cek sebelum kehabisan 🎉”*\
     ✨ Tenang, AI akan menyesuaikan gaya bahasanya dengan pengaturan **AI Agent Behavior** yang sudah Anda buat.
5. **(Opsional) Gunakan fitur tambahan untuk fleksibilitas lebih:**
   * **Exact Chat:**\
     AI akan mengirim pesan sesuai teks yang Anda tulis, tanpa dipengaruhi gaya bahasa dari AI Agent. Cocok untuk pesan yang sifatnya spesifik. (jika mengaktifkan opsi ini maka kamu setiap mengirim followup tidak dikenakan biaya AI response
   * **Handoff to Human Agent After Sending:**\
     Setelah pesan terkirim, customer akan langsung dilanjutkan ke human agent untuk memastikan pelayanan lebih personal.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://youtu.be/SDwodrwcdzw>" %}


# Quick Reply

Quick Reply mempermudah mengirim pesan dengan menyediakan template yang bisa diakses cepat saat percakapan.

### **Langkah-Langkah Menggunakan Quick Reply**

1. **Akses Page Quick Reply:**
   * Masuk ke halaman **Quick Reply** di dashboard.
2. **Tambah Quick Reply Baru:**
   * Klik tombol **Add Quick Reply**.
3. **Isi Informasi Quick Reply:**
   * Masukkan **Nama** untuk quick reply ini
   * isi **Konten** untuk pesan.
   * Tambahkan attachment seperti gambar (PNG, JPG) atau dokumen (PDF, XLS, DOC).
4. **Catatan Penting:**
   * Konten atau attachment bersifat opsional, tetapi salah satu setidaknya ada yang di isi.
5. **Simpan Quick Reply:**
   * Klik tombol **Create** untuk menyimpan template.
6. **Gunakan Quick Reply di Percakapan:**
   * Pada tab **Conversation**, ketik simbol <mark style="color:orange;">**`/`**</mark>
   * Akan muncul daftar pesan Quick Reply yang telah dibuat.
   * Pilih pesan dari daftar dan kirim tanpa perlu mengetik ulang.

#### Jika masih ada yang kurang jelas, tonton video tutorial berikut untuk melihat langkah-langkahnya secara langsung.

{% embed url="<https://youtu.be/K9FbbZG1vSo>" %}


# Working Hour

Fitur ini memungkinkan status agen berubah otomatis menjadi online atau offline berdasarkan jam kerja dan jadwal libur yang telah ditentukan.

**1. Akses Fitur Working Hours**

* Masuk ke halaman **Setting**.
* Pilih menu **Working Hours**.
* Aktifkan tombol toggle di bagian atas halaman untuk mulai menggunakan fitur ini.

**2. Weekly Hours**

<figure><img src="/files/9YT2zIhbmGWN9MDswlYe" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Pengaturan jam kerja mingguan untuk masing-masing agen:

* Jam default: Senin–Jumat pukul 09:00–12:00 & 13:00–17:00.
* Klik **X** untuk menghapus jam.
* Klik tombol **+** untuk menambahkan jam baru pada hari yang sama.
* Klik ikon **copy (📋)** untuk menyalin jam kerja ke hari lain.
* Bisa menambahkan lebih dari 1 blok waktu dalam sehari (contoh: 09:00–12:00 & 13:00–17:00).
* Setelah selesai mengatur satu agen, kamu dapat mengcopynya ke agent lain jika memiliki hari kerja yang sama dengan klik buttin **Apply to Other Agent** dan pilih agent yang kamu butuhkan.

**3. Specific Date**

<figure><img src="/files/0HIEyhaxPNprYFboP9rL" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Pengaturan jam kerja khusus di tanggal tertentu untuk override pengaturan weekly hour:

* Klik tab **Specific Date**.
* Klik **Add Specific Hours** untuk memilih tanggal dan atur jam kerja di tanggal tersebut.
* Cocok untuk lembur, shifting, atau penyesuaian hari kerja tertentu.
* Klik **Apply to Other Agent** untuk menyalin ke agen lain jika diperlukan.

**4. Holiday**

Menandai tanggal sebagai hari libur. Tanggal libur akan menimpa pengaturan jam kerja mingguan dan agent akan otomatis offline.

* Klik tombol **Set Holiday**.
* Pilih tanggal libur dan klik **Save**.
* Gunakan **X** untuk menghapus tanggal libur yang sudah disimpan.
* Klik **Apply to Other Agent** jika ingin menyalin ke agen lain.

**5. Reset ke Default**

<figure><img src="/files/oRTZ77XoJsKArhzTwhwG" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Jika kamu ingin mengembalikan pengaturan jam kerja agent ke setelan awal.

* Klik tombol **Reset to Default** di kanan atas.
* Pengaturan akan otomatis di-reset ke default.


# Setup Order

### Orders & Payment

Fitur ini memungkinkan kamu untuk membuat order di dalam Cekat dengan dua metode pembayaran:

* **Manual Payment**: pembayaran tidak akan masuk ke balance.
* **Payment Link**: menggunakan Xendit, pembayaran akan otomatis terverifikasi dan kamu bisa melakukan withdraw melalui Cekat.

***

### Cara Setup Order & Payment

1. **Masuk ke halaman Orders & Payment di menu Setting**
   * Pilih menu **Setting**
   * Masuk ke tab **Orders & Payment**
2. **Kamu akan melihat 3 tab utama**
   * **Xendit Account**: Untuk mengatur email yang akan digunakan untuk akun Xendit, serta bank account jika ingin melakukan withdraw.
   * **Payment Method**: aktifkan metode manual saat membuat order
   * **Invoice Setting**: untuk atur business logo, nama, alamat, dan email bisnis di invoice
3. **Aktifkan Xendit Account untuk menggunakan Payment Link**
   * Pada tab Xendit Account, klik **Bind Email**
   * Masukkan email kamu, lalu klik **Send OTP**
   * Cek email kamu dan input OTP
4. **Cek email undangan dari Xendit**
   * Kamu akan dapat email dengan judul **"Account Creation Invitation"**

     <figure><img src="/files/KQs95ThktNF2Td1oTKKh" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
   * Klik **Create Account** untuk mulai daftar
5. **Buat akun Xendit kamu**
   * Isi: nama, business name, dan password
   * Klik **Register**, lalu masukkan OTP yang dikirim ke email

     <figure><img src="/files/IeZ9ikMXxo2fRnQdaUKs" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
6. **Isi informasi tambahan dari Xendit**
   * Seperti lokasi bisnis dan tujuan penggunaan Xendit

     <figure><img src="/files/QxxGoXQ2Fdv0xDgfsYuW" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
   * Lanjut ke form aktivasi (KYC): logo bisnis, deskripsi, foto KTP, selfie, dll

     <figure><img src="/files/LadZ86x58H1HOjvu8gH1" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
7. **Proses aktivasi Xendit akan berlangsung 1–3 hari kerja**
   * Jika ada data kurang, kamu akan dihubungi lewat email

     <figure><img src="/files/kdP9G2A8vuRW2y5Y48nh" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
   * Jika semua data sudah valid, kamu akan menerima email bahwa akun kamu telah **berhasil diaktivasi**

     <figure><img src="/files/8CpbTjLdhTDLYPhjBee4" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
8. **Sekarang kamu bisa mulai membuat order dengan Payment Link**
   * Pembayaran dari customer akan otomatis terverifikasi
   * Balance kamu bisa dilihat di halaman **Order page**


# Orders Page

Halaman ini menampilkan daftar transaksi (order list), balance yang bisa di-withdraw, serta statistik penjualan sederhana berdasarkan pembayaran sukses.

<figure><img src="/files/32rAWdq3fTw3MI3IuYSh" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

1. **Masuk ke halaman Orders**
   * Klik tab **Balance** yang ada di bagian atas navbar.
2. &#x20;**Elemen-elemen  di halaman Order**&#x20;
   * **Balance**: total saldo yang dapat di-withdraw. Balance hanya akan bertambah dari pembayaran melalui **payment link Xendit** yang sudah berhasil diverifikasi.
   * **Simple Analytics**:
     * **Total Sales**: jumlah seluruh pembayaran sukses dalam periode tertentu
     * **Total Orders**: jumlah seluruh order yang pernah dibuat
     * **Completed Orders**: jumlah order yang sudah selesai
3. **Transaction History :** daftar semua order yang kamu buat, beserta detail status dan datanya.
   * **Order Number**: ID unik setiap order
   * **Customer Detail**: nama customer dan nomor kontak
   * **Date**: waktu order dibuat
   * **Platform**: platform asal order (jika ada order dibuat melaui conversation)
   * **Payment Status**: status pembayaran seperti *Waiting for Payment*, *Paid, pending*
   * **Item**: jumlah item dalam order
   * **Amount**: nominal total order
   * **Order Status**: status seperti *Pending*, *Completed*, *Shipping*, *Cancelled*
   * **Action**: opsi lanjutan untuk melihat detail atau edit
4. **Fungsi tambahan pada Transaction History**
   * **Search**: cari berdasarkan nama customer atau nomor order
   * **Filter**: filter berdasarkan status, tanggal, dll
   * **Sort**: urutkan data berdasarkan tanggal terbaru, terlama, dsb
   * **Export**: tersedia 3 opsi:

     <figure><img src="/files/IGMLSAqgaGr3ExVbLwPd" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

     * *Current Page*: ekspor hanya yang tampil di halaman
     * *By Matching Search & Filter*: ekspor hasil pencarian/filter aktif
     * *All Orders*: ekspor seluruh data order


# Create & Order details

### Create Order

<figure><img src="/files/miITY9GOjdNiZ6aWezPp" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

#### A. Melalui Halaman Orders

1. **Klik tombol Create Order di halaman Orders**
   * Tombol ini ada di kanan atas halaman Orders.
2. **Di halaman Create Order, kamu akan melihat beberapa bagian utama**
   * Order Item
   * Payment
   * Client Information
   * Order Summary
3. **Order Item**
   * Kamu bisa mencari dan menambahkan produk satu per satu langsung dari kolom search.
   * **Select Products**: untuk menambahkan banyak produk sekaligus. Klik tombol ini untuk membuka pop-up, centang produk yang diinginkan, lalu klik **Add Product**.

     <figure><img src="/files/7AjKl22osSMxAPcc86XF" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
   * **Add Custom Item**: digunakan untuk menambahkan item baru yang belum ada. Isi nama item dan harga, lalu klik **Add Item**.

     <figure><img src="/files/gEngkyXSmF6VGEzDh9cA" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

     * Jika ingin menyimpan item ini ke daftar produk kamu, centang **Save as Product**.
4. **Payment**
   * Terdapat dua metode pembayaran:
     * **Manual**: kamu perlu memilih bank account yang sudah disetting sebelumnya di halaman **Orders & Payment**
     * **Link**: fitur ini hanya aktif jika kamu sudah menyelesaikan proses setup & KYC Xendit
5. **Client Information**

   <figure><img src="/files/YLhx3BTKhkpB8plXPynh" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

   * Cari dan pilih customer dari daftar kontak kamu
   * Jika customer belum ada, klik **Create New** untuk membuat baru
   * Isi alamat dan catatan tambahan (notes) jika diperlukan
6. **Order Summary**
   * Bagian ini menampilkan detail order yang akan dibuat, termasuk:
     * Subtotal berdasarkan item yang ditambahkan
     * Kolom untuk mengisi biaya shipping (jika ada)
     * Kolom untuk mengisi diskon
     * Total akhir yang akan terhitung otomatis

#### B. Melalui Halaman Conversation

<figure><img src="/files/qC6iXipAQ72Mc2DMQzWy" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

1. **Klik tab Orders di bagian kanan halaman Conversation**
   * Fitur ini tersedia saat membuka percakapan dengan customer
2. **Isi semua field yang dibutuhkan seperti di halaman Create Order**
   * Mulai dari pemilihan produk, metode pembayaran, customer, hingga order summary
   * Prosesnya sama persis dengan pembuatan order dari halaman utama Orders

***

### Order Details

Di halaman ini kamu bisa melihat detail lengkap dari sebuah order, termasuk item yang dibeli, informasi customer, metode pembayaran, dan histori invoice.

<figure><img src="/files/BE17NQNggW1eKL72OoRE" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

#### Fungsionalitas Halaman Order Details

1. **Jika menggunakan metode pembayaran Manual**
   * Kamu perlu mengubah status pembayaran secara manual
   * Setelah customer membayar, klik tombol **Mark as Paid**
2. **Jika menggunakan Payment Link (Xendit)**
   * Status pembayaran akan **otomatis terupdate** saat customer menyelesaikan pembayaran
3. **Status order juga perlu diubah secara manual**
   * Contoh status: *Pending*, *Shipping*, *Completed.*
4. **Edit order**
   * Kamu bisa klik tombol **Edit Order** selama status pembayaran masih belum “Paid”
5. **Batalkan order**
   * Klik tombol **Cancel Order** jika ingin membatalkan pesanan
6. **Lihat invoice**
   * Klik tombol **View Invoice** untuk melihat atau mengunduh invoice order tersebut


# Withdraw

<figure><img src="/files/Nr0dLjZxQmZnq7Zwp4LA" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

#### Cara Melakukan Withdraw

1. **Klik tombol Withdraw di halaman Orders**
   * Tombol ini berada di bagian kanan atas, dekat dengan tampilan saldo kamu.
2. **Masuk ke halaman Withdraw**
   * Di halaman ini kamu bisa melihat dua jenis catatan transaksi:
     * **Balance In**: uang yang masuk dari transaksi sukses via payment link
     * **Balance Out**: uang keluar, seperti saat kamu melakukan withdraw
3. **Klik tombol Withdraw**
   * Setelah diklik, akan muncul **popup Withdraw Money**

     <figure><img src="/files/B926KX1gqA6871KlpKbN" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>
4. **Pilih Bank Account**
   * Pilih rekening yang sudah kamu daftarkan sebelumnya di halaman **Order & Payment Settings**
5. **Masukkan jumlah withdraw**
   * Isi nominal yang ingin ditarik
   * Klik tombol **Withdraw**
6. **Verifikasi melalui OTP**
   * Setelah klik withdraw, sistem akan menampilkan popup OTP
   * Cek email kamu, masukkan OTP ke dalam form untuk melanjutkan
7. **Proses withdraw selesai direquest**
   * Setelah OTP benar, permintaan withdraw akan diproses
   * Kamu hanya perlu menunggu proses transfer dari pihak **Xendit**


# Products

Products adalah halaman untuk mengelola katalog produk yang digunakan dalam fitur **Orders**. Di sini kamu bisa menambahkan produk, mengatur stok, harga, dan upload gambar produk untuk kebutuhan order melalui chat.

1. **Melihat Daftar Produk**
   * Masuk ke menu **Orders → Products**.
   * Di halaman ini kamu dapat melihat:
     * Nama produk
     * Berat (grams)
     * Stok
     * Harga
     * Tanggal ditambahkan
   * Gunakan kolom pencarian untuk mencari produk berdasarkan nama.
2. **Menambah Produk Baru**
   * Klik tombol **Create Product** di pojok kanan atas.
   * Akan muncul popup **Create Product** dengan field berikut:
     * **Name \*** — Nama produk (wajib diisi).
     * **Description** — Deskripsi singkat produk (opsional).
     * **Price \*** — Harga produk dalam Rupiah.
     * **Weight (grams) \*** — Berat produk dalam gram.
     * **Stock \*** — Jumlah stok tersedia.
     * **Image** — Upload gambar produk. Tersedia:
       * 1 slot **Thumbnail**
       * 9 slot foto tambahan (Pic 1 sampai Pic 9)
   * Setelah semua informasi diisi, klik **Create**.
3. **Mengedit Produk**
   * Pada daftar produk, klik ikon **Edit (pensil)** pada baris produk yang ingin diperbarui.
   * Kamu dapat mengubah:
     * Nama
     * Deskripsi
     * Harga
     * Berat
     * Stok
     * Gambar
   * Klik **Save** setelah selesai.
4. **Menghapus Produk**
   * Klik ikon **Delete (tong sampah)** pada produk yang ingin dihapus.
   * Sistem akan meminta konfirmasi sebelum menghapus produk.
   * Produk yang sudah digunakan dalam order sebelumnya tetap muncul di histori order, namun tidak lagi tersedia untuk order baru.


# CRM User Settings

CRM User Settings memungkinkan kamu mengelola pengguna CRM dan hierarki role dalam organisasi. Terdapat dua tab utama: **CRM User** dan **Role Hierarchy**.

<figure><img src="/files/CyRhVD9USOkUkpVF3M9A" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

***

### CRM User

Halaman ini menampilkan daftar seluruh pengguna CRM beserta email, role, dan authority masing-masing.

#### Menambahkan User Baru

<figure><img src="/files/BO8PEKkXKeZxtskVj5Ou" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Klik tombol **+ Create User** di pojok kanan atas, lalu pilih salah satu cara:

1. **Create New User:**
   * Masukkan nama, email, dan password.
   * Pilih **Role** yang sesuai.
   * Pilih **Authority**: Basic atau Administrator.
2. **Import from Chat:**
   * Pilih user dari daftar yang sudah ada di Chat.
   * Pilih **Role** yang sesuai.
   * Pilih **Authority**: Basic atau Administrator.

#### Jenis Authority

* **Super Administrator:** Diberikan otomatis ke first user atau super agent terlama.
* **Administrator:** Dapat melakukan edit dan view, termasuk board yang bukan miliknya.
* **Basic User:** Dapat menambahkan view, tetapi tidak dapat mengedit view milik orang lain dan tidak dapat membuat board.


# Role Hierarchy

Halaman ini menampilkan struktur hierarki role dalam organisasi. Role yang lebih tinggi dapat melihat data dari role di bawahnya, tetapi tidak sebaliknya.

<figure><img src="/files/MRZpYpJDYbXdY8t1f5Xt" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

**Catatan:** Users can view their own data and the data of their subordinate roles, but cannot view data from parent roles.

#### Membuat Role Baru

<figure><img src="/files/fdwFowGKGkxAiVZVjWMF" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Klik tombol **+ Create Role**, lalu isi:

1. **Role Name:** Masukkan nama role (maks. 50 karakter).
2. **Reports To:** Pilih role atasan dalam hierarki.
3. **Share data with peers:** Aktifkan jika user dengan role yang sama boleh melihat data satu sama lain.


# Contacts

Halaman Contacts menampilkan semua data kontak dalam board yang dapat dikustomisasi per pengguna. Tersedia dua mode tampilan: **Table** dan **Kanban**.

<figure><img src="/files/MNdQzMvFTjplnCHHOUwM" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### View Management

Setiap board memiliki beberapa view yang bisa dikelola oleh pengguna.

1. **Menambah View Baru:**
   * Semua user dapat menambahkan view baru dengan klik **+ New View**.
   * Setiap view bisa diatur visibilitasnya (public/private).
2. **Action pada View:**
   * **Duplicate:** Semua user dapat men-duplicate view.
   * **Ubah visibility & delete view:** Hanya bisa dilakukan oleh Administrator atau owner view.
   * **Default view** tidak dapat di-delete.
3. **Posisi View:**
   * Urutan posisi view bersifat per-user, tidak berlaku secara global.
   * View yang di-pin akan muncul di posisi paling kiri.

***

### Visibilitas Data Kontak

User hanya dapat melihat kontak berdasarkan aturan berikut:

* Kontak yang di-assign ke dirinya sendiri.
* Kontak milik bawahannya dalam role hierarchy.
* Kontak milik kolega jika opsi **Share data with peers** diaktifkan pada role.
* Kontak yang belum di-assign ke siapapun **(unassigned)**.

***

### Table & Kanban Settings

<figure><img src="/files/8Sr6BRXhoXisu79Tr8hk" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Setiap mode tampilan memiliki setting masing-masing yang bisa diakses via **View Setting**.

1. **Table Setting:**
   * Menampilkan atau menyembunyikan field yang ingin ditampilkan pada view ini.
2. **Kanban Setting:**
   * Mengatur pengelompokan kartu menggunakan **Group by**.
   * Default group by menggunakan **Stage**.

***

### Filter & Save as View

Tampilan board dapat disimpan sebagai default secara global oleh Administrator atau owner view.

1. **Mengatur default tampilan:**
   * Ubah tipe tampilan (Table/Kanban) sesuai kebutuhan, lalu save sebagai default global.
2. **Menggunakan filter:**
   * Gunakan **Basic Filter** untuk filter sederhana berdasarkan field yang tersedia.
   * Gunakan **Advanced Filter** untuk kombinasi kondisi yang lebih kompleks.
   * Klik **Save as View** untuk implement filter sebagai tampilan default secara global.


# Board

&#x20;**Board** adalah tempat utama untuk mengelola semua pipeline kerja tim kamu. Di sini kamu bisa membuat board baru untuk berbagai kebutuhan seperti sales, project, atau lead management, serta berpindah antar board yang tersedia.

**Board Navigation**\
Berisi daftar board yang kamu miliki atau akses. Di sini kamu bisa:

* Berpindah antar board
* Membuat board baru

**Cara membuat board baru:**

1. Klik tombol **“+”** di samping kolom search
2. Atau klik tombol **New Board** di bagian bawah daftar board
3. Pilih salah satu template yang tersedia:

   <figure><img src="/files/ONR6bSq1rSj6hOSq9nQS" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

   * **Deals** — *Track and manage your sales pipeline*
   * **Leads** — *Organize and follow up with potential customers*
   * **Projects** — *Manage and track project progress*
   * **Blank Template** — *Create a blank board to start from scratch*


# Board View

Untuk board view sendiri menyediakan beberapa jenis **view** yang bisa kamu gunakan untuk menyesuaikan cara kamu melihat dan mengelola data di dalam board.

#### Jenis View yang Tersedia:

* **Table** *(Main View)*\
  Tampilan default seperti spreadsheet, cocok untuk melihat banyak data sekaligus dalam format baris dan kolom.
* **Kanban**\
  Visualisasi berbasis kartu untuk memantau progress berdasarkan stage atau status, ideal untuk sales pipeline.
* **Calendar**\
  Tampilkan item berdasarkan tanggal, cocok untuk melihat deadline, follow-up, atau aktivitas yang terjadwal.
* **Gantt Chart**\
  Visualisasi timeline dengan dependensi, sangat berguna untuk mengelola proyek dan aktivitas jangka panjang.
* **Customize** \
  Buat view sendiri berdasarkan kombinasi filter, layout, dan sort yang kamu butuhkan. Bisa disimpan untuk akses cepat di lain waktu.


# Table View

Table View adalah tampilan utama untuk mengelola data dalam bentuk spreadsheet. Di sini kamu bisa melihat, menambah, menyaring, dan mengedit item secara langsung.

<figure><img src="/files/z1PWBvi0b0lFM3UAew7E" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

***

**Menambahkan Kolom Baru**

<figure><img src="/files/Cyhi9J7JgrLNjFCPx1RN" alt="" width="375"><figcaption></figcaption></figure>

Untuk menambahkan kolom baru ke tabel:

1. Scroll ke bagian paling kanan tabel.
2. Klik tombol **“Add New Column”**.
3. Popup jenis kolom akan muncul, pilih sesuai kebutuhan.

**Jenis-jenis kolom yang tersedia:**

* Text — input teks pendek
* Number — Hanya bisa untuk angka
* Date — untuk memilih tanggal
* Timeline — untuk memilih rentang tanggal
* Email — input alamat email
* Phone — input nomor telepon
* Long Text — input teks panjang
* Checkbox — centang untuk status atau checklist
* Select — dropdown dengan satu pilihan tetap
* Dropdown — dropdown dengan pilihan ganda
* Agents — pilih agent dari tim
* Contact — hubungkan ke daftar kontak
* Company — hubungkan ke daftar perusahaan
* Conversation — hubungkan ke percakapan
* Order — hubungkan ke data order
* Subscription — hubungkan ke data subscription

***

**Mengatur Kolom yang Sudah Ada**

Untuk mengedit atau menghapus kolom:

* Klik tombol titik tiga **(⋮)** di samping nama kolom.
* Kamu bisa:
  * Mengubah nama kolom
  * Mengubah tipe kolom
  * Menghapus kolom
  * Mengatur pengurutan atau tampilan kolom


# Kanban View

Tampilan Kanban mempermudah kamu mengelola item berdasarkan kategori atau status secara visual. Mirip seperti ticket, setiap kolom mewakili satu tahap atau kategori.

<figure><img src="/files/kRT7keUSdenM65ZErqa1" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

***

**Pengelompokan (Grouping)**

Kamu bisa mengelompokkan item berdasarkan:

* **Grouping dari Table** (kolom yang sudah kamu buat di table)
* **Kolom dengan Select Type**\
  Untuk mengatur ini, buka menu **View Settings → Pivot by Column**, lalu pilih kolom yang ingin digunakan sebagai dasar pengelompokan.

***

**Customize Your Kanban Card**

Agar tampilan kartu lebih informatif:

* Klik field yang tersedia di panel kanan untuk menampilkannya di kartu.
* Klik ikon ❌ pada field yang aktif untuk menghapus dari tampilan kartu.
* Field *Agent* akan muncul sebagai avatar di bawah kartu.
* Semua perubahan akan otomatis tersimpan.


# Calendar View

Tampilan kalender memudahkan kamu melihat item berdasarkan tanggal seperti meeting, deadline, atau subscription cycle.

<figure><img src="/files/C9Espm6XiNfWt4rSKizp" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

***

**Pengaturan Calendar View**

1. **Pilih Kolom Tanggal yang Ditampilkan**\
   Hanya kolom dengan tipe *Date, Timeline,* atau *Subscription* yang bisa digunakan. Kamu bisa centang lebih dari satu kolom.
2. **Color Events By**\
   Pilih cara mewarnai event di kalender:
   * **Group Color**: berdasarkan grup board
   * **Status Color**: berdasarkan field status
   * **Default Color**: warna standar
3. **Opsi Tampilan Tambahan**
   * Tampilkan nama kolom di event (`Column Name + Item Name`)
   * Tampilkan jam di tampilan minggu
   * Tampilkan legenda warna
   * Sembunyikan judul event sepenuhnya
   * Dock sidebar
   * Tampilkan jadwal langganan berulang (*recurring subscriptions*)
4. **Durasi Default Event**\
   Atur durasi default untuk tiap event, misalnya 30 menit.


# Gantt Chart View

Gunakan tampilan Gantt Chart untuk melihat timeline dari aktivitas dan deadline penting secara visual dan terstruktur.

<figure><img src="/files/Afudz56PeA7qvSN5PGQp" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

***

**Pengaturan Gantt View**

1. **Pilih Kolom yang akan ditampilkan**
   * Hanya kolom dengan tipe `Date`, `Timeline`, atau `Subscription` yang bisa digunakan.
   * Kolom tipe `Date` akan muncul sebagai titik di Gantt.
   * Kolom tipe `Timeline` akan muncul sebagai bar/blok durasi.
2. **Group by Column (Optional)**
   * Bisa pilih pengelompokan berdasarkan field tertentu, atau biarkan kosong untuk tidak dikelompokkan.
3. **Color by Column**
   * Warna event dapat ditentukan berdasarkan isi kolom bertipe `Select`.
4. **Label by Column**
   * Atur informasi tambahan yang tampil di dalam blok/bar (misalnya `Email`, `Phone`, atau `Text` tertentu).

***

**Opsi Tampilan Tambahan**

* **Show item names in left panel**: menampilkan nama item di sisi kiri.
* **Show today line**: menampilkan garis vertikal penanda hari ini.
* **Dock sidebar**: menempelkan sidebar agar tetap terlihat.
* **Show future recurring orders for subscriptions**: menampilkan event subscription mendatang secara berulang.




---

[Next Page](/llms-full.txt/1)

